Bintang yang Terlihat Berkedip Sebenarnya Tidak Benar-Benar Berkedip
icaa - Wednesday, 07 October 2026 | 02:04 PM


Ketika melihat langit pada malam hari, bintang-bintang tampak seperti titik cahaya kecil yang berkelap-kelip. Pemandangan tersebut sering membuat orang mengira bahwa cahaya bintang memang terus berubah dari terang menjadi redup.
Namun, bintang sebenarnya tidak berkedip seperti yang terlihat dari permukaan Bumi. Efek kelap-kelip tersebut terutama disebabkan oleh atmosfer Bumi yang menjadi tempat cahaya bintang melewatinya sebelum mencapai mata pengamat.
Atmosfer Bumi terdiri dari lapisan udara dengan suhu, tekanan dan kepadatan yang dapat berbeda. Udara tersebut juga terus bergerak sehingga kondisi atmosfer tidak selalu sama dari waktu ke waktu.
Ketika cahaya bintang melewati lapisan-lapisan udara tersebut, jalurnya dapat sedikit berubah. Perubahan arah cahaya ini dikenal sebagai refraksi atmosfer. Karena kondisi udara terus berubah, cahaya yang sampai ke mata juga dapat mengalami perubahan kecil dalam posisi dan intensitas.
Akibatnya, bintang terlihat seolah-olah berubah terang dan redup dengan cepat. Mata manusia kemudian menangkap perubahan tersebut sebagai efek berkedip atau berkelap-kelip.
Efek ini biasanya lebih mudah terlihat pada bintang yang berada relatif rendah di dekat cakrawala. Cahaya dari objek tersebut harus melewati atmosfer dengan jalur yang lebih panjang dibandingkan ketika objek berada lebih tinggi di langit.
Sementara itu, planet yang terlihat dari Bumi umumnya tampak lebih stabil dan tidak terlalu berkedip. Salah satu alasannya adalah planet yang relatif dekat tampak sebagai piringan kecil, bukan titik cahaya sempurna seperti bintang. Cahaya dari bagian piringan tersebut mengalami gangguan atmosfer dengan cara yang berbeda sehingga efek kelap-kelip cenderung lebih kecil.
Meski begitu, planet juga dapat terlihat berkedip dalam kondisi atmosfer tertentu, terutama ketika posisinya sangat rendah di dekat cakrawala.
Fenomena kelap-kelip bintang sebenarnya memberikan contoh sederhana tentang bagaimana atmosfer Bumi dapat memengaruhi pengamatan benda-benda langit. Cahaya yang telah menempuh jarak sangat jauh dari bintang masih harus melewati lapisan udara sebelum akhirnya diterima oleh mata manusia.
Jadi, bintang yang terlihat berkedip bukan berarti bintang tersebut benar-benar berubah terang dan redup secara terus-menerus. Kelap-kelip yang kita lihat lebih banyak merupakan efek atmosfer Bumi terhadap perjalanan cahaya dari bintang menuju pengamat.
Next News

Tiba-Tiba Lupa Tujuan Saat Masuk Ruangan, Begini Cara Otak Bekerja
in 5 hours

Spons Cuci Piring Bisa Menyimpan Banyak Mikroorganisme Jika Jarang Diganti
in 5 hours

Pintu Kayu Bisa Sulit Ditutup pada Kondisi Cuaca Tertentu
in 5 hours

Telinga Tetap Bekerja Saat Kita Tidur, Tidak Sepenuhnya Beristirahat
in 5 hours

Barang Gratis Justru Bisa Membuat Orang Mengeluarkan Uang Lebih Banyak
7 hours ago

Pelangi Memiliki Banyak Warna karena Cahaya Matahari Mengalami Proses Tertentu
in 5 hours

Semut Bekerja dalam Kelompok Tanpa Memiliki Pemimpin Seperti Manusia
in 5 hours

Kupu-Kupu Memiliki Indra yang Membantu Mereka Menemukan Tanaman yang Tepat
in 5 hours

Gurita Mampu Mengubah Warna Tubuh untuk Beradaptasi dengan Lingkungan
in 5 hours

Saku Mini pada Celana Jeans Punya Sejarah yang Menarik
in 4 hours





