Ringkasan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI
Liaa - Friday, 17 April 2026 | 11:15 AM


Skandal Grup Chat Mesum Mahasiswa FH UI Diusut, 16 Orang Minta Maaf di Forum Terbuka
Bandung – Dugaan pelecehan seksual yang melibatkan sejumlah mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) menjadi sorotan publik setelah tangkapan layar percakapan bernada mesum dan merendahkan mahasiswi viral di media sosial.
Menanggapi kasus tersebut, pihak Universitas Indonesia bergerak cepat dengan melakukan investigasi internal. Sebagai bentuk pertanggungjawaban awal, sebanyak 16 mahasiswa yang teridentifikasi dalam grup percakapan tersebut dihadirkan dalam forum terbuka di Auditorium UI pada Senin (13/4/2026) malam.
Meski telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada korban, pihak kampus menegaskan proses pemeriksaan etik dan penelusuran dugaan pelanggaran hukum tetap berjalan.
Awal Mula Kasus
Kasus ini mencuat setelah beredarnya tangkapan layar percakapan digital yang berisi konten tidak pantas. Dalam grup tersebut, sejumlah mahasiswa diduga melontarkan kalimat bernuansa seksual yang merendahkan martabat mahasiswi lain di lingkungan kampus.
Konten tersebut memicu kemarahan dan kekecewaan luas di kalangan mahasiswa karena dinilai mencederai rasa aman di ruang akademik.
Forum Terbuka dan Permintaan Maaf
Forum terbuka digelar sejak Senin malam hingga Selasa dini hari. Enam belas mahasiswa yang diduga terlibat diminta hadir untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada para korban.
Forum ini dimaksudkan sebagai ruang pertanggungjawaban awal sekaligus memberi kesempatan kepada korban untuk menyampaikan perasaan dan aspirasi mereka secara terbuka.
Suasana Penuh Emosi
Suasana di dalam auditorium dilaporkan berlangsung panas dan emosional. Sorakan kekecewaan terdengar ketika para terduga pelaku dihadirkan.
Ketua BEM FH UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, menyampaikan bahwa reaksi keras tersebut merupakan bentuk ekspresi kemarahan mahasiswa atas hilangnya rasa aman di lingkungan kampus.
Meski diwarnai ketegangan, moderator dari kalangan mahasiswa berhasil menjaga situasi tetap kondusif sehingga tidak terjadi tindakan fisik terhadap para pelaku.
Sikap dan Langkah Kampus
Pihak Universitas Indonesia menyatakan komitmennya untuk menangani kasus ini secara serius dan transparan.
Rektor UI, Heri Hermansyah, menegaskan akan terus memantau penanganan kasus ini serta mengajak seluruh civitas academica untuk bersama-sama melawan segala bentuk pelecehan seksual.
Langkah yang tengah dilakukan antara lain:
- Verifikasi dan penelusuran laporan pelanggaran kode etik
- Pemeriksaan potensi unsur tindak pidana
- Evaluasi kemungkinan sanksi administratif hingga tindakan hukum
Sementara itu, BEM FH UI menilai bahwa permintaan maaf saja tidak cukup. Mereka menuntut sanksi tegas yang berpihak kepada korban agar kasus serupa tidak terulang.
Komitmen Perlindungan Civitas Academica
Fakultas Hukum UI menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan mahasiswa serta staf menjadi prioritas utama. Kampus juga telah menyediakan saluran pelaporan yang aman dan dukungan bagi pihak-pihak yang terdampak.
Hingga kini, proses investigasi masih berjalan. Hasil pemeriksaan dan bentuk sanksi yang akan dijatuhkan menjadi perhatian utama mahasiswa dan publik yang menuntut keadilan bagi para korban.
Next News

Stabil, Ini Harga BBM di Seluruh SPBU RI per 16 April 2026
in 4 hours

Polres Padang Lawas Gelar Gaktibplin, HP Personel Diperiksa Cegah Judi Online
21 hours ago

Pemkab Tapteng Gelar Seleksi Calon Kepala Sekolah, 115 Peserta Perebutkan 149 Formasi
21 hours ago

Pemerintah buka rekrutmen 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih, ini persyaratannya
a day ago

Gubernur: Pemekaran Provinsi dan Kabupaten/Kota di Sumut Berpotensi Kembali Terbuka
21 hours ago

Kemenhaj Sumut: kloter pertama Embarkasi Haji Medan berangkat 22 April
21 hours ago

Harga LPG 3 Kg di Palas Masih Rp35 Ribu, Jauh di Atas HET
2 days ago

Menkomdigi Apresiasi TikTok Patuhi PP Tunas, 780 Ribu Akun Anak di Bawah 16 Tahun Dinonaktifkan
2 days ago

Pemkab Mandailing Natal Perkuat Sinergi dengan BNN RI, Dorong Infrastruktur dan Ekonomi Alternatif
2 days ago

PKK dan Dharma Wanita Tapsel Gelar Halal Bi Halal, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Pascaramadan
3 days ago





