Ancaman Badai Raksasa yang Dekati Jepang hingga China
RAU - Saturday, 11 July 2026 | 08:33 AM


Jakarta -
Badai raksasa Topan Bavi mengancam Jepang hingga China. Warga di sejumlah wilayah mulai bersiap menghadapi potensi cuaca ekstrem.
Sebuah topan besar dan kuat mendekati gugusan pulau terpencil di barat daya Jepang pada Jumat (10/7/2026). Otoritas Jepang mengingatkan soal angin kencang, hujan lebat, tanah longsor, dan banjir yang berpotensi menjadi badai paling merusak di wilayah tersebut dalam beberapa tahun terakhir.
Pada Jumat (10/7) pagi, Topan Bavi telah mendekati Kepulauan Sakishima di Jepang -- gugusan pulau terpencil di dekat Taiwan -- dengan kecepatan angin maksimum 162 kilometer per jam. Ini mendorong penduduk setempat untuk mengamankan rumah dan toko mereka.
Maskapai penerbangan pun membatalkan puluhan penerbangan di wilayah tersebut, termasuk untuk hari Sabtu (11/7) besok.
Dilansir media lokal Jepang, Japan Times, Jumat (10/7/2026), di Ishigaki, Prefektur Okinawa, penduduk menimbun pasokan makanan, mengosongkan rak-rak mi instan di supermarket setempat. Beberapa pantai umum, taman pesisir, dan terminal feri lokal tampak ditutup. Beberapa di antaranya menyebutkan soal kekhawatiran keselamatan menjelang kedatangan topan.
"Saya dengar topan ini akan cukup besar," kata Hiroshi Nomura, sambil memasang jaring penahan angin di toko penyewaan sepedanya. "Saya sedikit khawatir apakah persiapan kami menghadapi topan sudah cukup," tuturnya.
Taiwan Juga Bersiap
Sementara di Taiwan, pasar keuangan tutup untuk hari Jumat, dengan sebagian besar wilayah utara dan timur juga libur kerja. Pemerintah Taipei mendirikan pos-pos bagi warga setempat untuk mengambil karung pasir.
Topan Bavi diperkirakan tidak akan mendarat di Taiwan, tetapi akan membawa curah hujan yang sangat besar di pulau itu mulai Jumat malam, sebelum menghantam pantai China dan melemah seiring perjalanannya.
Maskapai penerbangan Taiwan telah membatalkan semua penerbangan mereka pada hari Sabtu dari bandara internasional utama di Taoyuan, di luar Taipei, ibu kota Taiwan.
Next News

Amerika Serikat Sempat Menunda Serangan ke Iran, Jalur Diplomasi Masih Terbuka
11 days ago

Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Kyushu Jepang, Korban Meninggal Bertambah 13 Orang
11 days ago

Gempa M 7,1 Guncang Selatan Jepang, Berpotensi Tsunami
13 days ago

Prancis-Spanyol Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan yang Kian Meluas
13 days ago

Jepang Dilanda Suhu di Atas 40 Derajat Celsius Selama Lima Hari Berturut-turut
14 days ago

Kebakaran Hutan Meluas di Spanyol dan Prancis, Lebih dari 250 Ribu Orang Dievakuasi
14 days ago

Spanyol Tetapkan Darurat Nasional, Ribuan Warga Dievakuasi akibat Kebakaran Hutan
16 days ago

Prancis Setujui RUU Pembatasan Media Sosial bagi Anak di Bawah 15 Tahun
17 days ago

Resmi! Andy Burnham Jadi PM Baru Inggris, Siapkan Kebijakan Ini
20 days ago

Korban tewas gempa Venezuela tembus 5.278 orang, 23.500 mengungsi
20 days ago





