Aneh tapi Nyata, Kenapa Kura-kura Bisa Bernapas Lewat Pantat?
Liaa - Friday, 29 May 2026 | 10:35 AM


Kura-kura Bernapas Lewat Pantat: Evolusi yang Agak Laen tapi Jenius
Kalau kita bicara soal kura-kura, yang terlintas di kepala biasanya adalah hewan yang jalannya super lambat, hobi sembunyi di dalam tempurung, atau mungkin tokoh kartun Ninja Turtles yang jago bela diri. Tapi, ada satu fakta dari dunia kura-kura yang kalau diceritain di tongkrongan pasti bakal bikin temen-temen lo melongo atau malah menganggap lo lagi halu. Faktanya adalah: beberapa jenis kura-kura bisa bernapas lewat pantat. Iya, lo nggak salah baca. Pantat.
Kedengarannya memang jorok, absurd, dan agak kurang sopan secara estetika biologi. Bayangkan saja kalau manusia punya kemampuan serupa, mungkin kita nggak perlu lagi masker saat polusi Jakarta lagi parah-parahnya, tinggal pakai celana yang agak longgar saja. Tapi bagi kura-kura, ini bukan soal gaya-gayaan atau pengen tampil beda. Ini adalah strategi bertahan hidup yang sangat canggih dan hasil dari evolusi jutaan tahun yang luar biasa.
Apa Itu Cloacal Respiration?
Dalam bahasa ilmiah, fenomena ini disebut sebagai cloacal respiration. Kura-kura memiliki sebuah lubang serbaguna yang namanya kloaka. Lubang ini bukan cuma buat buang air besar atau kecil, tapi juga sebagai jalur reproduksi. Nah, pada beberapa spesies kura-kura air tawar, kloaka ini dimodifikasi sedemikian rupa sehingga bisa menyerap oksigen langsung dari air.
Kloaka kura-kura ini dilengkapi dengan kantung kecil yang disebut bursae. Kantung-kantung ini memiliki banyak pembuluh darah. Saat kura-kura memompa air masuk dan keluar melalui lubang pantatnya, pembuluh darah di dalam bursae tadi menyerap oksigen dari air dan membuang karbon dioksida. Jadi, secara teknis, mereka memang "napas" lewat sana. Walaupun secara visual mungkin terlihat seperti mereka lagi nungging-nungging nggak jelas di dasar sungai, sebenernya mereka lagi berjuang buat nggak mati konyol.
Kenapa Nggak Pakai Paru-paru Saja?
Mungkin lo bakal nanya, "Terus paru-parunya buat apa? Pajangan doang?" Jawabannya tentu nggak. Kura-kura tetep punya paru-paru dan mereka tetep lebih suka bernapas lewat hidung kalau lagi di darat atau di permukaan air. Masalahnya muncul ketika musim dingin tiba atau saat mereka harus bertahan lama di dasar air yang membeku.
Di negara-negara yang punya musim dingin ekstrem, danau dan kolam tempat tinggal kura-kura bakal tertutup lapisan es yang tebal. Kura-kura ini kan hewan berdarah dingin (ektoterm), jadi kalau suhu drop, metabolisme mereka juga ikutan melambat. Mereka masuk ke mode hibernasi yang disebut brumation. Di fase ini, mereka nggak butuh banyak energi, tapi tetep butuh oksigen biar sel-sel tubuhnya nggak rusak.
Karena permukaan air ketutup es, mereka nggak bisa dong naik ke atas buat ambil napas. Kalau mereka maksa napas pakai paru-paru di bawah air, yang ada malah tenggelam. Di sinilah "kekuatan pantat" itu bekerja. Dengan mengandalkan respirasi kloaka, mereka bisa mendapatkan cukup oksigen untuk bertahan hidup selama berbulan-bulan di bawah air tanpa harus sekali pun muncul ke permukaan. Sebuah solusi yang agak laen, tapi sangat efektif.
Sang Juara: Kura-kura Sungai Fitzroy
