12 Manfaat Jantung Pisang untuk Kesehatan, Bisa Tingkatkan Produksi ASI hingga Cegah Penuaan
RAU - Wednesday, 13 May 2026 | 01:45 PM


Di Indonesia, jantung pisang kerap diolah menjadi tumisan, gulai, hingga lalapan. Menariknya, di Thailand, jantung pisang juga populer dikonsumsi untuk membantu meningkatkan produksi ASI. Selain lezat dan mudah diolah, bahan pangan ini ternyata menyimpan banyak manfaat kesehatan.
Kandungan Gizi Jantung Pisang
Jantung pisang adalah bunga dari pohon pisang yang berbentuk kuncup besar berwarna merah keunguan. Dalam 100 gram jantung pisang, terkandung berbagai zat gizi berikut:
Air: 90,2 g
Protein: 1,2 g
Lemak: 0,3 g
Karbohidrat: 7,1 g
Serat: 3,2 g
Kalsium: 30 mg
Fosfor: 50 mg
Zat besi: 0,1 mg
Natrium: 3 mg
Kalium: 524 mg
Tembaga: 0,09 mg
Seng: 0,3 mg
Beta-karoten: 201 mcg
Karoten total: 170 mcg
Vitamin B1 (Thiamin): 0,05 mg
Vitamin B2 (Riboflavin): 0,03 mg
Vitamin B3 (Niasin): 0,8 mg
Vitamin C: 10 mg
Selain itu, jantung pisang juga mengandung flavonoid, tanin, saponin, glikosida, dan steroid yang berperan sebagai antioksidan dan antiinflamasi alami.
Manfaat Jantung Pisang bagi Kesehatan
1. Meningkatkan Produksi ASI
Penelitian dalam jurnal Journal of Neonatal Nursing menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak jantung pisang dapat membantu meningkatkan produksi ASI pada ibu dengan bayi prematur. Senyawa di dalamnya berpotensi bertindak sebagai galactagogue alami, yaitu zat yang merangsang produksi ASI.
2. Mengatasi Pembesaran Prostat Jinak (BPH)
Studi dalam jurnal in Vivo menemukan bahwa ekstrak jantung pisang dapat membantu mengurangi pembesaran prostat jinak atau BPH. Kandungan asam sitrat, taurin, asam pantotenat, dan nikotinat berperan sebagai antiinflamasi dan antiproliferasi.
3. Menangkal Radikal Bebas
Kandungan flavonoid dan polifenol pada jantung pisang membantu melawan radikal bebas penyebab stres oksidatif yang berisiko memicu penyakit kronis, termasuk gangguan jantung dan kanker.
4. Menjaga Daya Tahan Tubuh
Antioksidan dalam jantung pisang membantu melindungi sel imun dari kerusakan akibat radikal bebas sehingga sistem kekebalan tubuh tetap optimal.
5. Membantu Menurunkan Berat Badan
Kandungan seratnya membuat Anda kenyang lebih lama, sehingga membantu mengontrol nafsu makan dan mendukung program penurunan berat badan.
6. Mengontrol Kadar Gula Darah
Penelitian dalam jurnal PLOS ONE menunjukkan bahwa ekstrak jantung pisang dapat membantu menurunkan kadar gula darah pada hewan uji diabetes dengan memperbaiki fungsi sel beta pankreas.
7. Menjaga Kesehatan Pencernaan
Serat pada jantung pisang membantu melancarkan buang air besar, mencegah sembelit, serta berfungsi sebagai prebiotik yang menyehatkan bakteri baik di usus.
8. Mengurangi Kadar Kolesterol
Menurut Harvard Health Publishing, serat dapat memperlambat penyerapan lemak dalam sistem pencernaan, sehingga membantu menjaga kadar kolesterol tetap stabil dan menurunkan risiko penyakit jantung.
9. Menjaga Kesehatan Tulang
Kalsium dan fosfor dalam jantung pisang berperan penting dalam menjaga kepadatan tulang. Selain itu, senyawa quercetin berpotensi menghambat aktivitas osteoklas (sel perusak tulang).
10. Mengurangi Perdarahan Berlebihan Saat Menstruasi
Studi dalam jurnal Bioinformation menunjukkan konsumsi jantung pisang dapat membantu mengurangi perdarahan berlebih (menoragia) dengan meningkatkan hormon progesteron.
11. Mengurangi Gejala Kecemasan
Kandungan magnesium di dalamnya membantu menurunkan kadar hormon stres (kortisol) dan menyeimbangkan neurotransmiter di otak, sehingga berpotensi meredakan gejala gangguan kecemasan.
12. Mencegah Tanda Penuaan Kulit
Antioksidan seperti flavonoid dan tanin membantu melindungi sel kulit dari kerusakan akibat radikal bebas, sehingga mengurangi risiko munculnya keriput dan garis halus.
Jantung pisang bukan hanya bahan makanan tradisional yang lezat, tetapi juga kaya manfaat bagi kesehatan. Dari membantu meningkatkan produksi ASI hingga menjaga kesehatan jantung dan kulit, kandungan gizinya mendukung berbagai fungsi tubuh.
Untuk memperoleh manfaatnya, Anda bisa mengolahnya menjadi tumis, gulai, sup, atau salad sesuai selera.
Next News

Memasak dengan Mengukus dan Merebus, Mana yang Lebih Baik untuk Mempertahankan Nutrisi?
in an hour

Prebiotik dan Probiotik, Dua Komponen yang Berperan dalam Kesehatan Pencernaan
in an hour

Kandungan Omega-3 pada Ikan Kembung yang Baik untuk Menunjang Fungsi Otak
in 42 minutes

Manfaat Madu untuk Kesehatan dan Cara Mengonsumsinya
in 41 minutes

Keunikan Buah Markisa yang Memiliki Banyak Biji
in 39 minutes

In This Economy, Strategi Menghadapi Kenaikan Harga Kebutuhan Sehari-hari
in 38 minutes

In This Economy, Cara Menghindari Kebiasaan Membeli Barang karena FOMO
in 36 minutes

Daripada Membeli Minuman Mahal, Sebaiknya Buat Minuman Sehat di Rumah
in 17 minutes

Daripada Menghabiskan Waktu untuk Scroll Media Sosial, Sebaiknya Lakukan Hal Produktif
in 14 minutes

Daripada Membeli Barang karena Tren, Sebaiknya Pertimbangkan Kebutuhannya
in 13 minutes





