5 Makanan Tinggi Probiotik untuk Menjaga Kesehatan Pencernaan
RAU - Wednesday, 16 September 2026 | 07:58 PM


Kesehatan sistem pencernaan perlu dijaga karena berpengaruh pada kondisi tubuh secara keseluruhan. Salah satu caranya adalah memenuhi kebutuhan probiotik melalui makanan sehari-hari.
Probiotik merupakan bakteri baik yang dapat membantu menjaga keseimbangan mikroorganisme di dalam usus. Konsumsi makanan yang mengandung probiotik juga dikaitkan dengan berbagai manfaat, seperti mendukung sistem kekebalan tubuh, menjaga kesehatan kulit, dan membantu mengontrol berat badan.
Untuk mendapatkan probiotik, kamu tidak selalu harus mengandalkan suplemen. Sejumlah makanan hasil fermentasi juga dapat menjadi sumber probiotik.
1. Yogurt
Yogurt menjadi salah satu makanan yang dikenal sebagai sumber probiotik. Produk ini dibuat dari susu yang difermentasi menggunakan bakteri asam laktat dan bifidobacteria.
Konsumsi yogurt secara rutin dapat mendukung kesehatan pencernaan serta dikaitkan dengan manfaat bagi tulang dan jantung. Saat membeli yogurt, pilih produk yang mencantumkan kultur bakteri aktif dan perhatikan kandungan gula tambahannya.
2. Tempe
Tempe merupakan makanan fermentasi khas Indonesia yang terbuat dari kedelai. Selain mengandung probiotik, tempe juga dikenal sebagai sumber protein nabati.
Proses fermentasi pada tempe dapat mengurangi kadar asam fitat dalam kedelai. Senyawa tersebut diketahui dapat menghambat penyerapan sejumlah mineral, termasuk zat besi dan seng.
3. Kimchi
Kimchi merupakan makanan fermentasi yang populer di Korea Selatan. Makanan ini umumnya dibuat dari sawi putih atau lobak yang difermentasi dengan bantuan bakteri asam laktat, termasuk Lactobacillus.
Rasanya yang khas dan cukup kuat membuat kimchi kerap dijadikan pendamping berbagai hidangan. Proses fermentasi tersebut juga membuatnya menjadi salah satu sumber probiotik.
4. Acar
Acar yang dibuat melalui proses fermentasi juga dapat menjadi pilihan makanan yang mengandung probiotik. Bahan yang digunakan biasanya berupa sayuran seperti mentimun, wortel, lobak, atau bit.
Acar dapat dijadikan pelengkap berbagai makanan. Namun, perlu diperhatikan bahwa tidak semua acar yang dijual atau dibuat menggunakan proses fermentasi, sehingga kandungan probiotiknya dapat berbeda.
5. Miso
Miso merupakan bumbu tradisional Jepang yang dibuat melalui fermentasi kedelai menggunakan garam dan koji. Bumbu ini banyak digunakan sebagai bahan dasar sup miso dan berbagai masakan Jepang.
Selain menjadi sumber probiotik, miso juga mengandung protein, serat, vitamin K, mangan, dan tembaga.
Menambahkan makanan fermentasi ke dalam pola makan sehari-hari dapat menjadi salah satu cara untuk mendukung kesehatan pencernaan. Namun, kebutuhan nutrisi tetap sebaiknya dipenuhi melalui pola makan yang beragam dan seimbang.
Next News

Haram dalam Islam Tak Selalu Terlihat Jelas, Kenali Konsepnya
11 hours ago

Kenapa Sertifikasi Halal Penting? Mengenal Proses di Balik Sebuah Produk
11 hours ago

Cinta dalam Diam, Bolehkah? Ini Pandangan yang Perlu Diketahui
11 hours ago

Skip Sarapan atau Makan Malam, Mana yang Lebih Baik untuk Diet?
an hour ago

5 Cara Menghilangkan Bau Bawang pada Talenan Kayu
an hour ago

7 Cara Menjaga Kepadatan Tulang Seiring Bertambahnya Usia
13 hours ago

Bayi Suka Memasukkan Benda ke Mulut? Ini Cara Menjaganya Tetap Aman
13 hours ago

7 Cara Mengajari Anak Berbagi Tanpa Memaksanya
an hour ago

6 Tanda Anak Memiliki Kecerdasan Emosional yang Tinggi
an hour ago

Seperti Apa Dunia yang Dilihat Kucing? Ternyata Berbeda dengan Manusia
an hour ago





