Termometer: Dari Alat Sederhana Hingga Alat Ukur Suhu Modern
Liaa - Saturday, 04 April 2026 | 07:30 PM


Awal Mula Pengukuran Suhu
Sebelum termometer modern ditemukan, manusia belum memiliki alat yang dapat mengukur suhu secara pasti.
Orang hanya bisa memperkirakan suhu berdasarkan perasaan, seperti panas atau dingin.
Sekitar tahun 1592, ilmuwan Italia Galileo Galilei menciptakan alat yang disebut thermoscope.
Thermoscope adalah alat sederhana yang dapat menunjukkan perubahan suhu, tetapi belum memiliki skala angka.
Alat ini bekerja dengan prinsip bahwa udara akan mengembang saat panas dan menyusut saat dingin.
Ketika suhu berubah, cairan di dalam tabung kaca akan naik atau turun, menunjukkan adanya perubahan temperatur.
Menurut Encyclopaedia Britannica, thermoscope Galileo dianggap sebagai cikal bakal termometer modern.
Termometer Pertama dengan Skala
Perkembangan penting terjadi pada abad ke-17 ketika para ilmuwan mulai menambahkan skala pengukuran pada alat tersebut.
Salah satu tokoh penting adalah Santorio Santorio, seorang dokter dari Italia yang mengembangkan thermoscope dengan menambahkan skala angka sehingga perubahan suhu bisa diukur lebih jelas.
Namun, alat ini masih memiliki kelemahan karena tabungnya tidak tertutup rapat.
Akibatnya, tekanan udara dapat memengaruhi hasil pengukuran.
Baru kemudian para ilmuwan mengembangkan termometer tertutup yang lebih stabil dan akurat.
Daniel Gabriel Fahrenheit dan Termometer Merkuri
Perkembangan besar terjadi pada awal abad ke-18 ketika ilmuwan Jerman-Belanda Daniel Gabriel Fahrenheit menciptakan termometer merkuri sekitar tahun 1714.
Merkuri dipilih karena memiliki beberapa keunggulan:
•dapat memuai secara stabil saat suhu berubah
•mudah terlihat di dalam tabung kaca
•mampu mengukur rentang suhu yang luas.
Fahrenheit juga menciptakan skala suhu Fahrenheit, yang masih digunakan hingga saat ini di beberapa negara seperti Amerika Serikat.
Menurut Smithsonian Institution, termometer merkuri Fahrenheit menjadi salah satu alat ukur suhu paling akurat pada zamannya.
Skala Celsius yang Digunakan Dunia
Pada tahun 1742, ilmuwan Swedia Anders Celsius memperkenalkan sistem pengukuran suhu yang lebih sederhana.
Ia menetapkan dua titik tetap:
0°C untuk titik beku air
100°C untuk titik didih air.
Skala Celsius kemudian menjadi sistem pengukuran suhu yang paling banyak digunakan di dunia, terutama dalam ilmu pengetahuan dan kehidupan sehari-hari.
Menurut Royal Swedish Academy of Sciences, sistem Celsius memudahkan pengukuran suhu karena berbasis pada sifat alami air.
Perkembangan Termometer Modern
Saat ini, teknologi termometer terus berkembang.
Beberapa jenis termometer modern antara lain:
•termometer digital
•termometer inframerah
•termometer laboratorium presisi tinggi.
Termometer inframerah bahkan dapat mengukur suhu tubuh tanpa menyentuh kulit, teknologi yang banyak digunakan di rumah sakit dan bandara.
Penemuan termometer merupakan hasil penemuan beberapa ilmuwan, dan berkat penemuan mereka, manusia kini dapat mengukur suhu dengan sangat akurat dalam berbagai bidang kehidupan.
Next News

Benarkah Potong Bulu Mata Bayi Bikin Lentik? Cek Penjelasannya
in 7 hours

Mitos atau Fakta: Wortel Bikin Mata Tajam Bak Elang?
in 5 hours

Mengapa Thrifting Begitu Populer? Dari Stigma Menuju Tren Fashion
in 5 hours

Cara Pilih Kacamata Sesuai Bentuk Wajah Agar Makin Estetik
in 4 hours

Bukan Faktor Penuaan, Ini Pemicu Uban Muncul di Usia Remaja
in 4 hours

Bukan Sekadar Metaverse, Inilah Alasan aespa Sukses Besar
in 4 hours

Mengenal Paus Orca: Fakta Kecerdasan Paus Pembunuh dan Mitos Predator Puncak
in 2 hours

Mengapa Ikan Sapu-Sapu Berbahaya? Ini Alasan Ilmiah di Balik Pemusnahannya
in 2 hours

7 Hewan yang Sering Digunakan dalam Eksperimen Sains dan Kontroversinya
in 2 hours

Kenali 5 Jenis Sale Pisang, Camilan Tradisional Favorit Banyak Orang
in an hour





