Pernah Merasa Ingin Lompat Saat Berada di Tempat Tinggi? Ternyata Itu Cara Otak Melindungi Diri
RAU - Tuesday, 19 May 2026 | 01:43 PM


Pernah Merasa Ingin Lompat Saat Berada di Tempat Tinggi? Ternyata Itu Cara Otak Melindungi Diri
Sebagian orang mungkin pernah merasakan sensasi aneh ketika berdiri di tepi gedung tinggi, jembatan, atau tebing. Muncul dorongan sesaat seolah ingin melompat, meskipun sebenarnya tidak memiliki keinginan untuk menyakiti diri sendiri.
Fenomena ini ternyata cukup umum dan dikenal dalam bahasa Prancis sebagai L'appel du vide yang berarti "panggilan dari kekosongan" atau the call of the void.
Dalam dunia psikologi dan neurosains, kondisi tersebut bukan tanda seseorang ingin bunuh diri, melainkan bagian dari mekanisme pertahanan alami otak.
Bagaimana Otak Merespons Tempat Tinggi?
Saat seseorang berada di tempat tinggi, otak secara otomatis mendeteksi potensi bahaya.
Bagian otak bernama amigdala, yang berperan dalam memproses rasa takut, akan mengirimkan sinyal peringatan sangat cepat untuk melindungi tubuh dari ancaman jatuh.
Respons tersebut biasanya muncul dalam bentuk:
- Rasa panik mendadak
- Jantung berdebar lebih cepat
- Tubuh refleks ingin mundur
- Sensasi tidak nyaman saat melihat ke bawah
Semua respons itu merupakan bagian dari naluri bertahan hidup manusia.
Mengapa Muncul Perasaan Seolah Ingin Melompat?
Setelah sinyal bahaya muncul, bagian otak lain yaitu korteks prefrontal mulai menganalisis situasi secara logis.
Otak menyadari bahwa tubuh sebenarnya masih aman dan tidak benar-benar jatuh. Namun, karena sinyal bahaya muncul sangat cepat, otak terkadang salah menginterpretasikan respons tersebut.
Secara sederhana, otak seperti "salah paham" terhadap sinyal keselamatan yang baru saja dikirim.
Akibatnya, muncul sensasi seolah ada dorongan untuk melompat, padahal sebenarnya tubuh sedang bereaksi untuk menjauh dari bahaya.
Fenomena Ini Disebut High Place Phenomenon
Dalam penelitian psikologi, kondisi tersebut dikenal sebagai High Place Phenomenon.
Peneliti bernama Jennifer Hames menjelaskan bahwa fenomena ini cukup umum terjadi pada banyak orang, termasuk mereka yang tidak memiliki gangguan mental.
Penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang mengalami sensasi ini biasanya memiliki sensitivitas tinggi terhadap sinyal tubuh, seperti perubahan detak jantung atau rasa cemas saat menghadapi situasi berbahaya.
Apakah Fenomena Ini Berbahaya?
Dalam kebanyakan kasus, fenomena ini bukan kondisi berbahaya dan tidak selalu berkaitan dengan keinginan menyakiti diri sendiri.
Sebaliknya, kondisi tersebut justru menunjukkan bahwa sistem pertahanan otak bekerja aktif untuk menjaga keselamatan tubuh.
Namun, apabila seseorang sering memiliki dorongan menyakiti diri sendiri secara nyata atau disertai gangguan emosional berat, konsultasi dengan tenaga profesional tetap disarankan.
Perasaan ingin melompat saat berada di tempat tinggi merupakan fenomena psikologis yang cukup umum dan dikenal sebagai High Place Phenomenon atau L'appel du vide.
Fenomena ini terjadi akibat cara otak memproses rasa takut dan sinyal keselamatan secara sangat cepat sebagai bagian dari naluri bertahan hidup manusia.
Jadi, sensasi tersebut bukan berarti seseorang benar-benar ingin melompat, melainkan tanda bahwa otak sedang bekerja untuk melindungi diri dari bahaya.
Next News

Kepiting Memiliki Insang yang Membantunya Mengambil Oksigen, Ini Cara Kerjanya
in 5 hours

Kebiasaan Memencet Komedo Bisa Membuat Kondisi Kulit Semakin Buruk, Ini Alasannya
in 4 hours

Cara Kerja Pita Suara saat Berbicara, Bernyanyi, dan Tertawa
in 4 hours

Gurita Memiliki Tiga Jantung, Fakta Biologisnya Bikin Takjub
in 4 hours

Kereta Api Bisa Melaju dengan Stabil di Atas Rel, Ini Rahasia Sistemnya
in 4 hours

Pohon Pisang Bisa Tumbuh Kembali setelah Batang yang Berbuah Dipotong, Ini Penjelasannya
in 4 hours

Tteokbokki, Jajanan Korea dengan Tekstur Kenyal yang Bikin Ketagihan
in 4 hours

Tidak Semua Kayu Manis Sama, Ini Perbedaan Jenis Cassia dan Ceylon
in 4 hours

Bendungan Memiliki Peran Penting dalam Mencegah Banjir, Ini Penjelasan Ilmiahnya
in 4 hours

Telapak Tangan Berkeringat saat Gugup, Begini Respons Tubuh terhadap Stres
9 hours ago





