Sering Makan Ikan? Kenali Jenis yang Mengandung Merkuri Tinggi Ini
Nanda - Monday, 20 April 2026 | 02:38 PM


Ikan dikenal sebagai sumber protein dan asam lemak omega-3 yang bermanfaat bagi tubuh. Namun, tidak semua ikan aman dikonsumsi dalam jumlah besar karena sebagian dapat mengandung merkuri—zat beracun yang berasal dari pencemaran lingkungan. Merkuri masuk ke perairan melalui proses alami maupun aktivitas manusia, seperti pembakaran batu bara dan limbah industri. Di dalam air, zat ini berubah menjadi metilmerkuri, bentuk yang mudah diserap oleh organisme hidup.
Metilmerkuri kemudian masuk ke dalam rantai makanan. Ikan kecil menyerapnya, lalu dimakan oleh ikan yang lebih besar. Akibatnya, ikan yang berukuran besar dan berumur panjang cenderung memiliki kadar merkuri yang lebih tinggi di dalam tubuhnya.
Perlu diketahui, kandungan merkuri tidak akan hilang meskipun ikan dimasak dengan cara apa pun. Oleh karena itu, cara terbaik untuk mengurangi risiko paparan adalah dengan memilih jenis ikan yang lebih aman, bukan dari metode pengolahannya.
Berdasarkan data dari FDA Amerika Serikat, berikut beberapa jenis ikan dengan kandungan merkuri tinggi:
1.Ikan todak (swordfish)
memiliki daging tebal dan lembut, sering diolah menjadi steak, namun mengandung merkuri tinggi (0,995 ppm).
2.Ikan hiu
juga termasuk tinggi merkuri (0,979 ppm), meskipun di beberapa tempat masih dikonsumsi.
3.King mackerel
yang berukuran besar hingga sekitar 40 kg, memiliki kadar merkuri 0,730 ppm.
4.Tilefish atau ikan jabad
mencatat kadar tertinggi, yaitu 1,123 ppm, karena umur hidupnya panjang.
5.Orange roughy
ikan yang bisa hidup hingga 150 tahun, mengandung merkuri sekitar 0,571 ppm.
6.Ikan marlin
memiliki tekstur lembut dan rasa khas, tetapi kadar merkurinya mencapai 0,485 ppm.
7.Bigeye tuna
atau tuna mata besar juga tinggi merkuri (0,689 ppm) meski rasanya mirip tuna lain.
Baramundi (bass) memiliki kadar sedang (0,167 ppm), sehingga tetap perlu dibatasi.
8.Lobster
meski populer, juga mengandung merkuri tingkat sedang (0,166 ppm).
9.albacore
memiliki kandungan merkuri sekitar 0,350 ppm dan sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan.
Intinya, pemilihan jenis ikan sangat penting untuk menjaga kesehatan dan menghindari paparan merkuri yang berbahaya.meskipun ikan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, penting untuk lebih selektif dalam memilih jenis yang dikonsumsi. Dengan memperhatikan kandungan merkuri dan tidak mengonsumsinya secara berlebihan, kita tetap bisa mendapatkan manfaat gizi ikan tanpa membahayakan tubuh.
Next News

Telapak Tangan Berkeringat saat Gugup, Begini Respons Tubuh terhadap Stres
4 hours ago

Menjelang Haid Sering Bad Mood? Perubahan Hormon Bisa Berperan
4 hours ago

Anti-Hancur, Ini Tips Membuat Nugget Rumahan dengan Tekstur Padat
4 hours ago

Renyah di Luar, Lembut di Dalam: Rahasia Tekstur Nugget Favorit Banyak Orang
4 hours ago

Sosis Bakar Lebih Harum daripada Sosis Rebus, Ini Alasannya
4 hours ago

Daun Kelor Kerap Disebut Superfood, Ini Kandungan Gizinya
4 hours ago

Serai Bukan Hanya Bumbu Dapur, Rempah Ini Juga Sering Dijadikan Minuman
5 hours ago

Daun Sirih Punya Aroma Khas, Ini Senyawa yang Berperan di Dalamnya
5 hours ago

Beras Kencur Punya Rasa Khas, Ini yang Membuatnya Berbeda dari Jamu Lain
5 hours ago

Wedang Jahe Jadi Favorit saat Hujan, Ini Alasan di Baliknya
5 hours ago




