Bayi Suka Memasukkan Benda ke Mulut? Ini Cara Menjaganya Tetap Aman
RAU - Wednesday, 16 September 2026 | 07:46 AM


Bayi dan balita sering memasukkan benda ke mulut sebagai bagian dari proses mengenali lingkungan. Mainan, kain, jari, hingga benda yang ditemukan di sekitar bisa menjadi objek eksplorasi.
Kebiasaan tersebut merupakan bagian dari perkembangan anak. Karena itu, orang tua tidak perlu melarang setiap kali anak memasukkan sesuatu ke mulut. Hal terpenting adalah memastikan benda yang berada di sekitar anak aman.
1. Jauhkan benda kecil
Benda seperti kancing, baterai, magnet, dan benda kecil lainnya sebaiknya tidak berada dalam jangkauan anak. Ukuran saluran napas anak yang masih kecil membuat risiko tersedak lebih tinggi.
2. Pilih mainan berdasarkan usia
Pastikan mainan sesuai dengan rekomendasi usia dan tidak memiliki bagian kecil yang mudah terlepas. Periksa mainan secara rutin dan segera singkirkan jika retak, patah, atau rusak.
3. Alihkan, bukan hanya melarang
Ketika anak memasukkan benda berbahaya ke mulut, ambil benda tersebut dengan tenang lalu berikan alternatif yang aman. Cara ini membantu anak belajar membedakan benda yang boleh dan tidak boleh dimasukkan ke mulut.
4. Sediakan benda yang aman untuk digigit
Saat tumbuh gigi, anak biasanya lebih sering menggigit berbagai benda. Orang tua dapat memberikan teether atau mainan khusus gigitan yang sesuai usia dan tidak mudah rusak.
5. Awasi saat bermain dan makan
Orang tua sebaiknya tetap berada di dekat anak ketika bermain atau makan. Perhatikan juga ukuran dan bentuk makanan agar sesuai dengan kemampuan anak dan tidak meningkatkan risiko tersedak.
6. Tetap tenang jika benda masuk ke mulut
Jika benda belum tertelan dan masih mudah dijangkau, keluarkan dengan tenang. Jangan membuat anak panik karena gerakan mendadak dapat meningkatkan risiko benda masuk lebih dalam.
Next News

Faktor Genetik dan Hormon yang Memengaruhi Pertumbuhan Bulu Tangan
in 6 hours

Perbedaan Domba dan Kambing dari Bentuk Tubuh serta Kebiasaannya
in 6 hours

Perbedaan Magma dan Lava yang Sering Dianggap Sama
in 6 hours

Kandungan Likopen dalam Tomat dan Manfaatnya bagi Tubuh
in 4 hours

Mengapa Ikan Patin Cocok Diolah Menjadi Pindang?
in 4 hours

Kandungan Beta-Karoten dalam Wortel dan Perannya bagi Tubuh
in 4 hours

Kebiasaan Menyimpan Kentang di Kulkas dan Dampaknya terhadap Rasa
in 4 hours

Cara Tradisional Mengolah Sagu Menjadi Papeda yang Lezat
in 4 hours

Double Cleansing, Kebiasaan Membersihkan Wajah yang Banyak Digunakan
in 4 hours

Dari Kotoran Sapi Menjadi Pupuk Organik dan Biogas
in 4 hours





