Kenapa Anak Sering Cemburu dengan Adik? Ini Penyebab yang Perlu Dipahami Orang Tua
Liaa - Thursday, 25 June 2026 | 11:58 AM


Kehadiran adik baru dalam keluarga sering menjadi momen yang membahagiakan bagi orang tua. Namun di sisi lain, perubahan ini tidak selalu mudah diterima oleh anak pertama. Tidak jarang, anak menunjukkan sikap berbeda seperti menjadi lebih rewel, mudah menangis, atau tampak mencari perhatian lebih dari biasanya. Salah satu penyebab utamanya adalah rasa cemburu terhadap adik.
Rasa cemburu pada anak sebenarnya adalah hal yang cukup wajar. Dalam banyak kasus, kondisi ini muncul karena anak merasa perhatian orang tua yang sebelumnya hanya untuk dirinya kini terbagi dengan kehadiran adik. Anak belum selalu mampu memahami bahwa kasih sayang orang tua tidak berkurang, melainkan hanya terbagi. Akibatnya, perubahan ini bisa dianggap sebagai bentuk "persaingan" untuk mendapatkan perhatian. (alodokter.com)
Salah satu faktor utama yang memicu rasa cemburu adalah perubahan rutinitas dan perhatian orang tua. Sebelum adik lahir, anak mungkin terbiasa mendapatkan perhatian penuh, mulai dari waktu bermain, pelukan, hingga bantuan dalam berbagai hal kecil. Namun setelah adik lahir, sebagian waktu dan energi orang tua otomatis tersita untuk bayi yang masih membutuhkan perawatan intensif. Perubahan inilah yang sering membuat anak merasa tersisih atau kurang diperhatikan.
Selain itu, anak juga bisa cemburu karena belum mampu mengelola emosi dengan baik. Pada usia tertentu, anak belum bisa mengekspresikan perasaan seperti iri, kecewa, atau takut kehilangan perhatian dengan cara yang tepat. Akibatnya, emosi tersebut sering muncul dalam bentuk perilaku seperti marah, menangis berlebihan, menolak kehadiran adik, atau bersikap lebih agresif kepada saudara barunya. (alodokter.com)
Faktor lain yang turut memengaruhi adalah cara orang tua merespons perubahan di rumah. Jika anak merasa sering dibandingkan dengan adiknya, atau merasa lebih sering diminta "mengalah", rasa cemburu bisa semakin kuat. Bahkan tanpa disadari, pujian yang terlalu berlebihan kepada bayi atau perhatian yang tidak seimbang juga dapat memperkuat perasaan tersaingi pada anak. Oleh karena itu, cara orang tua bersikap sangat berpengaruh terhadap munculnya rasa cemburu ini.
Selain itu, perubahan psikologis juga dapat terjadi karena anak sedang berada dalam fase perkembangan yang membutuhkan rasa aman dan stabilitas emosional. Kehadiran adik bisa dianggap sebagai perubahan besar dalam hidupnya, sehingga butuh waktu untuk beradaptasi. Jika tidak didampingi dengan baik, rasa cemburu ini bisa berkembang menjadi perilaku yang lebih sering mencari perhatian atau menolak kehadiran adik. (alodokter.com)
Meski begitu, penting untuk dipahami bahwa rasa cemburu pada anak bukanlah sesuatu yang harus langsung dimarahi atau dihukum. Justru, anak perlu dibantu untuk memahami emosinya. Orang tua bisa mulai dengan memberikan perhatian khusus secara bergantian, melibatkan anak dalam merawat adik, serta memberi penjelasan bahwa kasih sayang tidak berkurang meskipun keluarga bertambah anggota.
Dengan pendekatan yang tepat, rasa cemburu ini bisa berangsur mereda. Bahkan dalam jangka panjang, hubungan kakak dan adik bisa berkembang menjadi lebih dekat dan saling mendukung. Yang terpenting adalah bagaimana orang tua membantu anak melewati fase adaptasi ini dengan penuh pengertian dan kesabaran.
Next News

Kenapa Anak Sering Berantem dengan Saudaranya? Ini Penyebab yang Sering Terjadi
in 5 hours

Kenapa Ada Orang yang Takut dengan Ketinggian? Ini Penjelasan di Baliknya
in 5 hours

Mengapa Anak Sering Menangis Saat Baru Bangun Tidur?
in 5 hours

Anak Sering Rewel Saat Diajak Keluar? Coba Tips Ini Biar Perjalanan Lebih Tenang
in 5 hours

Sering Mual di Mobil atau Bus? Ini Alasan Ada Orang yang Mudah Mabuk Kendaraan
in 5 hours

Kenapa Tubuh Gampang Sakit setelah Kehujanan? Ini Penjelasan yang Perlu Diketahui
in 5 hours

Kenapa Tubuh Gampang Sakit Walau Sudah Makan Sehat? Ini Kemungkinan Penyebabnya
in 5 hours

Mengenal Teknik Deep Breathing untuk Mengontrol Detak Jantung dan Menenangkan Tubuh
in 5 hours

Kenapa Bisa Muncul Rasa Kaget? Ini Penjelasan Tubuh Saat Merespons Kejutan
in 4 hours

Kenapa Saat Panik atau Cemas Tubuh Bisa Berkeringat? Ini Penjelasan Medisnya
in 4 hours





