Pengajian Akbar BKMT Angkola Barat, Wabup Tapsel Dorong Masyarakat Aktif Manfaatkan Program Ekonomi
Laila - Thursday, 13 August 2026 | 06:59 PM


TAPANULI SELATAN – Pengajian Akbar Bulanan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Angkola Barat digelar di Desa Panobasan Lombang, Kecamatan Angkola Barat, Rabu (12/08/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan berbagai program Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu melalui Wakil Bupati H. Jafar Syahbuddin Ritonga menyampaikan apresiasi terhadap keberadaan BKMT sebagai wadah silaturahmi dan pembinaan keagamaan masyarakat. Menurutnya, kegiatan seperti ini juga menjadi ruang bagi pemerintah untuk menyampaikan program pembangunan secara langsung kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengajak masyarakat, khususnya di daerah pertanian, untuk lebih aktif memanfaatkan berbagai program pemerintah yang telah disiapkan untuk mendorong peningkatan ekonomi keluarga.
Salah satu program yang disampaikan adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR) Berkah dengan bunga 0 persen. Program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat, termasuk para ibu-ibu yang memiliki usaha, agar dapat memperoleh permodalan dengan beban yang lebih ringan sekaligus membantu keluar dari jeratan pinjaman berbunga tinggi.
"Silakan dimanfaatkan KUR Berkah 0 persen dari Bank Sumut. Tidak ada bunga untuk tahun pertama. Program ini kami siapkan agar masyarakat memiliki akses permodalan yang lebih mudah," ujar Wakil Bupati.
Selain permodalan, Pemkab Tapsel juga terus mendorong Gerakan 10 Ribu Hektare Jagung sebagai salah satu upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan pendapatan masyarakat. Wakil Bupati menjelaskan, berdasarkan hasil demplot yang telah dilakukan, produktivitas jagung dapat mencapai sekitar 8,5 ton per hektare.
Untuk memberikan kepastian pasar kepada petani, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan juga menyiapkan skema penyerapan hasil produksi melalui BUMD. Masyarakat diminta tidak ragu mengembangkan tanaman jagung karena pemerintah terus berupaya membangun jaringan pasar dan memastikan hasil produksi dapat terserap.
Wakil Bupati juga menekankan pentingnya keuletan dan keaktifan masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian. Menurutnya, berbagai program pemerintah tidak akan memberikan hasil maksimal apabila tidak dibarengi dengan kemauan masyarakat untuk mengolah lahan secara produktif.
"Pertanian itu perlu keuletan dan kerajinan. Jangan sampai program sudah kita siapkan, tetapi masyarakat tidak aktif memanfaatkannya," tegasnya.
Dalam mendukung peningkatan produksi pertanian, Pemkab Tapsel juga terus berupaya memastikan ketersediaan pupuk bagi petani. Wakil Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Pupuk Indonesia untuk memastikan stok pupuk tersedia di wilayah Tapanuli Selatan.
Selain itu, pemerintah juga mendorong optimalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih agar ke depan dapat berperan sebagai distributor atau kios pupuk di tingkat desa. Dengan demikian, masyarakat diharapkan tidak perlu menempuh jarak jauh untuk mendapatkan kebutuhan pertanian.
Wakil Bupati juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghindari praktik pinjaman dengan bunga tinggi yang dapat membebani ekonomi keluarga. Pemerintah, katanya, telah menyediakan alternatif pembiayaan melalui program KUR Berkah 0 persen.
Ia juga mengingatkan agar tidak ada lagi lahan pertanian yang dibiarkan menganggur. Menurutnya, pemanfaatan lahan secara produktif merupakan bagian penting dari upaya mempercepat pemulihan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, terlebih Tapanuli Selatan merupakan daerah yang sebagian besar masyarakatnya menggantungkan kehidupan pada sektor pertanian.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustazd Isnan Siagian mengajak jamaah untuk senantiasa mendoakan para pemimpin agar diberikan kesehatan, kekuatan dan kemampuan dalam menjalankan amanah untuk kepentingan masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya kebersamaan, persatuan dan kepedulian dalam kehidupan bermasyarakat.
Ustaz Isnan turut mengapresiasi keberadaan BKMT yang secara konsisten menjadi wadah kegiatan keagamaan dan silaturahmi masyarakat. Ia mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan keimanan serta memperbanyak doa dan salawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Pengajian tersebut dihadiri Camat Angkola Barat, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Tapanuli Selatan, Ketua MUI Kecamatan Angkola Barat, Ketua FKDT Kecamatan Angkola Barat, pengurus BKMT desa, para kepala desa/lurah, hatobangon, harajaon, serta masyarakat se-Kecamatan Angkola Barat.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap sinergi dengan masyarakat dan organisasi keagamaan seperti BKMT terus diperkuat, tidak hanya dalam pembinaan keagamaan, tetapi juga dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi dan pembangunan daerah.
Next News

Presiden Prabowo resmikan ribuan infrastruktur, tiga jembatan hadir di Paluta
4 hours ago

Pemkab Tapanuli Selatan Gelar Sidang Isbat Nikah Terpadu, 81 Pasangan Suami Istri Peroleh Kepastian Hukum
6 hours ago

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara 13–14 Agustus 2026: Hujan Ringan Mendominasi, Padangsidimpuan Berpotensi Hujan
17 hours ago

76 Paskibraka dari 38 Provinsi Siap Dikukuhkan, Latihan Ditambah Jelang HUT Ke-81 RI
2 days ago

Program Magang Nasional Angkatan 2 Siapkan Rp4,14 Triliun, Diikuti 46.160 Lulusan Baru
2 days ago

Pemkab Tapanuli Selatan Gelar Sidang Isbat Nikah Terpadu, 81 Pasangan Suami Istri Peroleh Kepastian Hukum
2 days ago

Pemkab Tapanuli Selatan dan Pemprov Sumut Tanam Perdana Bawang Merah di Huntara Aek Latong, Dorong Pemulihan Ekonomi Warga
2 days ago

Pemkab Tapanuli Selatan Tanam Perdana Jagung di Arse, Perkuat Gerakan 10.000 Hektare untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
2 days ago

Bupati Tapsel: Jangan Ada Lagi Alasan Lahan Menganggur, Modal Sudah Disiapkan Bank Sumut Bunga 0 Persen
2 days ago

Bupati Tapsel Lantik 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Tekankan Ketahanan Pangan dan Kolaborasi
2 days ago





