5 Tren Ngabuburit Gen Z di Ramadan 2026, dari Ngonten hingga Healing Rohani
Nanda - Monday, 09 March 2026 | 11:42 AM


Ramadan 2026 menghadirkan warna baru dalam tradisi ngabuburit, khususnya di kalangan generasi muda atau Gen Z. Jika dulu ngabuburit identik dengan jalan santai atau sekadar berburu takjil, kini aktivitas menunggu waktu berbuka berkembang menjadi momen untuk berekspresi, berkreasi, bahkan melakukan refleksi diri.
Perpaduan antara dunia digital dan pengalaman langsung di ruang publik menjadi ciri khas tren ngabuburit tahun ini. Berikut lima tren ngabuburit ala Gen Z yang semakin populer selama Ramadhan.
1. Ngonten dengan Nuansa Ramadhan
Banyak anak muda memanfaatkan momen Ramadhan untuk membuat konten kreatif di media sosial seperti TikTok dan Instagram. Konten yang dibuat beragam, mulai dari rutinitas harian selama Ramadan, ulasan takjil unik, hingga vlog ngabuburit dengan konsep visual estetik.
Berbagai taman kota atau spot yang sedang viral sering dijadikan latar video. Selain mengejar popularitas di media sosial, aktivitas ini juga menjadi sarana membangun personal branding.
2. Ngabuburit Aktif dengan Olahraga Ringan
Alih-alih menghabiskan waktu dengan bermalas-malasan, sebagian Gen Z memilih melakukan aktivitas fisik ringan menjelang waktu berbuka.
Kegiatan seperti pilates sore, stretching bersama komunitas, hingga fun run menjadi tren yang cukup populer. Di kota-kota besar seperti Jakarta dan Bandung, ruang terbuka hijau kerap dipenuhi anak muda yang ingin tetap aktif tanpa menguras energi. Selain menyehatkan, kegiatan ini juga menjadi sarana bersosialisasi.
3. Berburu Takjil Hidden Gem
Berburu takjil tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari ngabuburit. Namun, kini banyak Gen Z yang berburu jajanan unik yang belum terlalu dikenal atau sering disebut sebagai "hidden gem".
Kawasan seperti Kota Tua Jakarta atau Alun-Alun Bandung sering menjadi tujuan berburu kuliner Ramadan. Selain rasa, tampilan makanan yang menarik, kemasan unik, serta harga yang terjangkau juga menjadi pertimbangan sebelum dibagikan di media sosial.
4. Ngabuburit Produktif dengan Workshop Kilat
Ramadan juga dimanfaatkan sebagian anak muda untuk menambah keterampilan baru. Mengikuti kelas singkat seperti journaling, kaligrafi, hingga perencanaan keuangan menjadi pilihan ngabuburit yang lebih produktif.
Coworking space maupun komunitas kreatif kerap mengadakan kegiatan tematik Ramadan yang menarik minat generasi muda. Selain menambah wawasan, aktivitas ini memberikan rasa pencapaian sebelum waktu berbuka tiba.
5. Healing Rohani dan Self-Reflection
Di tengah maraknya aktivitas digital, sisi spiritual tetap menjadi perhatian bagi banyak anak muda. Waktu ngabuburit kerap diisi dengan mendengarkan podcast religi, membaca buku pengembangan diri, hingga mengikuti kajian santai.
Sebagian lainnya memilih mengunjungi masjid-masjid besar untuk merasakan suasana spiritual yang lebih khusyuk. Hal ini menunjukkan adanya keseimbangan antara gaya hidup modern dan pendalaman makna ibadah selama Ramadan.
Ramadan 2026 menunjukkan bahwa ngabuburit tidak lagi sekadar menunggu waktu berbuka puasa. Bagi Gen Z, momen ini menjadi kesempatan untuk berkarya, bersosialisasi, sekaligus memperdalam nilai spiritual dengan cara yang kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Next News

Resep Martabak Telor Gurih ala Rumahan: Solusi War Takjil Tanpa Harus Antre Panjang
a day ago

Mengapa Ramadhan Menjadi Waktu Paling Tepat untuk Melatih Diri
2 days ago

Sahkah Puasa Jika Tidur Terus Sepanjang Hari? Cek Faktanya
2 days ago

Kenapa Orang Indonesia Suka Gorengan Saat Buka Puasa?
4 days ago

Kenapa Tidur Setelah Sahur Tidak Disarankan? Ini Penjelasan Ilmiahnya
4 days ago

Masjid Al-Osmani Medan: Jejak Sejarah Islam & Kebudayaan Melayu yang Tegak Lebih dari 170 Tahun
5 days ago

Rahasia Pakkat Mandailing, Pucuk Rotan Pahit yang Justru Diburu Saat Ramadan
5 days ago

Labu kuning ,superfood lokal untuk menu buka puasa sehat dan praktis
5 days ago

Kenapa Harus Ganjil? Menguak Misteri dan Fakta Unik di Balik Kebiasaan Makan Kurma Saat Berbuka
5 days ago

Menu Buka Puasa Ternyata Berpengaruh pada Kesehatan Kulit, Dosen IPB Bagikan Tips Agar Tetap Lembap Selama Ramadan
5 days ago




