Minggu, 10 Mei 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

World Lupus Day: Penyakit yang Membuat Tubuh Menyerang Dirinya Sendiri

Laila - Sunday, 10 May 2026 | 08:28 PM

Background
World Lupus Day: Penyakit yang Membuat Tubuh Menyerang Dirinya Sendiri

Di dalam tubuh manusia, sistem imun seharusnya bertugas:

•melawan virus

•melawan bakteri

•melindungi tubuh dari penyakit

Namun pada penderita lupus,



sistem pertahanan tubuh justru menyerang tubuhnya sendiri.

Kondisi inilah yang dikenal sebagai Lupus.

Lupus adalah penyakit autoimun yang membuat sistem imun menyerang tubuh sendiri

Penyakit ini termasuk autoimun kronis yang dapat menyerang:

•kulit



•sendi

•darah

•paru-paru

•ginjal

•otak



Karena gejalanya sangat beragam:

lupus sering dijuluki "penyakit seribu wajah".


Apa Tujuan Peringatan World Lupus Day?

World Lupus Day diperingati setiap



10 Mei.

Peringatan ini bertujuan:

meningkatkan •kesadaran masyarakat

•mendukung penderita lupus

•mendorong deteksi dan penanganan lebih cepat



Karena hingga kini:

masih banyak penderita lupus yang terlambat terdiagnosis.

Kenapa lupus sulit dikenali?

Salah satu tantangan terbesar lupus adalah

gejalanya sering mirip penyakit lain.



Misalnya:

•mudah lelah

•nyeri sendi

•demam berulang

•rambut rontok



•ruam kulit

•tubuh terasa lemah

Pada sebagian pasien,

gejala muncul hilang-timbul.

Kadang membaik lalu kambuh lagi.



Akibatnya, banyak orang tidak sadar bahwa mereka mengalami penyakit autoimun.

Lupus lebih sering menyerang perempuan

Menurut World Health Organization (WHO)⁠, lupus lebih banyak ditemukan pada perempuan, terutama usia produktif.

Para peneliti menduga:

•faktor hormon



•genetik

•sistem imun

ikut memengaruhi risiko penyakit ini.

Apa yang terjadi pada tubuh penderita lupus?

Pada kondisi normal:



sistem imun menyerang benda asing berbahaya

Namun pada lupus:

tubuh salah mengenali jaringan sehat sebagai ancaman.

Akibatnya:

•muncul peradangan kronis



•organ tertentu bisa mengalami kerusakan

Dalam kasus berat:

•ginjal

•jantung

•paru-paru



dapat ikut terdampak.

Gejala yang sering tidak dianggap serius

Banyak penderita lupus awalnya hanya merasa

cepat lelah,pegal, dan

kurang fit.



Karena terlihat "baik-baik saja" dari luar,

penderita lupus kadang sulit dipahami oleh orang di sekitar lingkungannya.

Padahal tubuh mereka bisa sedang mengalami peradangan internal yang serius.

Bagaimana kondisi lupus di Indonesia?

Kesadaran masyarakat tentang lupus di Indonesia masih relatif rendah.



Beberapa tantangan yang sering dihadapi pasien:

•keterlambatan diagnosis

•biaya pengobatan jangka panjang

•kurangnya pemahaman lingkungan sekitar

Padahal lupus termasuk penyakit yang membutuhkan:



•kontrol rutin

•pengobatan berkelanjutan

•pemantauan kondisi tubuh secara berkala

Apakah lupus bisa disembuhkan?

Hingga saat ini:



lupus belum memiliki obat yang benar-benar menyembuhkan total.

Namun dengan pengobatan dan pemantauan yang tepat,

banyak penderita tetap dapat menjalani aktivitas normal.

Penanganan biasanya bertujuan:

•mengontrol gejala



•mengurangi peradangan

•mencegah kerusakan organ

Kenapa awareness penting?

Karena banyak gejala lupus tidak terlihat jelas.

Penderita sering dianggap hanya "kelelahan biasa"



Padahal dukungan

keluarga, teman, dan

lingkungan kerja

sangat penting bagi kondisi mental dan fisik pasien.