Minggu, 17 Mei 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

5 Fakta Menarik Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Tersibuk di Indonesia

RAU - Sunday, 17 May 2026 | 12:10 PM

Background
5 Fakta Menarik Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Tersibuk di Indonesia

Bandara Internasional Soekarno-Hatta atau yang akrab disebut Bandara Soetta merupakan salah satu bandara paling sibuk di Indonesia bahkan Asia. Bandara yang berada di Tangerang, Banten ini menjadi pusat penerbangan domestik dan internasional dengan jutaan penumpang setiap tahunnya.

Selain dikenal sebagai bandara terbesar di Indonesia, ternyata Bandara Soetta juga memiliki sejumlah fakta menarik yang mungkin belum banyak diketahui masyarakat.

Berikut ulasan lengkapnya.

1. Menggantikan Bandara Kemayoran

Sebelum Bandara Soekarno-Hatta beroperasi, Indonesia lebih dulu memiliki Bandara Internasional Kemayoran yang dibangun sejak era 1940-an.

Namun, seiring meningkatnya kebutuhan transportasi udara dan kapasitas penumpang, pemerintah membangun Bandara Soekarno-Hatta pada era 1970-an sebagai pengganti Bandara Kemayoran.



Bandara Soetta resmi beroperasi pada tahun 1985 dan sejak saat itu menjadi pusat penerbangan utama Indonesia.

Sementara itu, kawasan bekas Bandara Kemayoran kini telah berubah fungsi menjadi area bisnis dan lokasi Jakarta International Expo (JIExpo).

2. Dirancang oleh Arsitek Asal Prancis

Terminal awal Bandara Soekarno-Hatta dirancang oleh arsitek terkenal asal Prancis bernama Paul Andreu.

Ia dikenal sebagai perancang berbagai bandara internasional ternama di dunia, seperti:

  • Bandara Pudong Shanghai
  • Bandara Abu Dhabi
  • Bandara Ninoy Aquino Manila

Desain Bandara Soetta dibuat dengan konsep tropis khas Indonesia yang memadukan unsur tradisional dan modern.



3. Memiliki Fasilitas Kereta Bandara

Untuk mempermudah mobilitas penumpang, Bandara Soekarno-Hatta kini dilengkapi layanan kereta bandara yang menghubungkan pusat Jakarta dengan area bandara.

Kereta bandara melayani rute:

  • Stasiun Sudirman Baru
  • Duri
  • Batu Ceper
  • Bandara Soekarno-Hatta

Waktu perjalanan dari pusat kota menuju bandara berkisar antara 40 hingga 55 menit tergantung kondisi perjalanan.

Kehadiran fasilitas ini membantu mengurangi kemacetan sekaligus mempercepat akses menuju bandara.

4. Mengusung Nuansa Budaya Indonesia

Salah satu hal yang membuat Bandara Soekarno-Hatta unik adalah desain arsitekturnya yang kental dengan budaya Indonesia.



Terminal 1 dan Terminal 2 memiliki bentuk bangunan menyerupai rumah adat Joglo khas Jawa. Selain itu, berbagai ornamen interior juga mengadopsi unsur budaya Nusantara seperti:

  • Ukiran Jawa
  • Sentuhan Bali
  • Motif Sumatera
  • Dekorasi khas Papua

Konsep ini membuat Bandara Soetta terasa lebih identik dengan karakter budaya Indonesia.

5. Menjadi Salah Satu Bandara Tersibuk di Asia

Bandara Soekarno-Hatta termasuk salah satu bandara dengan jumlah penumpang terbesar di Asia.

Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah penumpang yang dilayani mencapai puluhan juta orang per tahun, baik untuk penerbangan domestik maupun internasional.

Besarnya kapasitas dan tingginya aktivitas penerbangan membuat Bandara Soetta masuk daftar bandara tersibuk di dunia berdasarkan jumlah penumpang.



Perkembangan Bandara Soekarno-Hatta

Seiring meningkatnya jumlah penumpang, Bandara Soetta terus melakukan pengembangan fasilitas dan infrastruktur.

Beberapa pembaruan yang dilakukan antara lain:

  • Revitalisasi terminal
  • Penambahan jalur transportasi
  • Modernisasi sistem keamanan
  • Pengembangan area komersial
  • Peningkatan layanan digital

Pengembangan tersebut dilakukan agar Bandara Soetta mampu bersaing dengan bandara internasional lain di Asia.

Bandara Soekarno-Hatta bukan sekadar pusat transportasi udara terbesar di Indonesia, tetapi juga simbol perkembangan infrastruktur nasional.

Dengan desain yang mengangkat budaya Indonesia serta fasilitas modern yang terus berkembang, Bandara Soetta berhasil menjadi salah satu bandara paling penting di kawasan Asia.