Senin, 8 Juni 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

TNI AU Kerahkan Pesawat Hercules dan A-400M, Tujuh Tower Darurat PLN Tiba di Sumut

RAU - Monday, 08 June 2026 | 08:47 AM

Background
TNI AU Kerahkan Pesawat Hercules dan A-400M, Tujuh Tower Darurat PLN Tiba di Sumut

Upaya pemulihan sistem kelistrikan di Sumatera Utara yang terdampak cuaca ekstrem terus dilakukan. Untuk mempercepat proses tersebut, PT PLN (Persero) mendapat dukungan strategis dari TNI Angkatan Udara melalui pengiriman tujuh set Tower Emergency (TE) ke Medan.

Peralatan darurat tersebut tiba di Lanud Soewondo, Medan, pada Minggu (7/6/2026) menggunakan pesawat angkut berat milik TNI AU, yakni C-130 Hercules dan A-400M. Kehadiran armada udara tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat distribusi logistik yang dibutuhkan untuk memperbaiki jaringan kelistrikan yang mengalami gangguan.

Komandan Lanud Soewondo, Marsma TNI Tiopan Hutapea, mengatakan dukungan yang diberikan merupakan bentuk komitmen TNI AU dalam membantu pemulihan infrastruktur strategis yang dibutuhkan masyarakat.

Menurutnya, sinergi antara TNI AU dan PLN diharapkan dapat mempercepat normalisasi pasokan listrik sehingga aktivitas masyarakat kembali berjalan dengan baik.

Proses kedatangan peralatan tersebut turut dipantau langsung oleh General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Mundhakir. Ia menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan dukungan penuh yang diberikan TNI AU dalam membantu percepatan mobilisasi peralatan ke wilayah terdampak.



Sebanyak tujuh set Tower Emergency yang didatangkan ke Sumatera Utara terdiri atas dua set dari Jakarta, tiga set dari Balikpapan, dan dua set dari Banjarbaru. Setelah tiba di Medan, seluruh peralatan langsung diberangkatkan melalui jalur darat menuju lokasi perbaikan jaringan listrik.

Mundhakir menjelaskan bahwa sebagian tower darurat telah memasuki tahap pembangunan, sementara sisanya segera dimobilisasi untuk mendukung percepatan pekerjaan di lapangan.

Saat ini, tim teknis PLN bekerja secara paralel selama 24 jam penuh untuk mempercepat pemulihan sistem. Pekerjaan yang dilakukan meliputi pengangkutan material, pembangunan konstruksi tower darurat, hingga penguatan sistem operasi jaringan kelistrikan.

Terkait masih adanya pengaturan beban atau pemadaman bergilir di sejumlah wilayah, PLN menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi.

PLN memastikan seluruh personel terus bekerja tanpa henti agar sistem kelistrikan dapat segera kembali normal. Perusahaan juga berkomitmen memberikan informasi perkembangan pemulihan secara berkala melalui kanal komunikasi resmi.



Masyarakat yang ingin memperoleh informasi terbaru maupun menyampaikan laporan gangguan dapat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123.