Sering Mual di Mobil atau Bus? Ini Alasan Ada Orang yang Mudah Mabuk Kendaraan
Liaa - Thursday, 25 June 2026 | 11:25 AM


Bagi sebagian orang, perjalanan dengan mobil, bus, kapal, atau pesawat bisa terasa biasa saja. Namun bagi yang lain, perjalanan justru menjadi pengalaman yang tidak nyaman karena memicu pusing, mual, keringat dingin, bahkan muntah. Kondisi ini dikenal sebagai mabuk kendaraan atau motion sickness, dan ternyata penyebabnya bukan sekadar karena "tidak kuat naik mobil".
Secara umum, mabuk kendaraan terjadi ketika otak menerima sinyal gerakan yang tidak selaras dari beberapa bagian tubuh sekaligus. Saat seseorang berada di kendaraan yang sedang melaju, telinga bagian dalam akan mendeteksi bahwa tubuh sedang bergerak. Namun pada saat yang sama, mata bisa saja melihat sesuatu yang tampak diam, misalnya ketika seseorang fokus membaca buku, menatap layar ponsel, atau hanya melihat bagian dalam kendaraan. Ketidaksesuaian informasi inilah yang membuat otak bingung, lalu memunculkan gejala seperti mual, pusing, dan rasa tidak nyaman.
Telinga bagian dalam memegang peran penting dalam proses ini karena di sanalah terdapat sistem keseimbangan tubuh. Ketika kendaraan berbelok, berhenti mendadak, menanjak, atau melewati jalan bergelombang, telinga bagian dalam menangkap perubahan gerak dan posisi tubuh. Bila sinyal dari telinga, mata, dan tubuh tidak "sepakat", otak bisa menafsirkan situasi tersebut sebagai gangguan, lalu merespons dengan mabuk perjalanan. Karena itu, seseorang bisa lebih mudah mabuk ketika duduk di bangku belakang, membaca selama perjalanan, atau terlalu lama menatap layar di dalam kendaraan.
Lalu, kenapa ada orang yang lebih mudah mabuk dibanding yang lain? Salah satu alasannya adalah karena tingkat sensitivitas tiap orang memang berbeda. Ada orang yang sistem keseimbangannya lebih peka terhadap gerakan, sehingga otaknya lebih mudah "terganggu" saat menerima sinyal yang tidak cocok. Selain itu, beberapa faktor juga diketahui bisa meningkatkan risiko mabuk kendaraan, seperti usia anak-anak, riwayat migrain, kurang tidur, kecemasan sebelum bepergian, perubahan hormon seperti saat hamil atau menstruasi, hingga adanya riwayat mabuk perjalanan dalam keluarga.
Gejala mabuk kendaraan sendiri bisa berbeda-beda pada tiap orang. Ada yang hanya merasa sedikit pusing atau tidak nyaman di perut, tetapi ada juga yang sampai mual berat, muntah, pucat, berkeringat dingin, dan lemas. Pada beberapa kasus, bau menyengat di dalam kendaraan, udara yang pengap, atau gaya mengemudi yang terlalu banyak akselerasi dan rem mendadak juga bisa memperparah keluhan. Itu sebabnya ada orang yang merasa baik-baik saja di kereta, tetapi mabuk saat naik mobil pribadi atau bus.
Meski terdengar sepele, mabuk kendaraan bisa sangat mengganggu, terutama jika perjalanan dilakukan cukup sering. Kabar baiknya, kondisi ini biasanya bisa dikurangi dengan beberapa langkah sederhana. Misalnya memilih duduk di posisi yang gerakannya lebih stabil, menatap ke depan atau ke luar jendela, menghindari membaca dan bermain ponsel selama perjalanan, makan secukupnya sebelum berangkat, serta memastikan tubuh cukup istirahat. Pada orang yang sering mengalami keluhan berat, dokter juga dapat menyarankan obat antimabuk tertentu untuk membantu mencegah gejala.
Jadi, alasan ada orang yang mudah mabuk kendaraan adalah karena tubuh—terutama otak, mata, dan telinga bagian dalam—tidak selalu mampu memproses sinyal gerakan dengan cara yang sama. Ketika informasi yang diterima tubuh terasa saling bertentangan, otak dapat bereaksi dengan mual, pusing, dan rasa tidak nyaman. Karena setiap orang punya tingkat sensitivitas yang berbeda, tidak heran jika ada yang santai selama perjalanan, sementara yang lain justru harus berjuang menahan mabuk.
Next News

Mengapa Kita Sering Mengecek Ponsel Begitu Bangun Tidur? Ini Alasan Psikologisnya
11 hours ago

Mengapa Karakter Kartun Sering Terlihat Memiliki Mata yang Besar? Ini Alasannya
in 29 minutes

Mengapa Kita Masih Suka Menonton Kartun Meski Sudah Dewasa? Ini Alasannya
in 25 minutes

Apa Itu Digital Eye Strain dan Bagaimana Cara Mencegahnya?
an hour ago

Apa Penyebab Sariawan yang Muncul Berulang Kali? Kenali Pemicu dan Kapan Harus Diperiksa
an hour ago

Alat Dapur Tradisional yang Ternyata Masih Relevan hingga Sekarang
an hour ago

Mengapa Matcha Terus Menjadi Tren di Kalangan Anak Muda? Ini Alasannya
an hour ago

Suka Berbicara? Ini Jurusan Kuliah yang Bisa Kamu Pertimbangkan
an hour ago

Pernah Merasa Waktu Berjalan Lambat? Ini yang Mungkin Terjadi di Otak
2 hours ago

Mengenal Pohon Karet, Tanaman Penghasil Getah yang Banyak Dimanfaatkan dalam Kehidupan
2 hours ago





