Sering Mulas Setelah Bangun Tidur? Simak Alasan Medis di Baliknya
Liaa - Thursday, 25 June 2026 | 11:00 AM


Ritual Pagi yang Tak Diundang: Kenapa Sih Perut Sering Mules Pas Baru Bangun?
Bayangkan skenario ini: matahari baru saja mengintip malu-malu di balik jendela, alarm HP sudah tiga kali lo snooze, dan saat lo akhirnya benar-benar membuka mata dengan niat ingin memulai hari secara produktif, tiba-tiba ada sebuah "panggilan". Bukan panggilan dari bos yang minta revisi pagi-pagi, tapi panggilan dari perut yang rasanya melilit, mulas, dan menuntut haknya untuk segera dituntaskan di toilet. Selamat datang di klub 'Mules Pagi Hari', sebuah fenomena universal yang dialami hampir semua umat manusia, dari anak kos sampai CEO perusahaan teknologi.
Bagi sebagian orang, mulas di pagi hari itu sudah kayak ritual sakral. Nggak afdal rasanya kalau belum "setoran" sebelum berangkat kerja atau kuliah. Tapi, pernah nggak sih lo kepikiran, kenapa harus pagi hari? Kenapa perut kita nggak mulas pas lagi asyik nonton konser atau pas lagi kencan romantis di malam hari? Ternyata, di balik rasa melilit yang bikin kita harus lari terbirit-birit ke kamar mandi ini, ada penjelasan medis sekaligus biologis yang cukup masuk akal.
Jam Biologis dan "Alarm" Usus
Tubuh kita itu sebenarnya punya asisten pribadi yang sangat disiplin bernama ritme sirkadian. Ini adalah jam internal yang mengatur kapan kita harus bangun, tidur, dan ya, kapan usus kita harus bekerja ekstra keras. Saat lo tidur, sistem pencernaan lo nggak benar-benar berhenti, tapi mereka bekerja lebih santai. Usus halus dan usus besar melakukan tugasnya memproses sisa-sisa makanan dari hari sebelumnya dengan kecepatan yang lebih rendah.
Nah, begitu lo bangun dan mulai bergerak, jam biologis ini langsung memberikan sinyal ke seluruh tubuh: "Woi, bangun! Waktunya bersih-bersih!" Gerakan usus besar meningkat drastis hingga tiga kali lipat dalam beberapa jam pertama setelah lo bangun tidur. Fenomena ini sering disebut sebagai kontraksi propulsif yang kuat. Jadi, jangan heran kalau baru saja menapakkan kaki di lantai, perut lo sudah langsung terasa "penuh". Itu adalah cara tubuh lo mengosongkan ruang untuk makanan baru yang bakal lo konsumsi sepanjang hari nanti.
Efek Kafein: Si Hitam yang Penuh Dilema
Mari jujur, banyak dari kita yang nggak bisa berfungsi kalau belum kena asupan kopi di pagi hari. Bau kopi yang sedap itu memang penolong buat nyawa yang belum kumpul, tapi buat usus, kopi itu ibarat pelatih lari yang galak banget. Kafein punya kemampuan ajaib—atau mungkin agak menyebalkan bagi sebagian orang—untuk merangsang motilitas usus.
Kopi memicu pelepasan hormon gastrin, yang membuat usus besar lo berkontraksi lebih sering. Nggak peduli itu kopi hitam kental atau kopi susu kekinian, efeknya sering kali sama: mempercepat proses pengosongan perut. Jadi, kalau lo sering merasa mulas sepuluh menit setelah menyesap kopi pertama, itu bukan karena kopinya nggak cocok, tapi memang sifat alaminya yang memicu "gerakan bawah tanah" di perut lo. Buat sebagian orang, bahkan kopi tanpa kafein (decaf) pun tetap punya efek serupa karena kandungan asamnya.
Refleks Gastrokolik: Makan Dikit, Langsung "Gas"
Pernah nggak lo baru makan bubur ayam atau sekadar ngunyah sepotong roti, eh belum sampai lima menit, perut sudah bergejolak? Ini yang dalam dunia medis disebut sebagai refleks gastrokolik. Jadi, setiap kali ada makanan masuk ke lambung, tubuh bakal mengirim sinyal ke usus besar untuk segera membuang apa pun yang masih tersisa di sana supaya ada tempat buat kiriman baru.
Refleks ini paling kuat bekerja di pagi hari. Jadi, sarapan lo itu sebenarnya bukan penyebab langsung rasa mulas itu muncul karena makanan lama, melainkan hanya "pemicu" agar sisa makanan yang sudah ada di ujung jalan segera keluar. Ibaratnya, sarapan itu adalah antrean baru yang mendorong orang paling depan buat segera keluar dari pintu gerbang.
Morning Anxiety dan Faktor Psikologis
Selain faktor fisik, ada juga faktor mental yang sering kali kita abaikan. Pernah dengar istilah "gut-brain axis"? Usus dan otak kita itu punya hubungan spesial, semacam toxic relationship tapi dalam hal positif. Kalau otak lo lagi stres atau merasa cemas menghadapi hari—misalnya ada presentasi penting atau ujian—otak bakal ngirim sinyal stres ke perut.
Hormon stres seperti kortisol yang melonjak di pagi hari bisa mempercepat pencernaan. Makanya, ada orang yang kalau lagi gugup, perutnya langsung mulas. Jadi, kalau lo sering mules pagi hari yang dibarengi rasa deg-degan, mungkin itu cara tubuh lo bilang, "Eh, santai dulu dong, jangan tegang-tegang banget!"
Kapan Harus Waspada?
Meski mulas pagi hari itu normal, lo juga perlu jeli membedakan mana mulas "setoran rutin" dan mana mulas yang "ngajak ribut". Kalau mulasnya disertai rasa nyeri yang luar biasa, diare yang nggak berhenti-berhenti, atau ada darah, nah itu saatnya lo harus periksa ke dokter. Bisa jadi itu gejala Irritable Bowel Syndrome (IBS) atau masalah pencernaan lainnya.
Tapi kalau mulasnya cuma mulas biasa yang hilang setelah lo "melepaskan segalanya" di singgasana toilet, ya nikmati saja. Itu tandanya tubuh lo berfungsi normal dan sehat. Anggap saja itu cara alam menyapa lo di pagi hari, mengingatkan bahwa sebelum menghadapi kerasnya dunia, lo harus "bersih-bersih" diri dulu dari dalam.
Jadi, buat kalian pejuang mules pagi, jangan berkecil hati. Siapkan saja stok tisu yang cukup, pastikan kamar mandi kosong, dan hadapi panggilan alam itu dengan gagah berani. Karena setelah "urusan" itu selesai, rasanya bakal jauh lebih lega daripada dapat notifikasi transferan di akhir bulan. Ya, hampir mirip lah rasanya.
Next News

