Waspada!Perut Buncit Bukan Hanya Sekadar Lemak Biasa.
Tata - Wednesday, 25 February 2026 | 06:28 AM


Banyak orang mengira perut buncit hanya soal penampilan. Namun secara ilmiah, ada dua jenis lemak utama di area perut:
1.Lemak subkutan – berada tepat di bawah kulit.
2 Lemak visceral – berada lebih dalam, mengelilingi organ seperti hati, pankreas, dan usus.
Lemak visceral bersifat metabolik aktif dan menghasilkan zat kimia inflamasi (sitokin) yang dapat mengganggu fungsi hormon dan metabolisme tubuh.
Mengapa Lemak Visceral Berbahaya?
Lemak visceral tidak hanya "menyimpan energi", tetapi juga:
••Meningkatkan resistensi insulin
••Memicu peradangan kronis tingkat rendah
••Meningkatkan kadar trigliserida
••Menurunkan kolesterol baik (HDL)
Akumulasi lemak visceral berhubungan kuat dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke.
Selain itu, studi dari National Institutes of Health menunjukkan bahwa orang dengan lingkar pinggang besar memiliki risiko lebih tinggi mengalami sindrom metabolik, bahkan jika indeks massa tubuh (BMI) masih dalam kategori normal.
Kenapa Bisa Terjadi pada Orang yang Tidak Terlihat Gemuk?
Inilah yang sering mengejutkan.
Seseorang bisa terlihat kurus, tetapi memiliki kadar lemak visceral tinggi. Kondisi ini disebut sebagai TOFI (Thin Outside, Fat Inside).
Faktor penyebabnya antara lain:
•Kurang aktivitas fisik
•Pola makan tinggi gula dan karbohidrat olahan
•Kurang tidur
•Stres kronis (kortisol tinggi mendorong penumpukan lemak perut)
•Faktor genetik
Lemak visceral lebih responsif terhadap perubahan gaya hidup ,artinya, ia bisa berkurang cukup signifikan dengan olahraga teratur dan perbaikan pola makan.
Tanda yang Perlu Diwaspadai
•Lingkar pinggang
> 80 cm (wanita Asia)
90 cm ( pria Asia)
•Tekanan darah mulai naik
•Gula darah meningkat
•Trigliserida tinggi
Secara fisiologis, lemak visceral yang berlebihan memicu kondisi yang disebut low-grade chronic inflammation atau peradangan kronis ringan—yang menjadi akar banyak penyakit degeneratif.
Bagaimana Cara Menguranginya?
Secara ilmiah terbukti:
✔️ Olahraga aerobik rutin (jalan cepat 30–45 menit)
✔️ Latihan kekuatan
✔️ Mengurangi gula tambahan
✔️ Tidur cukup 7–9 jam
✔️ Mengelola stres
Olahraga kardio secara konsisten adalah metode paling efektif untuk mengurangi lemak visceral dibanding diet saja.
Next News

Mengapa Mie Ayam yang Sudah Dingin Cenderung Menggumpal? Ini Penjelasan Ilmiahnya
12 hours ago

Gelembung di Permukaan Kolam Bisa Menjadi Petunjuk Adanya Gas yang Terlepas
12 hours ago

Warna Hijau pada Air Tidak Selalu Menandakan Air Tersebut Bersih, Ini Penjelasannya
12 hours ago

Panorama Gurun Tidak Selalu Berwarna Cokelat, Ada yang Memiliki Nuansa Merah
12 hours ago

Mengapa Kita Bisa Tersentak saat Baru Mulai Tertidur? Ini Penjelasan Ilmiahnya
12 hours ago

Mengapa Gelas Kaca Terkadang Mengeluarkan Bunyi Nyaring saat Diisi Air? Ini Penjelasannya
12 hours ago

Gelas Kaca Bisa Pecah saat Dituangi Air Panas, Ini Penyebabnya
12 hours ago

Mengapa Tulisan di Cermin Terlihat Terbalik dari Kiri ke Kanan? Ini Penjelasan Ilmiahnya
12 hours ago

Pemandangan Sawah Bertingkat Menunjukkan Cara Manusia Beradaptasi dengan Alam
12 hours ago

Mengapa Pemandangan Pegunungan Terlihat Berlapis saat Dilihat dari Kejauhan? Ini Penjelasan Ilmiahnya
12 hours ago





