Wabup Tapsel Hadiri Penutupan TMMD ke-127 di Angkola Sangkunur, Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat Bangun Desa
RAU - Friday, 13 March 2026 | 03:17 AM


TAPANULI SELATAN – Wakil Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Jafar Syahbuddin Ritonga menghadiri upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Bola Sarasi, Kelurahan Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangkunur, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan penutupan TMMD yang mengusung tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa" tersebut dipimpin oleh Mayor Inf Hasbullah Nazaruddin.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Tapanuli Selatan H. Jafar Syahbuddin Ritonga membacakan sambutan Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat datang kepada Irdam I/Bukit Barisan Brigjen TNI Josafath M. Robert Duka, S.I.P., di bumi Dalihan Natolu Tapanuli Selatan.
Bupati menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program TMMD yang dinilai sangat membantu percepatan pembangunan di daerah, khususnya di wilayah yang terdampak bencana.
"Hari ini kita menutup program TMMD yang telah dilaksanakan selama satu bulan. Kami sangat berterima kasih kepada TNI karena manfaat program ini benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya di Kecamatan Angkola Sangkunur. Dari 15 kecamatan di Tapanuli Selatan, sebanyak 14 kecamatan terdampak pascabencana 25 November 2025 lalu," ujar Wakil Bupati saat membacakan sambutan Bupati.
Ia menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan berharap program tersebut dapat terus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang.
Sementara itu, Irdam I/Bukit Barisan Brigjen TNI Josafath M. Robert Duka, S.I.P., menyampaikan bahwa program TMMD merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada masyarakat dalam membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
Menurutnya, TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kemanunggalan antara TNI dan rakyat guna menjaga ketahanan nasional.
"Melalui TMMD ini kita mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat sehingga tercipta sinergi yang kuat dalam membangun desa serta memperkokoh ketahanan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan," ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan penuh terhadap pelaksanaan program TMMD serta kepada masyarakat yang turut bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut.
"Terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah memberikan kepercayaan kepada TNI dalam pelaksanaan TMMD. Terima kasih juga kepada masyarakat yang telah bahu-membahu bersama TNI, serta kepada rekan-rekan media yang telah meliput kegiatan ini sehingga dapat diketahui masyarakat luas," ungkapnya.
Komandan Kodim 0212/Tapsel Letkol Inf Dedi Harnoto selaku Dansatgas TMMD menjelaskan bahwa kegiatan TMMD ke-127 dilaksanakan selama satu bulan, mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026.
Ia menyebutkan bahwa sasaran kegiatan TMMD meliputi program fisik dan nonfisik. Untuk kegiatan fisik antara lain pembangunan dan peningkatan infrastruktur desa seperti pembangunan jalan serta pembangunan fasilitas MCK bagi masyarakat.
Sedangkan sasaran nonfisik meliputi berbagai penyuluhan kepada masyarakat, seperti penyuluhan hukum, bahaya narkoba, serta berbagai edukasi lainnya guna meningkatkan kesadaran dan kualitas hidup masyarakat.
Tokoh masyarakat setempat, Alom Harahap, mengungkapkan rasa terima kasih kepada TNI atas berbagai program yang telah dilaksanakan selama satu bulan di wilayah tersebut.
"Kami masyarakat sangat merasakan manfaat kehadiran TNI selama pelaksanaan TMMD ini. Kami juga mohon maaf jika dalam kebersamaan dan kegiatan gotong royong ada kekurangan. Bagi kami, TNI selalu hadir membantu masyarakat," ujarnya.
Sebagai bagian dari rangkaian penutupan kegiatan, dilakukan pula penandatanganan naskah serah terima hasil pekerjaan TMMD dari pihak TNI kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan.
Selain itu, kegiatan TMMD ke-127 juga dirangkai dengan pembagian paket sembako gratis, bazar murah bagi masyarakat—dengan harga paket sembako senilai Rp130 ribu yang dapat ditebus hanya Rp100 ribu—serta pembagian paket bantuan penanganan stunting sebagai bagian dari program nonfisik TMMD.
Upacara penutupan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Tapanuli Selatan, Dandim 0212/Tapsel, para pimpinan OPD, camat, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta
Next News

Polda Sumut Kerahkan 11.002 Personel dalam Operasi Ketupat Toba 2026
6 hours ago

Bupati Madina Minta Warga Aktif Awasi Program Makan Bergizi Gratis
a day ago

Satgas PRR Salurkan Rp528,76 Miliar untuk Perbaikan Rumah Korban Bencana di Sumatera
a day ago

Polda Sumut Siapkan Operasi Ketupat Toba 2026 untuk Amankan Mudik Lebaran
a day ago

Wabup Tapsel Hadiri Penutupan TMMD ke-127 di Angkola Sangkunur, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Bangun Desa
2 days ago

Pusdalops Sumut: 5.231 Warga Masih Mengungsi Akibat Bencana Hidrometeorologi
2 days ago

Pemkab Madina Anggarkan Rp1,2 Miliar untuk Santunan 4.850 Anak Yatim dan Piatu
2 days ago

Pemko Padangsidimpuan Percepat Lahan Hunian Tetap Korban Bencana
2 days ago

Safari Ramadhan di Tantom, Bupati Gus Irawan Ajak Masyarakat Bangkit Bersama Membagusi Tapsel
2 days ago

Bupati Tapsel Perkenalkan Varietas Padi Gama Gora untuk Dongkrak Produksi Pascabencana
3 days ago





