Lipatan Hitam di Leher Itu Bukan Daki, Tapi Lemak? Mitos atau Fakta?
RAU - Tuesday, 19 May 2026 | 01:40 PM


Lipatan Hitam di Leher Itu Bukan Daki, Tapi Lemak? Mitos atau Fakta?
Banyak orang mengira warna hitam pada lipatan leher hanyalah daki yang menumpuk akibat kurang bersih saat mandi. Ada juga yang percaya kondisi tersebut disebabkan oleh tumpukan lemak di area leher.
Namun, secara medis anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.
Kondisi kulit gelap, tebal, dan terasa seperti beludru di area lipatan tubuh dikenal dengan istilah Acanthosis Nigricans. Kondisi ini bukan sekadar kotoran yang dapat hilang hanya dengan digosok menggunakan sabun.
Apa yang Sebenarnya Terjadi pada Kulit?
Acanthosis nigricans terjadi akibat pertumbuhan sel kulit luar dan sel penghasil pigmen yang berlangsung lebih cepat dari normal.
Akibatnya, kulit di area tertentu seperti:
- Leher
- Ketiak
- Selangkangan
- Lipatan tubuh lainnya
menjadi lebih tebal, kasar, dan berwarna lebih gelap dibanding area kulit sekitarnya.
Kondisi ini sering membuat penderitanya merasa kurang percaya diri karena tampak seperti kulit kotor yang sulit dibersihkan.
Mengapa Sering Dikaitkan dengan Lemak atau Berat Badan?
Hubungan antara lipatan hitam dan lemak tubuh sebenarnya bersifat tidak langsung.
Penyebab paling umum dari acanthosis nigricans adalah Resistensi Insulin, yaitu kondisi ketika sel-sel tubuh menjadi kurang sensitif terhadap hormon insulin.
Kondisi ini lebih sering terjadi pada orang dengan:
- Berat badan berlebih atau obesitas
- Pola makan tinggi gula dan karbohidrat olahan
- Risiko diabetes tipe 2
Ketika tubuh mengalami resistensi insulin, pankreas akan memproduksi insulin dalam jumlah lebih banyak. Kadar insulin yang terlalu tinggi tersebut dapat memicu pertumbuhan berlebihan pada sel kulit sehingga muncul perubahan warna dan tekstur di area lipatan tubuh.
Menggosok Leher Terlalu Keras Justru Bisa Memperburuk Kondisi
Karena bukan daki biasa, menggosok area leher secara berlebihan justru dapat menyebabkan iritasi.
Gesekan yang terlalu keras dapat membuat kulit semakin gelap dan meradang. Karena itu, penanganan kondisi ini sebaiknya tidak hanya fokus pada permukaan kulit, tetapi juga memperbaiki kondisi kesehatan dari dalam tubuh.
Bagaimana Cara Mengatasinya?
Penanganan acanthosis nigricans biasanya dilakukan dengan mengatasi penyebab utamanya, terutama resistensi insulin dan pola hidup tidak sehat.
Beberapa langkah yang dianjurkan antara lain:
- Menurunkan berat badan secara bertahap
- Mengurangi konsumsi gula dan makanan olahan
- Rutin berolahraga
- Menjaga pola makan sehat dan seimbang
Selain itu, konsultasi dengan dokter juga disarankan untuk memeriksa kadar gula darah dan memastikan tidak ada gangguan kesehatan lain seperti diabetes.
Dalam beberapa kasus, dokter dapat memberikan krim topikal seperti retinoid atau asam salisilat untuk membantu memperbaiki tekstur kulit.
Lipatan hitam di area leher bukan sekadar daki yang menempel ataupun lemak yang muncul di permukaan kulit.
Kondisi ini bisa menjadi tanda Acanthosis Nigricans yang sering berkaitan dengan resistensi insulin dan masalah metabolisme tubuh.
Karena itu, menjaga pola hidup sehat dan memeriksakan diri ke dokter menjadi langkah penting apabila warna hitam di leher tidak kunjung membaik.
Next News

Benarkah Beras Bisa Memperbaiki HP Basah? Simak Faktanya di Sini
in 6 hours

Malu Karena Bau Badan? Ini Tips Ketiak Tetap Wangi Seharian
in 6 hours

Kalau Muka Sensitif, Apa Ada Hubungannya dengan Kulit Kepala? Ini Penjelasan Ilmiahnya
in 6 hours

Cara Cepat Hilangkan Mata Panda Agar Tidak Layu Seperti Zombie
in 6 hours

Pernah Merasa Ingin Lompat Saat Berada di Tempat Tinggi? Ternyata Itu Cara Otak Melindungi Diri
in 6 hours

Hati-Hati! Handuk Kotor dan Bau Bisa Membuat Tubuh Tetap Bau hingga Memicu Jamur Kulit
in 6 hours

Sering Pakai Lipstik Bikin Bibir Hitam? Cek Faktanya Sekarang
in 6 hours

Benarkah Kucing dan Anjing Tidak Boleh Makan Cokelat? Ini Penjelasan Ilmiahnya
in 6 hours

Burger Sering Disebut Junk Food, Padahal Isinya Terlihat Sehat. Kok Bisa?
in 5 hours

Benarkah Tertawa 10 Menit Bisa Membakar 40 Kalori? Ini Penjelasan Ilmiahnya
in 4 hours