Nggak semua kura-kura punya kemampuan ini dengan level yang sama. Kalau ada kompetisi "Siapa yang Paling Jago Napas Pakai Pantat", juaranya sudah pasti kura-kura sungai Fitzroy (Rheodytes leukops) asal Australia. Kura-kura ini bener-bener spesialis. Bahkan saat mereka nggak lagi hibernasi pun, mereka sangat bergantung pada respirasi kloaka.
Sekitar 70 persen kebutuhan oksigen kura-kura Fitzroy ini didapat dari pantatnya. Hal ini memungkinkan mereka untuk berdiam diri di dasar sungai dalam waktu yang sangat lama buat nungguin mangsa atau sembunyi dari predator. Bisa dibilang, kura-kura ini adalah diver profesional yang punya tangki oksigen alami di bagian belakang tubuhnya. Keren sih, tapi ya gitu, tetep kedengarannya kocak.
Hikmah dari Pantat Kura-kura
Melihat fenomena ini, kita jadi sadar kalau alam itu punya cara yang unik banget buat menyelesaikan masalah. Evolusi nggak peduli soal "image" atau apakah sesuatu itu terlihat keren atau nggak. Selama cara itu bisa bikin makhluk hidup bertahan, maka cara itu bakal terus dipertahankan. Kura-kura nggak peduli kalau mereka jadi bahan bercandaan manusia gara-gara cara napasnya, yang penting mereka tetep eksis sejak zaman dinosaurus sampai sekarang.
Beberapa poin menarik yang bisa kita pelajari dari sistem pernapasan absurd ini antara lain:
- Adaptasi Tanpa Batas: Makhluk hidup akan selalu menemukan celah untuk bertahan hidup, bahkan di kondisi paling ekstrem sekalipun.
- Multifungsi Itu Penting: Kloaka kura-kura adalah bukti kalau satu organ bisa punya banyak fungsi kalau keadaannya mendesak.
- Efisiensi Energi: Respirasi kloaka jauh lebih hemat energi daripada harus bolak-balik berenang ke permukaan air di tengah musim dingin yang membekukan.
Jadi, lain kali kalau lo melihat kura-kura lagi bengong di kolam, jangan cuma liatin tempurungnya yang estetik itu. Coba bayangin proses rumit yang terjadi di "pintu belakang" mereka. Dunia ini memang penuh keajaiban yang kadang letaknya di tempat-tempat yang nggak terduga.
Intinya, biologi itu nggak selalu kaku kayak buku teks sekolah. Terkadang, hal-hal yang paling lucu dan aneh justru merupakan kunci dari keberlangsungan sebuah spesies. Kura-kura sudah membuktikan bahwa untuk menjadi penyintas yang hebat, terkadang kita harus berani melakukan sesuatu yang berbeda—walaupun itu berarti harus bernapas lewat pantat.
Mungkin ini juga pengingat buat kita para manusia, kalau lagi mentok cari solusi, coba cari sudut pandang lain. Siapa tahu solusinya ada di tempat yang selama ini kita anggap nggak mungkin, atau malah kita anggap sepele. Ya, tapi jangan dipraktekin beneran ya, kita nggak punya bursae di sana. Tetaplah bernapas lewat hidung sebagaimana mestinya!
Next News

Anak Pintar di Rumah Nenek tapi Tantrum Sama Bunda? Ini Sebabnya
an hour ago

Hidup Tanpa Google Maps Begini Beratnya Perjuangan Zaman Dulu
an hour ago

Trik Rahasia Pose Foto Estetik Buat Kamu yang Suka Kagok
an hour ago

Rahasia Cantik Artis Korea Untuk Pori-Pori Wajah Besar
an hour ago

Sering Gatal Saat Tidur? Kenali Penyebab Gatal di Malam Hari
an hour ago

Tips Membasmi Kepinding Agar Tidur Makin Nyenyak dan Nyaman
an hour ago

Kenapa Mata Kucing Menyala di Malam Hari Simak Penjelasannya
an hour ago

Menguak Mitos Punuk Unta dan Rahasia Tubuhnya yang Hebat
an hour ago

Ternyata Begini Cara Orang Zaman Dulu Menyetrika Tanpa Listrik
2 hours ago

Sejarah dan Teknologi Popok Bayi yang Belum Kamu Tahu
4 hours ago





