Sering Makan Larut Malam? Ini 3 Dampaknya bagi Tubuh yang Perlu Kamu Tahu
RAU - Friday, 04 September 2026 | 02:00 PM


Setelah menjalani aktivitas seharian, makan malam menjelang tengah malam mungkin terasa seperti hal yang biasa. Apalagi kalau baru selesai bekerja, belajar, atau melakukan berbagai kegiatan lainnya.
Sesekali makan lebih malam mungkin tidak selalu menjadi masalah. Namun, jika makan dalam jumlah besar dan dilakukan terlalu dekat dengan waktu tidur secara rutin, kebiasaan tersebut dapat membuat tubuh kurang nyaman.
Secara umum, banyak ahli menyarankan memberikan jeda beberapa jam antara makan malam dan waktu tidur. Tujuannya agar tubuh memiliki kesempatan untuk mencerna makanan sebelum kita berbaring.
Lalu, apa yang mungkin terjadi jika kita sering makan larut malam?
1. Pencernaan Bisa Menjadi Kurang Nyaman
Tubuh memiliki ritme sirkadian, yaitu sistem internal yang membantu mengatur berbagai fungsi tubuh berdasarkan siklus harian. Aktivitas metabolisme dan pencernaan juga berkaitan dengan ritme tersebut.
Ketika makan dalam jumlah besar pada larut malam, terutama sesaat sebelum tidur, sebagian orang dapat mengalami keluhan seperti perut terasa penuh, kembung, atau gangguan pencernaan lainnya.
Masalah juga bisa muncul ketika kita langsung berbaring setelah makan. Posisi tersebut dapat membuat isi lambung lebih mudah naik ke kerongkongan sehingga memicu refluks asam atau heartburn pada orang yang rentan mengalaminya.
Karena itu, jika baru selesai makan, cobalah tetap dalam posisi tegak dan berikan waktu bagi tubuh untuk mencerna makanan sebelum tidur.
2. Bisa Membuat Kita Memilih Makanan yang Kurang Sehat
Makan larut malam tidak selalu terjadi karena benar-benar lapar. Terkadang, rasa lapar muncul karena sepanjang hari kita belum makan dengan cukup.
Ada juga kondisi ketika seseorang mencari makanan karena bosan, stres, atau sekadar ingin ngemil. Ketika rasa lapar datang pada malam hari, pilihan makanan yang cepat dan praktis sering kali menjadi pilihan utama.
Makanan instan, camilan tinggi kalori, makanan cepat saji, atau makanan manis mungkin terasa menggoda karena mudah didapat.
Jika pola tersebut berlangsung terus-menerus, asupan energi harian dapat melebihi kebutuhan tubuh dan dalam jangka panjang dapat berkontribusi terhadap kenaikan berat badan.
Karena itu, menjaga pola makan sepanjang hari juga penting agar rasa lapar berlebihan tidak muncul menjelang waktu tidur.
3. Kualitas Tidur Bisa Terganggu
Tidur seharusnya menjadi waktu bagi tubuh untuk beristirahat. Namun, ketika baru saja mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak, sistem pencernaan masih aktif bekerja.
Rasa terlalu kenyang, kembung, atau sensasi panas akibat refluks bisa membuat tubuh sulit merasa nyaman ketika berbaring.
Akibatnya, seseorang mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk tertidur atau mengalami tidur yang kurang nyaman.
Bagi kamu yang memang merasa lapar menjelang tidur, pilihan makanan ringan dengan porsi wajar dapat menjadi alternatif. Misalnya, yoghurt dengan buah, roti gandum dengan selai kacang, atau makanan ringan bergizi lainnya yang sesuai dengan kebutuhan.
Jadi, Haruskah Berhenti Makan Malam?
Tidak perlu langsung menganggap makan malam sebagai sesuatu yang buruk. Yang lebih penting adalah waktu makan, jumlah makanan, pilihan makanan, dan jaraknya dengan waktu tidur.
Kalau jadwal aktivitas membuatmu baru bisa makan pada malam hari, usahakan memilih porsi yang tidak berlebihan dan berikan jeda sebelum berbaring.
Selain itu, perhatikan juga pola makan sepanjang hari. Jangan sampai melewatkan waktu makan atau makan terlalu sedikit pada siang hari hanya untuk kemudian merasa sangat lapar di malam hari.
Pada akhirnya, pola makan yang sehat bukan tentang mengikuti aturan yang kaku, tetapi menemukan kebiasaan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh dan dapat dilakukan secara konsisten.
Next News

Kebiasaan Menggoyangkan Kaki Saat Duduk, Apakah Ada Penyebabnya?
13 hours ago

Mengapa Sebagian Orang Menyukai Pete, Sementara yang Lain Tidak Tahan Aromanya?
13 hours ago

Mitos atau Fakta, Pete Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah?
13 hours ago

Mengapa Pelangi Sering Terlihat di Dekat Air Terjun? Ini Penjelasan Ilmiahnya
13 hours ago

Pelangi Terlihat Berbeda bagi Setiap Orang, Benarkah Demikian?
13 hours ago

Mitos atau Fakta, Pelangi Selalu Memiliki Tujuh Warna? Ini Penjelasan Ilmiahnya
13 hours ago

Kenapa Rasa Manis Teh Berubah Saat Minumannya Sudah Dingin? Ini Penjelasannya
13 hours ago

Mengapa Buah yang Belum Matang Sering Terasa Lebih Asam? Ini Penjelasannya
13 hours ago

Mengapa Permen Terasa Sangat Manis, tetapi Buah Tidak Selalu Demikian? Ini Penyebabnya
13 hours ago

Mengapa Buah yang Matang Terasa Lebih Manis daripada Buah Mentah? Ini Penjelasannya
13 hours ago





