Bupati Gus Irawan Ajak Masyarakat Angkola Barat Lepas dari Jeratan Rentenir dan Manfaatkan KUR Nol Persen
Liaa - Wednesday, 10 June 2026 | 05:55 AM


ANGKOLA BARAT
Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu menghadiri Pengajian Akbar Bulanan Kecamatan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) yang digelar di Desa Sigumuru, Kecamatan Angkola Barat, Rabu (10/06/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut diisi dengan tausiyah agama oleh Ustadz Herman Harahap dan dihadiri ratusan jamaah BKMT dari berbagai desa di Kecamatan Angkola Barat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Mantan Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Selatan periode 2010–2015 dan 2016–2021 Ny. Syaufia Lina, Staf Ahli Bupati Ibnussalam, Ketua BKMT Kabupaten dan Kecamatan Angkola Barat, Kabag Kesra, Kabag Ekonomi, Camat Angkola Barat, Ketua MUI Angkola Barat, perwakilan PT Bank Sumut serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Gus Irawan mengajak masyarakat, khususnya kaum ibu yang tergabung dalam BKMT, untuk menghindari praktik pinjaman berbunga tinggi yang selama ini membebani ekonomi keluarga. Menurutnya, banyak masyarakat yang terjebak dalam sistem pinjaman mingguan yang pada akhirnya sulit dilunasi karena terus dilakukan penambahan pinjaman baru.
"Saya ingin masyarakat Tapanuli Selatan, khususnya ibu-ibu, terbebas dari jeratan rentenir. Pemerintah bersama Bank Sumut telah menyiapkan skema pembiayaan yang jauh lebih ringan dengan bunga rendah bahkan nol persen untuk usaha produktif," tegas Gus Irawan.
Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan PT Bank Sumut sedang menjalankan program penyelamatan ekonomi masyarakat melalui akses pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau. Program tersebut diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini terbebani oleh pinjaman berbunga tinggi.
Bupati juga memaparkan bahwa sebagai daerah terdampak bencana, Tapanuli Selatan memperoleh dukungan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga nol persen pada tahun pertama, tiga persen pada tahun kedua, dan enam persen pada tahun ketiga. Program ini ditujukan untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.
Dalam kesempatan itu, Gus Irawan kembali mengajak masyarakat memanfaatkan peluang usaha produktif melalui sektor pertanian dan perikanan yang saat ini menjadi fokus pembangunan daerah. Selain Gerakan Seribu Kolam yang sedang berjalan, Pemkab Tapsel juga tengah mendorong Gerakan 1.000 Hektare Jagung sebagai bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi ekonomi pascabencana.
Menurutnya, budidaya jagung memiliki prospek yang sangat menjanjikan karena telah tersedia kepastian pasar melalui kerja sama dengan perusahaan pakan ternak nasional. Ia mencontohkan keberhasilan petani di kawasan Aek Sirara Desa Sumuran Kecamatan Batangtoru yang mampu menghasilkan panen jagung hingga 5,5 ton per hektare meskipun berada di wilayah terdampak bencana.
"Hasil panen jagung saat ini sangat menjanjikan. Dengan dukungan pembiayaan KUR dan adanya kepastian pembeli hasil panen, masyarakat tidak perlu lagi khawatir soal modal maupun pemasaran," ujarnya.
Gus Irawan juga meminta para pengurus BKMT, pemerintah kecamatan, desa, dan Bank Sumut untuk aktif mensosialisasikan program pembiayaan tersebut kepada masyarakat. Ia berharap seluruh pihak dapat bergandengan tangan membantu masyarakat keluar dari kesulitan ekonomi dan memanfaatkan peluang usaha yang tersedia.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan keimanan, memperkuat semangat gotong royong, serta mendukung berbagai program pembangunan dan pemulihan ekonomi yang sedang dijalankan pemerintah daerah.
"Semoga pengajian ini tidak hanya meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun semangat kebersamaan dalam mewujudkan Tapanuli Selatan yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera," pungkasnya.
Next News

Sekda Tapsel Dampingi Satgas PRR Tinjau Jalan Lintas Sipirok–Tarutung, Perbaikan Dikebut Jelang Nataru
12 hours ago

Wabup Jafar Ajak 1.700 Santri Tapsel Terlibat dalam Tiga Gerakan Besar: Perangi Narkoba, Judi Online, dan Kemiskinan
12 hours ago

Puncak Hujan November-Desember, BMKG Minta Pemda Urus Kesiapan Drainase
3 hours ago

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Kamis 22 Oktober 2026, Mayoritas Wilayah Berpotensi Hujan
4 hours ago

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Palas Gelar Gerakan Pasar Murah
a day ago

Pemkab Padanglawas Kembali Raih Predikat Informatif KI Sumut Award 2026
21 hours ago

Pemprov Sumut Instruksikan Sekolah Kembali Gelar PTM 100 Persen Mulai 21 Oktober 2026
a day ago

Waspada Hujan di Sejumlah Wilayah, Pantau Cuaca Sumatera Utara Besok (21/10)
a day ago

Gus Irawan Ajak Warga Saipar Dolok Hole Perangi Narkoba dan Rentenir, Dorong Pengajian Jadi Kekuatan Bangkitkan Ekonomi
2 days ago

Gus Irawan Tegaskan Perang terhadap Narkoba, Kekerasan Anak, dan Ketidakadilan Gender, Kunci Wujudkan Tapsel Layak Anak
2 days ago





