Jumat, 31 Juli 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Internasional

Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Kyushu Jepang, Korban Meninggal Bertambah 13 Orang

RAU - Thursday, 30 July 2026 | 01:36 PM

Background
Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Kyushu Jepang, Korban Meninggal Bertambah 13 Orang

Tokyo — Jumlah korban meninggal akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 yang mengguncang Pulau Kyushu, Prefektur Kumamoto, Jepang, bertambah menjadi 13 orang.

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyampaikan perkembangan terbaru tersebut dalam konferensi pers di Tokyo pada Rabu pagi waktu setempat.

"Per pukul 08.30 waktu setempat, jumlah korban tewas mencapai 13 orang," ujar Takaichi.

Pemerintah Jepang memastikan seluruh langkah darurat akan dilakukan untuk membantu korban, termasuk proses evakuasi dan penanganan warga yang terdampak bencana.




Gempa Disusul Guncangan Susulan dan Peringatan Tsunami

Gempa utama dengan magnitudo 7,1 terjadi di wilayah Pulau Kyushu pada Selasa (28/7). Setelah itu, wilayah tersebut kembali diguncang gempa susulan berkekuatan magnitudo 6,1.

Akibat aktivitas seismik tersebut, pemerintah Jepang sempat mengeluarkan peringatan tsunami untuk sejumlah wilayah pesisir, termasuk kawasan Teluk Ariake dan Teluk Yatsushiro.

Peringatan tersebut dikeluarkan sebagai langkah pencegahan terhadap kemungkinan dampak gelombang laut akibat gempa bawah laut.


Pemerintah Bentuk Satuan Tugas Darurat

Sebagai respons terhadap bencana tersebut, Pemerintah Jepang membentuk satuan tugas darurat di bawah pusat penanganan krisis yang berada dalam koordinasi kantor perdana menteri.



Tim tersebut bertugas melakukan koordinasi penanganan korban, penyelamatan warga, serta pemulihan wilayah yang terdampak gempa.

Perdana Menteri Takaichi menegaskan bahwa pemerintah akan memprioritaskan keselamatan masyarakat dan mempercepat proses penyelamatan.


Puluhan Orang Terjebak di Bawah Reruntuhan Mall

Salah satu lokasi yang mengalami kerusakan parah adalah sebuah pusat perbelanjaan di wilayah terdampak gempa.

Laporan menyebutkan puluhan orang terjebak akibat runtuhnya sebagian struktur bangunan pusat perbelanjaan tersebut.



Dinas pemadam kebakaran menerima sejumlah panggilan darurat terkait kejadian itu pada Selasa sekitar pukul 18.00 waktu setempat. Warga melaporkan adanya suara ledakan yang diikuti munculnya asap putih dari gedung.

Rekaman udara yang disiarkan media Jepang menunjukkan sebagian dinding luar bangunan runtuh dan menyisakan struktur besi. Beberapa bagian atap juga terlihat mengalami kerusakan berat.


Ratusan Orang Berhasil Menyelamatkan Diri

Meski sejumlah warga dilaporkan terjebak di dalam bangunan, sekitar 200 orang berhasil menyelamatkan diri menuju area parkir di sekitar pusat perbelanjaan.

Tim penyelamat terus melakukan pencarian terhadap kemungkinan adanya korban lain yang masih berada di bawah reruntuhan.



Proses evakuasi menghadapi tantangan akibat kondisi bangunan yang rusak serta risiko runtuhan susulan.


Upaya Penanganan dan Pemulihan Berlangsung

Pemerintah Jepang bersama tim penyelamat terus melakukan berbagai langkah untuk menangani dampak gempa.

Prioritas utama meliputi:

  • Evakuasi korban yang masih terjebak.
  • Penanganan korban luka.
  • Pemeriksaan bangunan terdampak.
  • Penyediaan bantuan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
  • Pemantauan aktivitas gempa susulan.

Jepang yang berada di kawasan Cincin Api Pasifik memiliki sistem mitigasi bencana yang kuat, namun gempa berkekuatan besar tetap dapat menimbulkan kerusakan serius.




Penutup

Gempa magnitudo 7,1 yang mengguncang Pulau Kyushu menjadi salah satu bencana besar yang kembali menguji kesiapsiagaan Jepang menghadapi aktivitas seismik.

Dengan bertambahnya korban meninggal menjadi 13 orang dan masih berlangsungnya proses pencarian korban, pemerintah Jepang terus mengerahkan seluruh sumber daya untuk memastikan keselamatan masyarakat serta mempercepat pemulihan wilayah terdampak.