Kamis, 25 Juni 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Anak Sering Rewel Saat Diajak Keluar? Coba Tips Ini Biar Perjalanan Lebih Tenang

Liaa - Thursday, 25 June 2026 | 11:30 AM

Background
Anak Sering Rewel Saat Diajak Keluar? Coba Tips Ini Biar Perjalanan Lebih Tenang

Tips Agar Anak Tidak Rewel Saat Diajak Jalan-Jalan, Orang Tua Wajib Tahu


Mengajak anak jalan-jalan, baik untuk liburan, berkunjung ke rumah keluarga, atau sekadar keluar rumah di akhir pekan, memang bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan. Namun di sisi lain, perjalanan bersama anak juga sering membuat orang tua deg-degan. Baru sebentar di jalan, anak mulai bosan, merengek, menangis, atau sulit diatur. Akhirnya suasana yang tadinya ingin santai malah berubah jadi melelahkan.

Sebenarnya, anak rewel saat diajak bepergian adalah hal yang cukup wajar. Bagi anak, terutama yang masih balita, perjalanan berarti perubahan rutinitas, suasana baru, durasi duduk yang lebih lama, serta banyak hal yang mungkin belum bisa mereka pahami. Karena itu, orang tua perlu menyiapkan perjalanan dengan lebih matang agar anak tetap nyaman dan tidak mudah rewel di tengah jalan.


Salah satu hal penting adalah memilih waktu perjalanan yang sesuai dengan ritme anak. Jika memungkinkan, berangkatlah saat anak sedang dalam kondisi kenyang, tidak mengantuk, dan suasana hatinya baik. Banyak orang tua memilih waktu setelah anak tidur siang atau di pagi hari ketika energi anak masih cukup stabil. Mengajak anak bepergian saat ia sedang lapar, lelah, atau jam tidurnya terganggu justru bisa membuatnya lebih mudah rewel. (halodoc.com)



Selain itu, jangan lupa membawa bekal yang bisa membuat anak merasa aman dan nyaman. Misalnya camilan favorit, air minum, mainan kecil, buku gambar, tisu basah, baju ganti, hingga barang yang membuat anak merasa familiar seperti selimut tipis atau boneka kesayangan. Benda-benda sederhana seperti ini sering kali sangat membantu mengalihkan perhatian anak ketika mulai bosan atau tidak nyaman selama perjalanan. (alodokter.com)

Agar anak tidak cepat bosan, orang tua juga bisa mengajak anak berinteraksi selama perjalanan. Misalnya mengobrol ringan, mengajak bermain tebak-tebakan, bernyanyi bersama, atau menunjuk benda-benda menarik di luar jendela. Jika anak sudah cukup besar, melibatkannya dalam cerita tentang tujuan perjalanan juga bisa membantu. Dengan begitu, anak merasa lebih terlibat dan tidak hanya duduk pasif selama di jalan.

Hal lain yang tak kalah penting adalah memahami batas kenyamanan anak. Jangan memaksakan jadwal yang terlalu padat atau perjalanan yang terlalu lama tanpa jeda. Jika menempuh perjalanan darat, sesekali berhenti untuk memberi kesempatan anak bergerak, ke toilet, atau sekadar menghirup udara segar bisa sangat membantu memperbaiki suasana hati mereka. Tubuh anak lebih cepat lelah dan bosan, sehingga waktu istirahat tetap perlu diperhitungkan. (halodoc.com)


Di samping itu, orang tua sebaiknya tidak terlalu panik ketika anak mulai menunjukkan tanda-tanda rewel. Cobalah cari tahu dulu penyebabnya. Apakah anak lapar, mengantuk, kepanasan, bosan, popoknya penuh, atau sekadar ingin dipeluk? Menangani penyebabnya akan jauh lebih efektif dibanding langsung memarahi atau memaksa anak diam. Sikap tenang dari orang tua justru bisa membantu anak merasa lebih aman dan lebih mudah ditenangkan.



Pada akhirnya, kunci agar anak tidak rewel saat diajak jalan-jalan adalah persiapan, fleksibilitas, dan kemampuan membaca kebutuhan anak. Perjalanan dengan anak memang tidak selalu mulus, tetapi dengan bekal yang cukup, waktu yang tepat, dan suasana yang nyaman, kemungkinan anak rewel bisa jauh berkurang. Jalan-jalan pun bisa menjadi momen menyenangkan, bukan sumber stres bagi orang tua.