Minggu, 10 Mei 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Mental Health Awareness Month: Saat Kelelahan Mental Tidak Terlihat Dari Luar

Laila - Sunday, 10 May 2026 | 08:51 PM

Background
Mental Health Awareness Month: Saat Kelelahan Mental Tidak Terlihat Dari Luar

Tidak semua orang yang tersenyum sedang benar-benar baik-baik saja.

Di era modern

banyak orang tetap bekerja,

tetap aktif di media sosial,

tetap bercanda dengan teman,



tetap terlihat "normal",

padahal di dalam dirinya

mereka bisa sedang sangat lelah secara mental.

Inilah salah satu alasan mengapa ada peringatan Mental Health Awareness Month setiap bulan Mei.

Peringatan ini bertujuan:



•meningkatkan kesadaran masyarakat

•mengurangi stigma kesehatan mental

•mendorong orang mencari bantuan saat membutuhkan

Kenapa kesehatan mental sering sulit terlihat?

Berbeda dengan luka fisik,



gangguan mental tidak selalu terlihat dari luar.

Seseorang bisa

tetap datang bekerja,

tetap tersenyum,

tetap terlihat produktif,



meski sebenarnya mengalami kecemasan,

burnout, stres berat,

depresi, dan kelelahan emosional.

Karena itu banyak orang baru menyadari kondisi mentalnya setelah tubuh mulai ikut terdampak.




Dunia modern membuat manusia semakin lelah?

Perkembangan teknologi memang membuat hidup lebih cepat dan praktis.

Namun di saat yang sama,manusia terus terhubung dengan pekerjaan.

Notifikasi tidak pernah berhenti, media sosial memicu perbandingan hidup, tekanan produktivitas semakin tinggi.

Akibatnya:



otak manusia modern jarang benar-benar beristirahat.

Kenapa banyak orang merasa harus "tetap kuat"?

Di banyak lingkungan,

kesehatan mental masih dianggap tabu

orang takut terlihat lemah.



Sebagian merasa harus selalu terlihat baik-baik saja.

Padahal menurut World Health Organization (WHO)⁠:

kesehatan mental merupakan bagian penting dari kesehatan manusia secara keseluruhan.


Apa itu burnout?



Salah satu istilah yang semakin sering dibahas adalah: Burnout.

Burnout biasanya dikaitkan dengan:

•stres berkepanjangan

•tekanan kerja

•kelelahan emosional dan mental



Gejalanya bisa berupa:

•kehilangan motivasi

•mudah lelah

•sulit fokus

•merasa kosong secara emosional



Media sosial juga ikut memengaruhi?

Banyak penelitian menunjukkan:

media sosial dapat memengaruhi kondisi mental sebagian orang.

Karena manusia cenderung membandingkan diri

melihat kehidupan orang lain yang tampak sempurna, dan



merasa tertinggal.

Padahal yang terlihat di internet sering hanya bagian terbaik kehidupan seseorang.

Kenapa manusia tetap butuh istirahat mental?

Tubuh manusia tidak dirancang untuk

bekerja terus-menerus tanpa jeda, dan



menerima informasi tanpa henti.

Otak juga membutuhkan:

•tidur cukup

•waktu tenang

•interaksi sosial sehat



•jeda dari tekanan

Karena kesehatan mental juga memengaruhi cara manusia berpikir, merasa, dan menjalani hidup sehari-hari.


Bagaimana di Indonesia?

Kesadaran tentang kesehatan mental di Indonesia mulai meningkat dalam beberapa tahun terakhir.



Namun stigma masih ada.

Sebagian orang masih takut dianggap lemah,

dicap berlebihan, dan

tidak dipahami lingkungan sekitar.

Padahal mencari bantuan profesional



sama pentingnya seperti memeriksakan penyakit fisik.

Mental Health Awareness Month bukan sekadar tren internet.

Peringatan ini bukan hanya tentang unggahan media sosial atau kutipan motivasi.

Lebih dari itu,

ini adalah pengingat bahwa manusia tidak harus selalu terlihat kuat setiap saat.



Beristirahat,

meminta bantuan, atau

mengakui diri sedang lelah,

juga merupakan bagian penting dari menjaga kesehatan.

Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik.



Di tengah kehidupan modern yang serba cepat dan penuh tekanan, banyak orang terlihat baik-baik saja meski sebenarnya sedang kelelahan secara emosional. Kesadaran, dukungan, dan pemahaman menjadi hal penting agar kesehatan mental tidak lagi dianggap sepele.