Bupati Gus Irawan Sosialisasikan KUR Bunga 0 Persen dan Solusi Pemulihan Pertanian Pascabencana di Sipirok
Liaa - Wednesday, 10 June 2026 | 10:10 PM


SIPIROK
Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu menghadiri Sosialisasi Pertanian bersama masyarakat Kecamatan Sipirok yang digelar di Aula Kantor Camat Sipirok, Rabu (10/06/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dalam mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana banjir dan longsor pada November 2025 lalu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut mantan Camat Sipirok Amir Syam Rangkuti, Ketua HKTI Tapsel, Ketua KTNA Tapsel, Para Kepala Desa dan Lurah se-Kecamatan Sipirok, tokoh masyarakat serta para petani dari berbagai desa di Kecamatan Sipirok.
Dalam arahannya, Bupati Gus Irawan mengajak masyarakat untuk bangkit dari dampak bencana melalui berbagai program pemulihan ekonomi yang telah diperjuangkan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan bersama pemerintah Provinsi dan Pusat.
Ia menjelaskan bahwa bencana yang terjadi pada 25 November 2025 tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, tetapi juga berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat, khususnya sektor pertanian.
"Kita bersyukur pemerintah pusat memberikan perhatian besar kepada Tapanuli Selatan sebagai daerah terdampak bencana. Salah satunya melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga nol persen yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memulihkan usaha pertanian, peternakan maupun usaha produktif lainnya," ujar Gus Irawan.
Menurutnya, program KUR bunga 0 persen tersebut merupakan hasil usulan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan kepada pemerintah pusat sebagai bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana selama tiga tahun ke depan.
Bupati menegaskan bahwa pemulihan ekonomi tidak harus selalu dilakukan dengan kembali ke pola usaha lama. Bagi lahan pertanian yang mengalami kerusakan berat akibat banjir dan tertimbun pasir atau batu, masyarakat dapat mengalihkan usaha ke sektor yang lebih memungkinkan seperti budidaya jagung, peternakan ayam petelur, perikanan maupun usaha produktif lainnya.
"Kita harus mencari solusi. Kalau sawah belum bisa ditanami seperti biasa karena tertimbun material banjir, masyarakat masih bisa memanfaatkan program ini untuk menanam jagung atau beternak. Yang penting ekonomi keluarga tetap bergerak," katanya.
Gus Irawan juga mengungkapkan bahwa Pemkab Tapsel tengah membangun pola pertanian terintegrasi dengan peternakan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan perusahaan pakan ternak untuk memastikan ketersediaan pasar hasil produksi jagung petani.
Menurutnya, kebutuhan jagung untuk bahan baku pakan ternak di Sumatera Utara masih sangat besar, sementara sebagian besar pasokannya masih didatangkan dari luar Pulau Sumatera.
"Kita tidak ingin petani bingung soal pemasaran. Sebelum ditanam, pasar dan pembelinya harus sudah jelas. Karena itu kita siapkan ekosistemnya, mulai dari pembiayaan, produksi hingga pemasaran," jelasnya.
Selain pengembangan jagung, Bupati juga menyoroti potensi komoditas unggulan Tapanuli Selatan seperti salak yang akan menjadi salah satu fokus pengembangan sektor pertanian pada tahun 2027 melalui dukungan teknologi dan pengembangan bibit unggul.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pertanian Tapsel M. Taufik Batubara mengatakan bahwa berbagai program intervensi pemerintah telah mulai dilaksanakan di wilayah Sipirok, termasuk program optimasi lahan yang diperjuangkan langsung oleh Bupati Gus Irawan ke Kementerian Pertanian.
Menurutnya, program tersebut diharapkan mampu mengembalikan produktivitas lahan pertanian yang terdampak bencana sekaligus membuka peluang pengembangan komoditas alternatif yang lebih menjanjikan.
"Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan peluang yang ada, termasuk pengembangan jagung yang saat ini memiliki prospek pasar yang sangat baik," ujarnya.
Kepala Cabang Bank Sumut Sipirok Ade Irma Hakim Nasution menegaskan komitmen Bank Sumut untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi masyarakat melalui berbagai produk pembiayaan, termasuk KUR Jagung dan KUR Umum dengan bunga nol persen bagi masyarakat terdampak bencana.
"Kami siap menjadi mitra masyarakat dalam membangun kembali usaha dan meningkatkan kesejahteraan. Bank Sumut hadir untuk mendukung percepatan Tapsel Pulih dan Tapsel Bangkit," katanya.
Sementara itu, Camat Sipirok Sahruddin Perwira menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati beserta jajaran yang memberikan motivasi sekaligus solusi nyata bagi masyarakat yang sebagian besar menggantungkan hidup dari sektor pertanian.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Sipirok semakin memahami berbagai peluang program pemerintah dalam mempercepat pemulihan ekonomi, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mewujudkan Tapanuli Selatan untuk bangkit ebih cepat dan pulih lebih kuat pascabencana," tutupnya.
Next News

DPRD Sumut Minta PLN Beri Kompensasi atas Pemadaman Massal
9 hours ago

Bupati Gus Irawan Ajak Masyarakat Angkola Barat Lepas dari Jeratan Rentenir dan Manfaatkan KUR Nol Persen
11 hours ago

Bupati Madina Tinjau Pasar Baru Panyabungan, Fokus Benahi Air Bersih dan Drainase
in 2 minutes

Bulog Sumut Pastikan Stok Pangan Aman, Cadangan Beras Capai 56 Ribu Ton
4 minutes ago

Sah! Pertamina Naikkan Harga BBM Pertamax Rabu 10 Juni 2026 Baca artikel CNBC Indonesia "Sah! Pertamina Naikkan Harga BBM Pertamax Rabu 10 Juni 2026" selengkapnya di sini: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260609233802-4-741528/sah-pertamina-naikkan-harga-bbm-pertamax-rabu-10-juni-2026 Download Apps CNBC Indonesia sekarang https://app.cnbcindonesia.com/
6 hours ago

Gaji 13 di Padang Lawas Cair, Total Rp 20 Miliar Lebih
a day ago

Gerakan Tanam Cabai Merah Sumut Berkah di Sipirok, Bupati Gus Irawan Dorong Petani Manfaatkan Program Terintegrasi dan KUR Nol Persen
a day ago

BMKG: Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sumut hingga Pertengahan Juni
a day ago

342 Jamaah Haji Mandailing Natal Tiba di Tanah Air
2 days ago

Bupati Gus Irawan Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 5, Doakan Raih Haji Mabrur dan Kembali Sehat ke Tengah Keluarga
3 days ago





