Mengetahui Jenis-Jenis Lensa Kacamata, Jangan Salah Pilih
RAU - Monday, 20 April 2026 | 02:03 AM


Saat membuat kacamata, banyak orang fokus pada frame dan model.
Padahal, bagian yang paling penting justru adalah jenis lensanya.
_Lensa yang tepat tidak hanya membantu penglihatan menjadi lebih jelas, tetapi juga membuat mata lebih nyaman saat beraktivitas._
Berikut beberapa jenis lensa kacamata yang paling umum digunakan.
*1. Lensa Minus (Miopia)*
Lensa ini digunakan untuk orang yang mengalami rabun jauh, yaitu kesulitan melihat objek yang berada di kejauhan.
Biasanya pengguna akan merasa tulisan di papan, layar TV, atau rambu jalan terlihat buram.
Lensa minus membantu memfokuskan cahaya agar jatuh tepat di retina sehingga penglihatan jauh menjadi jelas.
*2. Lensa Plus (Hipermetropi)*
Jenis ini digunakan untuk rabun dekat.
Orang dengan kondisi ini biasanya kesulitan membaca tulisan kecil dari jarak dekat, misalnya saat membaca buku atau melihat ponsel.
Lensa plus membantu objek dekat terlihat lebih fokus.
*3. Lensa Silinder (Astigmatisme)*
Lensa silinder digunakan untuk mata dengan bentuk kornea yang tidak rata.
Gejalanya antara lain:
•pandangan kabur
•garis terlihat berbayang
•cepat pusing saat membaca
•mata cepat lelah
Jenis lensa ini cukup sering dipakai bersama lensa minus atau plus.
*4. Lensa Photochromic*
Ini salah satu jenis yang sedang banyak diminati.
Lensa photochromic dapat berubah warna secara otomatis.
Saat berada di dalam ruangan, lensanya bening. Namun ketika terkena sinar matahari atau UV, lensa akan menggelap seperti kacamata hitam.
Kelebihannya:
•praktis untuk indoor dan outdoor
•melindungi dari UV
•mengurangi silau
•tidak perlu ganti sunglasses
*5. Lensa Anti Blue Light / Anti Radiasi*
Lensa ini sering dipilih oleh orang yang banyak bekerja di depan laptop atau ponsel.
Fungsinya membantu mengurangi paparan cahaya biru dari layar digital, yang pada sebagian orang dapat membantu mengurangi rasa lelah pada mata, terutama saat penggunaan layar berkepanjangan.
Namun, tetap penting menerapkan aturan 20-20-20:
*setiap 20 menit, lihat objek sejauh 20 kaki selama 20 detik*.
Ini membantu mengurangi ketegangan mata.
*6. Lensa Progresif*
Lensa progresif biasanya digunakan untuk orang dewasa yang membutuhkan penglihatan jauh dan dekat sekaligus.
Bagian atas lensa digunakan untuk melihat jauh, sedangkan bagian bawah untuk membaca.
Jenis ini cocok untuk pengguna dengan presbiopia atau mata tua.
*7. Lensa Anti Refleksi*
Jenis ini memiliki coating khusus yang membantu mengurangi pantulan cahaya.
Sangat cocok untuk:
•mengemudi malam hari
•kerja di bawah lampu terang
•tampil lebih jelas saat difoto
*Tips Memilih Lensa*
Pilih jenis lensa sesuai kebutuhan utama:
√sering depan layar → anti blue light
√sering di luar ruangan → photochromic
√membaca dan melihat jauh → progresif
√minus / silinder → sesuai resep dokter
Pemeriksaan mata di optik atau dokter mata tetap penting sebelum memilih lensa.
Next News

Mitos atau Fakta, Ikan Kiamat Bisa Memprediksi Bencana?
in 5 hours

Nyamuk Ternyata Bisa Mencium Bau Tubuh Manusia dari Jarak Tertentu
in 5 hours

Aroma Rosemary yang Khas, Ternyata Tanaman Ini Punya Banyak Kegunaan
in 5 hours

Seberapa Cepat Macan Tutul Berlari Saat Mengejar Mangsa?
in 5 hours

Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Mandi dengan Air Panas?
in 5 hours

5 Campuran Buah yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Berlebihan
in 5 hours

Makan Durian Terlalu Banyak, Ini Efek yang Bisa Muncul pada Perut
in 5 hours

Bukan Cuma Masalah Gigi, Ini Penyebab Napas Bisa Berbau
in 5 hours

Makanan Manis Sebelum Tidur, Apa Dampaknya bagi Tubuh?
in 5 hours

Sering Dianggap Sama, Ini Perbedaan Marmut dan Hamster
in 5 hours





