2027 Dipastikan Gaji Guru Tidak Naik, Pemerintah Optimalkan Fasilitas Sekolah dan MBG
Liaa - Sunday, 16 August 2026 | 08:22 AM


Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menekankan, bahwa Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 tidak memasukkan alokasi anggaran tambahan untuk kenaikan gaji guru . Hal ini sekaligus memperjelas arah kebijakan belanja pegawai sektor pendidikan pada tahun anggaran mendatang yang tengah digodok pemerintah.
Menurut Purbaya, pemerintah saat ini fokus mengoptimalkan pagu anggaran pendidikan yang ada untuk berbagai program peningkatan mutu pembelajaran, termasuk pembangunan fasilitas sekolah unggul serta program pemenuhan gizi nasional melalui Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kendati demikian, penyesuaian alokasi anggaran belanja pegawai tersebut masih sangat dinamis dan bergantung pada perkembangan kapasitas fiskal negara di masa mendatang.
Bukan berarti enggak mungkin, kan bisa saja sambil berjalannya waktu nanti kalau emang kita punya uang lebih dan emang dibutuhkan, kita bisa tambah juga, tapi sekarang belum direncanakan," ujar Purbaya selepas konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan 2027 di kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Adapun, pemerintah menetapkan alokasi anggaran pendidikan dalam RAPBN 2027 sebesar Rp820,9 triliun, di mana Rp240 triliun di antaranya akan diplot khusus untuk mendanai program MBG. Menurut Purbaya, salah satu fokus utama dari pemanfaatan dana pendidikan tahun depan tersebut difungsikan untuk menyasar 60,6 juta jiwa penerima manfaat program MBG.
Porsi pembiayaan program nutrisi tersebut setara dengan 29,23% dari keseluruhan pagu belanja pendidikan tahun 2027 rancangan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang bernilai Rp820,9 triliun.
Secara kumulatif, nilai Rp820,9 triliun dalam draf anggaran pendidikan ini mencatatkan kenaikan sekitar 13,9% apabila disandingkan dengan anggaran pendidikan tahun 2026 yang berada di angka Rp720,8 triliun.
Purbaya menekankan bahwa dana pendidikan di tahun 2027 bakal didistribusikan secara optimal untuk mempermudah akses sekaligus mendongkrak mutu pembelajaran secara inklusif, seperti melalui penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) bagi 22,1 juta murid serta Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang ditargetkan menyasar 1,1 juta mahasiswa.
Next News

Wabup Madina Serahkan Tali Asih Kepada Keluarga Veteran dan Pahlawan Perintis di Kotanopan
7 hours ago

Kodaeral I Dan BC Gagalkan 400 Koli Pakaian Bekas Dari Malaysia Masuk Sumut
7 hours ago

CPNS 2026 Dibuka Agustus, Ada 4.770 Formasi Sekolah Kedinasan di 9 Instansi
7 hours ago

Sambut HUT ke-81 RI, Pemko Medan Gelar Gotong Royong Serentak di 21 Kecamatan
10 hours ago

Gempa M7,7 Guncang Flores NTT, 1.267 Personel TNI Dikerahkan Tangani Dampak Bencana
12 hours ago

Dihantam Badai dan Gelombang Tinggi, Kapal Mentawai Fast 01 Kandas di Muaro Padang, 306 Orang Selamat
12 hours ago

Gunung Sinabung Masih Level II, Warga Karo Diminta Waspada dan Hindari Radius Bahaya
12 hours ago

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan
18 hours ago

Bisnis Read English Version Translate Berita Bahasa Inggris Produksi 1 Juta Unit, Industri Molinas Bakal Dapat Insentif dari Pemerintah
18 hours ago

Gibran Kukuhkan 76 Anggota Paskibraka 2026 di Istana Negara
19 hours ago





