Sabtu, 30 Mei 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Unik Banget! Inilah Sejarah di Balik Nama Besar Kota Chicago

Liaa - Saturday, 30 May 2026 | 04:40 PM

Background
Unik Banget! Inilah Sejarah di Balik Nama Besar Kota Chicago

Chicago: Kota Megah yang Ternyata Lahir dari Aroma Bawang Putih

Kalau kita ngomongin Chicago, apa sih yang pertama kali terlintas di kepala? Mungkin lo bakal langsung kepikiran soal Michael Jordan dan era kejayaan Chicago Bulls, atau mungkin deretan gedung pencakar langitnya yang bikin leher pegel kalau dilihat dari bawah. Buat para pencinta kuliner, Chicago itu surganya Deep Dish Pizza yang tebelnya udah kayak kamus bahasa Inggris. Tapi, di balik semua kemegahan kota angin ini, ada satu fakta receh tapi penting yang mungkin nggak banyak orang tahu: nama "Chicago" itu asalnya dari bawang putih. Serius, nggak bohong.

Agak plot twist memang. Kota yang sekarang jadi pusat finansial dunia dan salah satu hub transportasi tersibuk di Amerika ini punya akar nama yang sangat "dapur" sekali. Nggak ada keren-kerennya kalau dibandingin sama nama kota lain yang diambil dari nama pahlawan atau raja. Tapi justru di situlah letak keunikannya. Mari kita bedah pelan-pelan gimana ceritanya ladang bawang bisa berubah jadi rimba beton.

Shikaakwa: Si Bawang Putih Liar yang Menyengat

Usut punya usut, nama Chicago itu diambil dari kata shikaakwa (diucapkan: she-kaw-kwuh). Ini adalah bahasa dari suku Indian Miami-Illinois. Secara harfiah, shikaakwa merujuk pada tanaman bawang putih liar atau bawang merah liar yang tumbuh subur di sepanjang pinggiran sungai. Tanaman ini punya nama ilmiah Allium tricoccum. Kalau lo main ke hutan-hutan di Amerika Utara saat musim semi, lo mungkin masih bisa nemuin tanaman ini yang sekarang lebih beken dengan sebutan "ramps".

Kenapa sih suku asli di sana sampai ngasih nama tempat berdasarkan bawang putih? Jawabannya simpel: karena baunya. Bayangin aja, dulu wilayah Chicago itu adalah daerah rawa-rawa yang becek dan lembap. Nah, tanaman bawang putih liar ini tumbuh masif di sana. Kalau lo jalan ngelewatin area itu, aromanya bakal langsung nusuk hidung. Bukan bau harum bunga melati atau aroma hutan pinus yang menenangkan, tapi bau tajam khas bawang yang menyengat.

Bagi orang Indian Miami-Illinois, penamaan tempat itu biasanya fungsional. Mereka nggak butuh nama yang puitis atau filosofis banget. Kalau di situ banyak bawang putih liarnya, ya udah sebut aja "Tempat Bawang Putih Liar". Praktis, kan? Mereka nggak bakal nyangka kalau ribuan tahun kemudian, tempat yang mereka sebut berdasarkan bau itu bakal jadi rumah buat gedung Willis Tower yang ikonik.



Dari Catatan Penjelajah ke Peta Dunia

Terus, gimana ceritanya kata shikaakwa bisa berubah jadi Chicago? Nah, ini peran orang-orang Prancis. Pada akhir abad ke-17, penjelajah Prancis kayak Robert de La Salle dan Henri Joutel mulai masuk ke wilayah ini. Mereka denger orang-orang suku asli nyebut tempat itu dengan nama tersebut. Karena kuping orang Eropa beda frekuensi sama orang lokal, mereka nulisnya sesuai pendengaran mereka: "Chicagou".

Henri Joutel pernah nulis dalam jurnalnya sekitar tahun 1680-an kalau wilayah tersebut penuh dengan bawang putih liar yang tumbuh tanpa henti. Dia bahkan nyatet kalau bau tanaman itu bener-bener mendominasi udara di sana. Seiring berjalannya waktu, pengejaan "Chicagou" ini makin disempurnakan (atau malah makin melenceng, tergantung perspektif lo) sampai akhirnya jadi "Chicago" yang kita kenal sekarang.

Lucunya, ada perdebatan kecil di kalangan sejarawan. Beberapa orang bilang kalau shikaakwa itu artinya bukan cuma bawang, tapi bisa juga diartiin sebagai "bau sigung" (skunk). Yah, sebenernya nggak jauh beda sih, intinya sama-sama bau yang bikin orang pengen tutup hidung. Tapi mayoritas ahli bahasa lebih setuju kalau itu merujuk ke tanaman bawang putih liar karena hubungannya dengan vegetasi lokal yang emang nyata adanya di tepi sungai Chicago.

Ironi Kota Modern dan Akar Rawa-rawanya

Gue sering mikir, gimana ya perasaan orang-orang elit di Chicago kalau mereka sadar kalau kota mereka yang super mahal itu dinamain berdasarkan bumbu dapur? Coba deh bayangin lo lagi meeting di lantai 80 sebuah gedung mewah, pakai setelan jas harga puluhan juta, sambil mandang keluar jendela ke arah danau Michigan yang biru, tapi di balik itu semua, nama tempat lo berdiri artinya "Bawang Putih". Ada komedi tersendiri di situ.

Tapi jujur aja, ini yang bikin sejarah itu seru. Chicago itu contoh nyata dari transformasi yang luar biasa. Dari sebuah rawa bau bawang yang sering banjir, jadi kota metropolis yang jadi kiblat arsitektur dunia. Dulu, tantangan terbesar orang di sana adalah gimana caranya jalan nggak kejebak lumpur dan bau bawang. Sekarang, tantangannya adalah gimana caranya nggak kena macet di jam pulang kantor.



Fakta soal nama Chicago ini juga ngasih kita pelajaran kalau identitas sebuah tempat itu nggak selalu harus dimulai dari sesuatu yang agung. Terkadang, alam sendiri yang ngasih nama lewat hal-hal paling sederhana yang mereka punya. Dalam kasus Chicago, alam ngasih bawang putih.

Kesimpulan: Lebih dari Sekadar Nama

Jadi, lain kali kalau lo lagi dengerin lagu-lagu jazz Chicago atau lagi nonton dokumenter soal Al Capone, inget-inget aja fakta receh ini. Di balik aura "Windy City" yang keras dan tangguh, ada sejarah aromatik yang tersimpan rapi. Bawang putih mungkin cuma bumbu dapur buat kita, tapi buat Chicago, itu adalah DNA awal yang membentuk identitas mereka.

Mungkin kalau para penjelajah Prancis itu nggak datang, atau kalau tanaman bawang itu nggak tumbuh subur di sana, nama kotanya bakal beda lagi. Mungkin namanya jadi "Kota Danau" atau "Kota Rawa". Tapi untungnya, sejarah milih bawang putih. Dan jujur aja, Chicago terdengar jauh lebih keren daripada kalau kotanya dinamain "Garlic City". Meskipun ya, secara teknis, artinya sama aja.

Dunia ini emang penuh kejutan. Sesuatu yang kita anggap sepele sekarang, kayak bawang putih yang tumbuh di pinggir kali, ternyata bisa jadi nama salah satu kota paling berpengaruh di planet bumi. Jadi, jangan remehin hal-hal kecil di sekitar lo, siapa tahu seratus tahun lagi nama itu bakal jadi legenda.