Double Cleansing, Kebiasaan Membersihkan Wajah yang Banyak Digunakan
Tata - Sunday, 01 November 2026 | 01:36 PM


Membersihkan wajah merupakan salah satu langkah penting dalam menjaga kesehatan kulit. Namun, mencuci muka menggunakan sabun wajah saja terkadang belum cukup untuk mengangkat seluruh sisa makeup, tabir surya, minyak, dan kotoran yang menempel sepanjang hari.
Karena itu, banyak orang mulai mengenal metode double cleansing atau membersihkan wajah dalam dua tahap. Metode ini menggunakan dua jenis pembersih dengan fungsi berbeda agar kotoran yang menempel pada kulit dapat dibersihkan secara lebih menyeluruh.
Meskipun populer dalam rutinitas perawatan kulit, double cleansing sebenarnya tidak harus dilakukan oleh semua orang setiap hari. Penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi kulit dan aktivitas sehari-hari.
1. Apa Itu Double Cleansing?
Double cleansing adalah metode membersihkan wajah menggunakan dua tahap pembersihan.
Tahap pertama menggunakan pembersih berbahan dasar minyak atau produk khusus untuk melarutkan makeup, tabir surya, dan minyak berlebih. Setelah itu, tahap kedua dilakukan menggunakan pembersih berbahan dasar air, seperti facial wash.
Kedua tahap tersebut memiliki fungsi yang saling melengkapi. Pembersih pertama membantu melarutkan kotoran yang sulit diangkat dengan air saja, sedangkan pembersih kedua membantu membersihkan sisa kotoran dan residu dari permukaan kulit.
2. Tahap Pertama Menggunakan Pembersih Berbahan Dasar Minyak
Tahap pertama biasanya menggunakan cleansing oil, cleansing balm, atau micellar water.
Produk berbahan dasar minyak bekerja dengan membantu melarutkan komponen berminyak, seperti foundation, maskara tahan air, sebum, dan tabir surya tertentu.
Cleansing oil dan cleansing balm umumnya digunakan dengan cara mengoleskannya pada wajah, kemudian dipijat perlahan. Setelah itu, tambahkan sedikit air sesuai petunjuk produk hingga teksturnya berubah seperti susu sebelum dibilas.
Sementara itu, micellar water menggunakan molekul yang disebut misel untuk membantu mengangkat minyak dan kotoran. Produk ini biasanya diaplikasikan menggunakan kapas secara lembut.
3. Tahap Kedua Menggunakan Facial Wash
Setelah pembersihan pertama, tahap berikutnya adalah mencuci wajah menggunakan facial wash.
Pembersih wajah berbahan dasar air membantu mengangkat sisa kotoran, keringat, serta residu produk pembersih sebelumnya.
Pemilihan facial wash sebaiknya disesuaikan dengan jenis kulit. Kulit kering dapat memilih pembersih yang lembut dan tidak membuat kulit terasa tertarik. Sementara itu, kulit berminyak dapat menggunakan pembersih yang membantu mengangkat kelebihan minyak tanpa membuat kulit terlalu kering.
Setelah mencuci wajah, bilas menggunakan air bersih dan keringkan dengan handuk lembut.
4. Manfaat Double Cleansing bagi Kulit
Jika dilakukan dengan benar dan sesuai kebutuhan, double cleansing dapat membantu menjaga kebersihan kulit wajah.
Beberapa manfaatnya antara lain:
- Membantu mengangkat makeup: Pembersihan pertama membantu melarutkan produk kosmetik yang menempel pada kulit.
- Membersihkan sisa tabir surya: Membantu mengangkat residu sunscreen, terutama produk yang tahan air.
- Mengurangi penumpukan minyak dan kotoran: Membantu membersihkan sebum serta kotoran yang menempel sepanjang hari.
- Mempersiapkan kulit untuk perawatan berikutnya: Kulit yang sudah dibersihkan dapat melanjutkan rutinitas perawatan seperti penggunaan pelembap.
- Membantu menjaga kebersihan pori-pori: Pembersihan yang tepat dapat mengurangi penumpukan residu pada permukaan kulit.
Namun, double cleansing tidak secara otomatis menghilangkan jerawat, mengecilkan pori-pori, atau membuat kulit menjadi putih. Hasil perawatan tetap dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk kondisi kulit dan produk yang digunakan.
5. Apakah Double Cleansing Harus Dilakukan Setiap Hari?
Tidak semua orang membutuhkan double cleansing setiap hari.
