Kaki Sering Kesemutan? Ini 6 Penyakit yang Bisa Jadi Penyebabnya
RAU - Wednesday, 13 May 2026 | 03:02 PM


Pernah merasakan kaki tiba-tiba terasa kebas, seperti tertusuk-tusuk atau mati rasa? Kondisi ini dikenal sebagai kesemutan. Biasanya, kesemutan terjadi karena terlalu lama duduk bersila, berlutut, atau menekan kaki dalam satu posisi dalam waktu yang lama.
Meski sering dianggap sepele, kesemutan juga bisa menjadi sinyal adanya gangguan kesehatan tertentu dalam tubuh.
Secara umum, kesemutan muncul ketika aliran darah menuju saraf terganggu akibat tekanan pada bagian tubuh tertentu. Sensasinya bisa berupa rasa terbakar, tertusuk, geli, hingga mati rasa pada satu atau kedua kaki. Dalam banyak kasus, kondisi ini hanya berlangsung sementara dan akan hilang setelah posisi tubuh berubah dan aliran darah kembali normal.
Namun, jika kesemutan terjadi terus-menerus atau dalam jangka panjang, hal ini bisa menjadi tanda penyakit tertentu.
Penyebab Kaki Sering Kesemutan
Berikut beberapa kondisi kesehatan yang dapat ditandai dengan gejala kesemutan pada kaki:
1. Penyakit Sistemik
Kesemutan yang berlangsung lama dan bersifat kronis dapat menjadi tanda penyakit sistemik, yaitu gangguan yang memengaruhi kondisi tubuh secara menyeluruh.
Beberapa penyebabnya antara lain gangguan hormon seperti hipotiroidisme, tumor saraf, gangguan ginjal, penyakit hati, hingga kelainan darah. Kondisi-kondisi ini dapat memengaruhi fungsi saraf sehingga memicu sensasi kebas dan kesemutan.
2. Saraf Kejepit
Saraf kejepit juga menjadi salah satu penyebab umum kaki kesemutan. Salah satu kondisi yang sering dikaitkan adalah herniasi nukleus pulposus (HNP), yaitu gangguan pada bantalan tulang belakang yang menekan saraf.
Tekanan tersebut bisa menimbulkan rasa kebas, kesemutan, bahkan nyeri yang menjalar ke kaki.
3. Kekurangan atau Kelebihan Vitamin
Vitamin memiliki peran penting dalam menjaga fungsi saraf. Kekurangan vitamin tertentu, terutama vitamin B12, dapat menyebabkan kerusakan saraf yang memicu kesemutan, khususnya di area kaki.
Sebaliknya, kelebihan vitamin juga dapat berdampak negatif. Konsumsi vitamin B6 dalam jumlah berlebihan misalnya, bisa menimbulkan gangguan saraf yang menyebabkan kesemutan pada tangan dan kaki.
4. Keracunan
Penumpukan zat beracun dalam tubuh juga dapat memicu kesemutan. Keracunan bisa terjadi akibat paparan bahan kimia tertentu, zat berbahaya, maupun efek samping obat-obatan.
Zat-zat tersebut dapat mengganggu fungsi saraf dan memunculkan sensasi kebas pada kaki.
5. Diabetes
Diabetes merupakan salah satu penyebab kesemutan yang paling sering terjadi. Kondisi ini dikenal sebagai neuropati diabetik, yaitu kerusakan saraf akibat kadar gula darah yang tinggi.
Penderita diabetes biasanya merasakan mati rasa yang disertai kesemutan pada kedua kaki, dan dalam beberapa kasus bisa menjalar hingga ke tangan.
6. Konsumsi Alkohol Berlebihan
Kebiasaan mengonsumsi alkohol secara berlebihan dapat merusak saraf. Selain itu, pecandu alkohol juga rentan mengalami kekurangan tiamin (vitamin B1) dan vitamin penting lainnya.
Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan saraf yang memicu kesemutan pada kaki.
Kekurangan Vitamin yang Bisa Menyebabkan Kesemutan
Beberapa vitamin yang berperan penting dalam menjaga kesehatan saraf antara lain:
Vitamin B12
Berfungsi menjaga kesehatan sel saraf dan membantu pembentukan sel darah merah. Kekurangannya dapat menyebabkan kerusakan saraf serta anemia pernisiosa.
1.Vitamin B1 (Tiamin)
Berperan dalam metabolisme energi sel saraf. Kekurangan tiamin dapat menyebabkan penyakit beri-beri yang memengaruhi sistem saraf.
2.Vitamin B6 (Piridoksin)
Mendukung fungsi saraf dan pembentukan neurotransmiter. Kekurangan vitamin ini memang jarang terjadi, tetapi tetap bisa memicu gangguan saraf.
3.Vitamin E
Sebagai antioksidan, vitamin E membantu melindungi saraf dari kerusakan akibat radikal bebas. Kekurangannya dapat menyebabkan gangguan saraf, termasuk kesemutan.
Cara Mengatasi Kaki Kesemutan
Untuk mengurangi kesemutan, Anda bisa melakukan beberapa langkah berikut:
Ubah posisi tubuh dan lakukan peregangan secara berkala.
Pijat ringan area kaki untuk memperlancar sirkulasi darah.
Pastikan asupan vitamin B dan mineral seperti kalium tercukupi.
Hindari kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol berlebihan.
Rutin berolahraga untuk meningkatkan sirkulasi darah.
Konsultasikan ke dokter jika kesemutan disebabkan kondisi medis tertentu.
Cara Mencegah Kaki Sering Kesemutan
Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain:
Hindari duduk atau berdiri terlalu lama dalam satu posisi.
Lakukan peregangan secara teratur.
Jaga berat badan tetap ideal.
Konsumsi makanan bergizi seimbang.
Batasi konsumsi alkohol.
Kelola penyakit seperti diabetes dengan baik.
Kesemutan memang sering kali bersifat sementara dan tidak berbahaya. Namun, jika terjadi berulang, berlangsung lama, atau disertai gejala lain, sebaiknya segera periksakan diri ke tenaga medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Next News

7 Rahasia Atasi Rambut Singa Akibat Cuaca Lembap Indonesia
in 6 hours

Lumba-lumba tidur dengan satu mata terbuka
in 7 hours

Asal Usul Istilah Sembako dan Perkembangannya di Indonesia
in 6 hours

Jumlah Pohon di Bumi Ternyata Melebihi Bintang di Galaksi Bima Sakti
in 6 hours

Waspada Kebiasaan Mengunyah Satu Sisi: Risiko Asimetri Wajah hingga Gangguan Sendi Rahang
in 6 hours

Begadang dan Rasa Lapar di Malam Hari: Penjelasan Ilmiah di Balik Keinginan Makan Berlebih
in 6 hours

Sering Dianggap Cuek, Ternyata Pencinta Kucing Cenderung Lebih Empatik dan Peka Secara Emosional
in 6 hours

Mengapa Burung Hantu Bisa Memutar Kepala 270 Derajat?
in 6 hours

12 Manfaat Jantung Pisang untuk Kesehatan, Bisa Tingkatkan Produksi ASI hingga Cegah Penuaan
in 2 hours

6 Cara Merawat Tanaman Dapur agar Tetap Subur dan Tahan Lama di Rumah
in 2 hours





