Sabtu, 5 September 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

615 Warga Dievakuasi, Gunung Sinabung Naik Status Menjadi Siaga

Tata - Wednesday, 02 September 2026 | 11:27 AM

Background
615 Warga Dievakuasi, Gunung Sinabung Naik Status Menjadi Siaga

Sebanyak 615 warga Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dievakuasi oleh petugas gabungan untuk mengantisipasi dampak peningkatan aktivitas Gunung Sinabung.

BNPB mencatat sekitar 211 keluarga atau 615 jiwa dari Desa Kuta Tengah telah berada di Posko Penanganan Darurat yang terletak di Desa Sukatepu, Kecamatan Naman Teran.

Evakuasi tersebut dilakukan setelah aktivitas vulkanik Gunung Sinabung meningkat, terutama setelah terjadinya erupsi besar sejak awal pekan.

Warga di Zona Rawan Jadi Prioritas

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menjelaskan bahwa evakuasi diprioritaskan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah yang berdekatan dengan zona rawan erupsi.

Selain Desa Kuta Tengah, Desa Payung di Kecamatan Payung juga menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian karena berpotensi terdampak aktivitas erupsi Gunung Sinabung.



Untuk saat ini, warga Desa Payung masih berada di rumah masing-masing. Namun, mereka tetap diminta berada dalam kondisi siaga dan terus dipantau oleh tim gabungan.

Status Gunung Sinabung Naik Menjadi Level III

Peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Sinabung membuat status gunung api tersebut dinaikkan dari Level II atau Waspada menjadi Level III atau Siaga.

Kenaikan status tersebut dilakukan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi sebagai bentuk respons terhadap perkembangan aktivitas Gunung Sinabung.

Sebelumnya, gunung api tersebut diketahui mengeluarkan kolom abu vulkanik dengan ketinggian mencapai sekitar 3.500 meter di atas puncak.

Masyarakat Diminta Menjauhi Zona Bahaya

Seiring dengan meningkatnya aktivitas Gunung Sinabung, BNPB mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas di kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya.



Masyarakat diminta menghindari desa-desa yang telah direlokasi, wilayah dalam radius 3 kilometer dari puncak Gunung Sinabung, serta area dengan radius sektoral hingga 6 kilometer ke arah selatan-timur sesuai rekomendasi Badan Geologi Kementerian ESDM.

Ikuti Informasi Resmi

BNPB mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti arahan petugas di lapangan dan memantau informasi resmi dari pemerintah maupun instansi terkait.

Kewaspadaan diperlukan mengingat aktivitas vulkanik Gunung Sinabung masih menjadi perhatian. Masyarakat di wilayah sekitar gunung api diharapkan tidak mengabaikan imbauan evakuasi demi menjaga keselamatan bersama.