Metode ini lebih berguna bagi orang yang menggunakan makeup tebal, tabir surya tahan air, atau memiliki aktivitas yang menyebabkan banyak produk dan kotoran menempel pada wajah.
Jika seseorang hanya menggunakan sedikit produk dan tidak memakai makeup, satu kali pembersihan dengan facial wash yang lembut mungkin sudah cukup.
Terlalu sering membersihkan wajah atau menggunakan produk yang terlalu kuat justru dapat mengganggu lapisan pelindung alami kulit. Akibatnya, kulit bisa terasa kering, tertarik, kemerahan, atau mengalami iritasi.
6. Perbedaan Double Cleansing dan Mencuci Wajah Biasa
Perbedaan utama kedua metode tersebut terletak pada jumlah tahap dan jenis pembersih yang digunakan.
Mencuci wajah biasa umumnya hanya menggunakan satu produk facial wash untuk mengangkat keringat, debu, dan kotoran dari permukaan kulit.
Sementara itu, double cleansing menggunakan dua jenis pembersih. Tahap pertama berfokus pada pelarutan makeup, sunscreen, dan minyak, sedangkan tahap kedua membantu membersihkan sisa kotoran dengan facial wash.
Keduanya memiliki fungsi masing-masing. Pilihan metode terbaik bergantung pada kebutuhan kulit dan produk yang digunakan sehari-hari.
7. Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Double Cleansing
Meskipun terlihat sederhana, ada beberapa kesalahan yang dapat membuat proses pembersihan wajah kurang nyaman.
- Menggosok wajah terlalu keras: Gesekan berlebihan dapat menyebabkan iritasi dan kemerahan.
- Menggunakan terlalu banyak produk: Takaran yang berlebihan tidak selalu membuat wajah lebih bersih.
- Memilih produk yang tidak sesuai: Pembersih dengan kandungan terlalu kuat dapat membuat kulit kering.
- Tidak membilas dengan benar: Sisa produk yang tertinggal dapat menyebabkan rasa tidak nyaman.
- Membersihkan wajah terlalu sering: Pembersihan berlebihan dapat mengganggu lapisan pelindung kulit.
- Menggunakan air terlalu panas: Air panas dapat membuat kulit semakin kering dan sensitif.
8. Tips Melakukan Double Cleansing dengan Benar
Agar proses pembersihan tetap nyaman, berikut beberapa langkah yang dapat diterapkan:
- Gunakan pembersih pertama sesuai petunjuk pada kemasan.
- Pijat wajah secara perlahan tanpa memberikan tekanan berlebihan.
- Bilas atau bersihkan produk sesuai petunjuk penggunaannya.
- Lanjutkan dengan facial wash yang lembut.
- Keringkan wajah menggunakan handuk bersih dengan cara menepuk perlahan.
- Gunakan pelembap untuk membantu menjaga kelembapan kulit.
Jika muncul rasa perih, gatal, atau kemerahan setelah menggunakan produk tertentu, hentikan pemakaiannya dan perhatikan kemungkinan iritasi.
Kesimpulan
Double cleansing merupakan metode membersihkan wajah dalam dua tahap menggunakan pembersih berbahan dasar minyak atau produk pengangkat kotoran, kemudian dilanjutkan dengan facial wash.
Metode ini dapat membantu mengangkat makeup, tabir surya, minyak, dan kotoran yang menempel pada kulit. Namun, tidak semua orang harus melakukannya setiap hari.
Hal terpenting dalam menjaga kebersihan wajah adalah memilih produk yang sesuai dengan kondisi kulit, membersihkan wajah secara lembut, dan tidak melakukannya secara berlebihan.
Next News

Kandungan Likopen dalam Tomat dan Manfaatnya bagi Tubuh
in 6 hours

Mengapa Ikan Patin Cocok Diolah Menjadi Pindang?
in 6 hours

Kandungan Beta-Karoten dalam Wortel dan Perannya bagi Tubuh
in 6 hours

Kebiasaan Menyimpan Kentang di Kulkas dan Dampaknya terhadap Rasa
in 6 hours

Cara Tradisional Mengolah Sagu Menjadi Papeda yang Lezat
in 6 hours

Dari Kotoran Sapi Menjadi Pupuk Organik dan Biogas
in 5 hours

Mengapa Teh Terasa Lebih Pahit Jika Diseduh Terlalu Lama?
in 5 hours

Jalan Kaki Tanpa Alas Kaki, Kebiasaan Sehat atau Justru Berisiko?
in 5 hours

Mengenal Love Language dan Perbedaan Cara Seseorang Menunjukkan Kasih Sayang
in 3 hours

Alasan Seseorang Membutuhkan Waktu Sendiri Meski Sudah Memiliki Pasangan
in 3 hours