Kenapa Anak Sering Cemburu dengan Adik? Ini Penyebab yang Perlu Dipahami Orang Tua
in 6 hours

Kenapa Anak Sering Berantem dengan Saudaranya? Ini Penyebab yang Sering Terjadi
in 6 hours

Kenapa Ada Orang yang Takut dengan Ketinggian? Ini Penjelasan di Baliknya
in 6 hours

Mengapa Anak Sering Menangis Saat Baru Bangun Tidur?
in 6 hours

Anak Sering Rewel Saat Diajak Keluar? Coba Tips Ini Biar Perjalanan Lebih Tenang
in 6 hours

Sering Mual di Mobil atau Bus? Ini Alasan Ada Orang yang Mudah Mabuk Kendaraan
in 6 hours

Kenapa Tubuh Gampang Sakit setelah Kehujanan? Ini Penjelasan yang Perlu Diketahui
in 6 hours

Kenapa Tubuh Gampang Sakit Walau Sudah Makan Sehat? Ini Kemungkinan Penyebabnya
in 6 hours

Mengenal Teknik Deep Breathing untuk Mengontrol Detak Jantung dan Menenangkan Tubuh
in 6 hours

Kenapa Bisa Muncul Rasa Kaget? Ini Penjelasan Tubuh Saat Merespons Kejutan
in 6 hours





