Spanyol Tetapkan Darurat Nasional, Ribuan Warga Dievakuasi akibat Kebakaran Hutan
RAU - Saturday, 25 July 2026 | 01:04 PM


Pemerintah Spanyol menetapkan keadaan darurat nasional di wilayah Madrid dan Provinsi Avila setelah sejumlah kebakaran hutan meluas dan sulit dikendalikan. Keputusan tersebut diambil untuk mempercepat pengerahan sumber daya dalam upaya menangani kebakaran yang terjadi di berbagai wilayah.
Lebih dari 10 ribu orang telah meninggalkan tempat tinggal mereka dalam beberapa hari terakhir akibat ancaman kebakaran. Evakuasi dilakukan di sejumlah lokasi yang terdampak kobaran api dan berisiko mengalami penyebaran kebakaran lebih luas.
Pada Kamis (23/7) pagi waktu setempat, otoritas Spanyol mengirimkan peringatan evakuasi kepada sekitar 3.500 warga di Aldea de Fresno, yang berjarak sekitar 60 kilometer dari Madrid.
Kondisi kebakaran juga memburuk di Provinsi Avila. Api dilaporkan menyebar dengan cepat dan berada di luar kendali. Warga di Burgohondo, El Tiemblo, dan Navaluenga bahkan diminta tetap berada di dalam rumah sebagai langkah pencegahan.
Di El Tiemblo, sekitar 1.500 orang telah dievakuasi dari kawasan wisata pedesaan dan area permukiman akibat kobaran api yang bergerak dengan cepat.
Sementara itu, kebakaran besar lainnya terjadi di Provinsi Guadalajara, sekitar 100 kilometer di utara Madrid. Kebakaran tersebut dilaporkan telah menghanguskan sekitar 32 ribu hektare lahan.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengatakan pemerintah telah mengerahkan berbagai sumber daya untuk menangani kebakaran yang melanda sejumlah wilayah, termasuk Avila, Leon, Toledo, dan Madrid.
Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti seluruh instruksi yang dikeluarkan oleh otoritas terkait selama situasi darurat berlangsung.
Berdasarkan data Sistem Informasi Kebakaran Hutan Eropa atau EFFIS, hampir 125 ribu hektare lahan telah terbakar di Spanyol sepanjang tahun ini. Jumlah tersebut menunjukkan besarnya ancaman kebakaran hutan yang dihadapi negara tersebut.
Kebakaran yang terjadi secara bersamaan di sejumlah wilayah membuat upaya pemadaman dan evakuasi menjadi tantangan besar bagi pemerintah. Masyarakat pun diminta tetap berhati-hati, terutama di kawasan yang berada dekat dengan titik kebakaran.
Next News

Prancis Setujui RUU Pembatasan Media Sosial bagi Anak di Bawah 15 Tahun
3 days ago

Resmi! Andy Burnham Jadi PM Baru Inggris, Siapkan Kebijakan Ini
6 days ago

Korban tewas gempa Venezuela tembus 5.278 orang, 23.500 mengungsi
6 days ago

Gempa M 5,5 Guncang Peru Tengah, Lima Orang Tewas dan Puluhan Terluka
7 days ago

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Taklukkan Argentina 1-0 Lewat Gol Ferran Torres
7 days ago

Korea Selatan Perpanjang Bebas Biaya Visa Rombongan bagi Wisatawan Indonesia hingga Akhir 2026
8 days ago

Indonesia perkuat peran dalam tata kelola AI global bersama WAICO
9 days ago

12 situs Palestina masuk Daftar Sementara Warisan Dunia UNESCO
9 days ago

Ancaman Badai Raksasa yang Dekati Jepang hingga China
16 days ago

Korban Jiwa Gempa Venezuela Tembus 4.000 Orang, Ribuan Hilang
16 days ago





