Kebakaran Hutan Meluas di Spanyol dan Prancis, Lebih dari 250 Ribu Orang Dievakuasi
RAU - Monday, 27 July 2026 | 12:46 PM


Madrid – Kebakaran hutan yang meluas di sejumlah wilayah Spanyol dan Prancis memaksa lebih dari 250.000 orang meninggalkan tempat tinggal mereka. Upaya pemadaman terus dilakukan ketika kedua negara menghadapi gelombang panas ekstrem yang membuat kondisi semakin sulit dikendalikan.
Sekitar 70.000 orang dilaporkan telah dievakuasi dari sejumlah wilayah di Spanyol. Sementara itu, sekitar 197.000 orang mengungsi di Prancis, termasuk warga dari wilayah sekitar Bordeaux yang berada di kawasan barat daya negara tersebut.
Spanyol bahkan menetapkan status darurat nasional akibat kebakaran hutan yang meluas. Langkah tersebut disebut sebagai keputusan pertama yang diambil negara itu dalam menghadapi bencana kebakaran hutan dengan skala tersebut.
Di Prancis, pemerintah juga melakukan operasi evakuasi besar-besaran. Menteri Dalam Negeri Prancis menyebut operasi tersebut berpotensi menjadi salah satu evakuasi terbesar yang pernah dilakukan pada masa damai.
Ratusan petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk menghadapi kobaran api yang dipicu oleh cuaca panas dan kering berkepanjangan. Kondisi tersebut membuat vegetasi menjadi lebih mudah terbakar, sementara angin kencang turut mempercepat penyebaran api.
Di wilayah Gironde, Prancis barat daya, pemerintah mengerahkan pesawat angkut militer Airbus A400M Atlas untuk membantu 18 pesawat lainnya dalam operasi pemadaman. Pemerintah juga meminta dukungan militer dengan menurunkan sekitar 1.500 personel.
Selain itu, sekitar 1,5 juta masker wajah disiapkan untuk membantu melindungi masyarakat dari dampak asap kebakaran. Petugas di lapangan juga membuat jalur pembatas api dan menggunakan bahan penghambat kebakaran untuk memperlambat pergerakan api.
Kekhawatiran meningkat karena prakiraan angin berpotensi mendorong kobaran api semakin mendekati wilayah Bordeaux. Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar 32 kilometer dari kota tersebut.
Pemerintah Prancis meminta warga yang berada di jalur pergerakan api untuk segera meninggalkan tempat tinggal mereka. Petugas kepolisian bahkan mendatangi sejumlah rumah untuk memastikan warga mengikuti perintah evakuasi.
Situasi tersebut menyebabkan kepanikan di sejumlah wilayah. Warga terlihat meninggalkan rumah ketika langit dipenuhi asap tebal. Sebagian penduduk di kawasan pesisir bahkan terpaksa menggunakan perahu untuk menyelamatkan diri ketika api bergerak mendekati permukiman.
Prefek wilayah Gironde, Sophie Brocas, mengatakan angin kencang telah mendorong kobaran api menuju kawasan metropolitan Bordeaux. Menurutnya, kebakaran tersebut telah berkembang dalam skala yang sangat besar.
Menteri Prancis Sébastien Lecornu juga menyebut kebakaran di Gironde begitu intens hingga menghasilkan pola angin sendiri yang dapat memengaruhi pergerakan api. Pemerintah menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama dan meminta masyarakat mematuhi perintah evakuasi.
Sementara itu, di Spanyol, Menteri Kesehatan mengimbau masyarakat di Madrid untuk membatasi aktivitas di luar ruangan akibat kekhawatiran terhadap kualitas udara yang memburuk.
Masyarakat diminta menghindari aktivitas fisik di luar ruangan. Warga yang harus keluar rumah ketika terdapat asap atau abu juga dianjurkan menggunakan masker sebagai perlindungan tambahan.
Kebakaran tersebut juga telah menimbulkan korban jiwa. Kementerian Dalam Negeri Spanyol melaporkan seorang pria meninggal dunia dalam kebakaran di Manises, Valencia. Korban ditemukan berada di dalam sebuah mobil yang masuk ke area jurang.
Gelombang panas yang berlangsung dalam beberapa periode di Eropa turut memperburuk kondisi kebakaran. Suhu tinggi dan kekeringan membuat kawasan hutan menjadi lebih mudah terbakar dan mempercepat penyebaran api.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez mengatakan kebakaran telah menghanguskan sekitar 130.000 hektare hutan di negara tersebut sepanjang tahun ini. Angka itu disebut sekitar sepertiga lebih tinggi dibandingkan rata-rata tahunan.
Di Prancis, luas lahan yang terbakar telah mencapai lebih dari 98.000 hektare. Menteri Dalam Negeri Prancis menyebut angka tersebut sebagai rekor tertinggi dalam sejarah pencatatan kebakaran hutan di negara itu.
Kondisi tersebut kembali menunjukkan besarnya tantangan yang dihadapi sejumlah negara Eropa dalam menghadapi kebakaran hutan yang diperburuk oleh suhu ekstrem, kekeringan, dan kondisi cuaca yang semakin tidak menentu.
Next News

Jepang Dilanda Suhu di Atas 40 Derajat Celsius Selama Lima Hari Berturut-turut
in 6 hours

Spanyol Tetapkan Darurat Nasional, Ribuan Warga Dievakuasi akibat Kebakaran Hutan
2 days ago

Prancis Setujui RUU Pembatasan Media Sosial bagi Anak di Bawah 15 Tahun
4 days ago

Resmi! Andy Burnham Jadi PM Baru Inggris, Siapkan Kebijakan Ini
6 days ago

Korban tewas gempa Venezuela tembus 5.278 orang, 23.500 mengungsi
6 days ago

Gempa M 5,5 Guncang Peru Tengah, Lima Orang Tewas dan Puluhan Terluka
7 days ago

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Taklukkan Argentina 1-0 Lewat Gol Ferran Torres
7 days ago

Korea Selatan Perpanjang Bebas Biaya Visa Rombongan bagi Wisatawan Indonesia hingga Akhir 2026
8 days ago

Indonesia perkuat peran dalam tata kelola AI global bersama WAICO
9 days ago

12 situs Palestina masuk Daftar Sementara Warisan Dunia UNESCO
9 days ago





