Perjalanan Jauh Bisa Memicu Mual dan Muntah, Begini Hubungannya dengan Keseimbangan Tubuh
Tata - Thursday, 08 October 2026 | 06:09 PM


Perjalanan jauh dengan mobil, bus, kapal, maupun pesawat terkadang tidak hanya membuat tubuh merasa lelah. Sebagian orang justru mengalami mual, pusing, berkeringat dingin hingga muntah selama perjalanan.
Keluhan tersebut sering dikenal sebagai mabuk perjalanan atau motion sickness. Kondisi ini bukan semata-mata disebabkan oleh lamanya perjalanan, tetapi berkaitan dengan cara otak memproses berbagai sinyal yang berhubungan dengan gerakan dan keseimbangan tubuh.
Tubuh memiliki sistem keseimbangan yang melibatkan beberapa bagian, termasuk mata dan telinga bagian dalam. Mata memberikan informasi mengenai apa yang sedang dilihat, sedangkan telinga bagian dalam memiliki sistem vestibular yang membantu mendeteksi gerakan kepala serta perubahan posisi tubuh.
Dalam keadaan normal, berbagai informasi tersebut akan diproses otak secara selaras. Namun, ketika seseorang berada di dalam kendaraan yang bergerak, informasi yang diterima dapat berbeda.
Sebagai contoh, saat duduk di dalam mobil dan membaca buku, mata melihat halaman yang relatif tidak bergerak. Sementara itu, telinga bagian dalam merasakan kendaraan sedang berbelok, mempercepat, mengerem, atau melewati jalan yang tidak rata.
Perbedaan sinyal tersebut dapat membuat otak mengalami kesulitan dalam menentukan kondisi gerakan tubuh yang sebenarnya. Pada sebagian orang, keadaan ini kemudian memicu gejala mabuk perjalanan.
Gejalanya tidak selalu langsung berupa muntah. Seseorang dapat terlebih dahulu merasakan pusing, tidak nyaman pada perut, mual, berkeringat, sakit kepala, tubuh terasa lemas, atau produksi air liur yang meningkat.
Jika rangsangan gerakan terus berlangsung dan keluhan semakin berat, muntah dapat terjadi. Tingkat keparahannya berbeda-beda pada setiap orang.
Beberapa kondisi juga dapat membuat seseorang lebih mudah mengalami mabuk perjalanan. Duduk di posisi tertentu, membaca selama kendaraan bergerak, melihat layar dalam waktu lama, mencium bau yang menyengat, atau berada di kendaraan yang banyak berguncang dapat memperburuk keluhan pada sebagian orang.
Cara seseorang melihat lingkungan selama perjalanan juga dapat berpengaruh. Melihat ke arah luar kendaraan dan memandang objek yang jauh dapat membantu memberikan informasi visual yang lebih sesuai dengan gerakan yang sedang dirasakan tubuh.
Karena itu, orang yang mudah mabuk perjalanan biasanya dapat mencoba duduk di posisi yang memiliki gerakan lebih sedikit dan menjaga pandangan ke arah depan atau ke luar kendaraan. Menghindari membaca atau menatap layar terlalu lama selama kendaraan bergerak juga dapat membantu mengurangi rangsangan yang memicu mual.
Selain itu, perjalanan sebaiknya dilakukan dengan kondisi tubuh yang cukup nyaman. Makan terlalu banyak sebelum perjalanan dapat membuat perut terasa tidak nyaman, tetapi bepergian dalam kondisi sangat lapar juga tidak selalu membuat tubuh lebih baik. Pilihan makanan yang ringan dan mudah dicerna dapat menjadi alternatif.
Sirkulasi udara yang baik juga dapat membantu sebagian orang merasa lebih nyaman. Saat mulai merasa mual, mengambil napas secara perlahan dan mencoba mengurangi fokus pada aktivitas visual yang membutuhkan perhatian dekat dapat membantu mengatasi ketidaknyamanan.
Mabuk perjalanan pada umumnya bersifat sementara dan keluhannya berkurang setelah gerakan kendaraan berhenti. Namun, jika mual dan muntah terjadi sangat sering, berlangsung lama setelah perjalanan selesai, menyebabkan tanda kekurangan cairan, atau disertai keluhan lain yang tidak biasa, kondisi tersebut sebaiknya diperiksa oleh tenaga kesehatan.
Dengan memahami hubungan antara mata, telinga bagian dalam, dan otak, mual saat perjalanan menjadi lebih mudah dipahami. Jadi, rasa tidak nyaman tersebut bukan sekadar akibat perjalanan yang jauh, melainkan dapat terjadi karena sistem keseimbangan tubuh menerima informasi gerakan yang tidak sepenuhnya selaras.
Next News

Membersihkan Telinga Terlalu Dalam Bisa Menimbulkan Masalah, Ini Alasannya
3 hours ago

Penglihatan Buram Tidak Selalu Disebabkan Rabun, Ada Kondisi Mata Lain yang Bisa Berperan
3 hours ago

Jamur Bisa Tumbuh di Tempat Lembap, Ini Kondisi yang Membuatnya Cepat Berkembang
3 hours ago

Nanas Mengandung Banyak Air, Cocok Menjadi Buah Segar Saat Cuaca Panas
3 hours ago

Tidur yang Kurang Bisa Memengaruhi Pengaturan Nafsu Makan
3 hours ago

Menarik Napas Dalam-Dalam Bisa Membuat Tubuh Terasa Lebih Rileks
3 hours ago

Anak-Anak dan Lansia Perlu Lebih Waspada Saat Udara Dipenuhi Asap
3 hours ago

Lutut Terasa Sakit Saat Berdiri dari Kursi, Apa yang Bisa Menyebabkannya?
3 hours ago

Bayi Juga Bisa Cegukan, Kondisi Ini Umumnya Terjadi Secara Alami
4 hours ago

Bulu pada Sayap Burung Membantu Mengatur Arah dan Kecepatan Saat Terbang
17 hours ago





