Jumat, 15 Mei 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Asal Usul Istilah Sembako dan Perkembangannya di Indonesia

Laila - Wednesday, 13 May 2026 | 05:54 PM

Background
Asal Usul Istilah Sembako dan Perkembangannya di Indonesia

Pengertian Sembako

Istilah sembako merupakan singkatan dari sembilan bahan pokok. Kata ini sudah sangat dikenal dan digunakan secara luas oleh masyarakat Indonesia untuk merujuk pada kebutuhan pangan utama yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sembako bukan sekadar istilah populer, melainkan bagian dari kebijakan pemerintah dalam mengatur stabilitas harga dan distribusi bahan kebutuhan dasar masyarakat.

Asal-Usul Istilah Sembako

Secara historis, istilah sembako mulai dikenal luas pada era pemerintahan Soeharto. Pada masa itu, pemerintah menetapkan sembilan komoditas utama yang harus dijaga ketersediaan dan kestabilan harganya demi menjaga ketahanan pangan nasional.

Kebijakan tersebut bertujuan untuk melindungi daya beli masyarakat, terutama kelompok ekonomi menengah ke bawah, agar tetap dapat memenuhi kebutuhan dasarnya.

Apa Saja yang Termasuk Sembilan Bahan Pokok?

Secara umum, sembilan bahan pokok yang dimaksud meliputi:



  1. Beras
  2. Gula pasir
  3. Minyak goreng
  4. Daging (sapi dan ayam)
  5. Telur
  6. Susu
  7. Jagung
  8. Minyak tanah atau bahan bakar rumah tangga
  9. Garam

Dalam perkembangannya, daftar ini dapat mengalami penyesuaian mengikuti kondisi ekonomi dan kebijakan pemerintah.

Perkembangan Istilah Sembako Saat Ini

Seiring waktu, makna sembako mengalami perluasan dalam praktik sehari-hari. Masyarakat kerap menggunakan istilah ini untuk menyebut berbagai kebutuhan dapur atau bahan makanan pokok secara umum, meskipun tidak selalu terbatas pada sembilan komoditas awal.

Di berbagai program bantuan sosial, istilah sembako juga digunakan untuk menggambarkan paket bantuan kebutuhan pokok yang diberikan kepada masyarakat.

Pentingnya Stabilitas Sembako

Ketersediaan dan kestabilan harga sembako memiliki dampak langsung terhadap inflasi dan kondisi ekonomi nasional. Lonjakan harga bahan pokok sering kali memicu keresahan sosial dan menurunkan daya beli masyarakat.

Karena itu, pemerintah secara berkala melakukan intervensi pasar, operasi pasar, serta pengawasan distribusi untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan.



Sembako adalah singkatan dari sembilan bahan pokok yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat Indonesia. Istilah ini lahir dari kebijakan ekonomi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan. Hingga kini, sembako tetap menjadi istilah penting dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.