Hati-Hati! Handuk Kotor dan Bau Bisa Membuat Tubuh Tetap Bau hingga Memicu Jamur Kulit
RAU - Tuesday, 19 May 2026 | 01:37 PM


Hati-Hati! Handuk Kotor dan Bau Bisa Membuat Tubuh Tetap Bau hingga Memicu Jamur Kulit
Banyak orang menganggap mandi sudah cukup untuk menjaga kebersihan tubuh. Padahal, penggunaan handuk yang kotor dan berbau setelah mandi justru dapat membuat tubuh kembali tidak segar serta meningkatkan risiko gangguan kulit.
Meski tubuh sudah dibersihkan menggunakan sabun, handuk yang jarang dicuci atau tidak dikeringkan dengan baik dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri dan jamur.
Mengapa Handuk Kotor Bisa Menimbulkan Masalah?
Saat digunakan untuk mengeringkan tubuh, handuk tidak hanya menyerap air, tetapi juga mengangkat sisa sel kulit mati, minyak alami tubuh, dan kotoran yang masih menempel di kulit.
Kondisi handuk yang lembap, terutama jika digantung di ruangan minim sirkulasi udara, menciptakan lingkungan ideal bagi mikroorganisme untuk berkembang biak.
Kombinasi kelembapan dan sisa sel kulit mati menjadikan serat handuk sebagai tempat yang sangat disukai bakteri maupun jamur.
Dampak Buruk Menggunakan Handuk Kotor dan Bau
1. Tubuh Tetap Bau Meski Sudah Mandi
Bau apek pada handuk biasanya berasal dari pertumbuhan bakteri dan jamur di dalam serat kain.
Saat handuk digunakan setelah mandi, bau tersebut dapat berpindah kembali ke kulit sehingga tubuh terasa kurang segar meski baru selesai membersihkan diri.
2. Meningkatkan Risiko Infeksi Jamur Kulit
Jamur sangat mudah berkembang di area lembap. Karena itu, handuk yang jarang dicuci atau tidak benar-benar kering dapat menjadi media penyebaran infeksi kulit seperti:
- Panu
- Kurap
- Kadas
Risiko akan lebih tinggi jika handuk digunakan bergantian dengan orang lain.
3. Memicu Jerawat pada Wajah dan Punggung
Bakteri yang menumpuk pada handuk dapat menyumbat pori-pori kulit yang terbuka setelah mandi air hangat.
Kondisi tersebut dapat memicu munculnya jerawat pada wajah maupun area punggung atau yang sering disebut bacne (back acne).
4. Menyebabkan Iritasi dan Gatal pada Kulit Sensitif
Bagi pemilik kulit sensitif atau penderita eksim, penggunaan handuk kotor dapat memperparah kondisi kulit.
Gejala seperti kemerahan, rasa gatal, hingga iritasi bisa muncul akibat paparan bakteri dan jamur dari handuk yang tidak higienis.
Cara Menjaga Handuk Tetap Bersih dan Aman Digunakan
Agar handuk tetap higienis dan tidak menjadi sumber penyakit, beberapa langkah berikut dapat dilakukan:
- Mencuci handuk secara rutin, idealnya setiap 3–4 kali pemakaian
- Menjemur handuk di bawah sinar matahari hingga benar-benar kering
- Menghindari penggunaan handuk secara bergantian
- Mengganti handuk yang sudah terlalu lembap, kasar, atau berbau menetap
- Menyimpan handuk di tempat dengan sirkulasi udara baik
Handuk yang kotor dan lembap dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri serta jamur yang memicu berbagai masalah kulit.
Mulai dari bau badan, jerawat, hingga infeksi jamur dapat muncul meski seseorang rutin mandi setiap hari.
Karena itu, menjaga kebersihan handuk sama pentingnya dengan menjaga kebersihan tubuh agar kulit tetap sehat dan tubuh terasa benar-benar segar setelah mandi.
Next News

9 Makanan Bergizi yang Mendukung Tumbuh Kembang Anak,
an hour ago

Jarang Sarapan Bisa Berdampak pada Kesehatan, Ini 5 Masalah yang Perlu Diwaspadai
an hour ago

4 Mitos Makanan yang Sering Disebut Bikin Jerawatan, Cokelat hingga Gluten
an hour ago

5 Daun Herbal yang Disebut Berpotensi Mendukung Kesehatan Pankreas, Ada Kelor hingga Kangkung
an hour ago

5 Makanan Kaya Vitamin D yang Baik untuk Tulang dan Sistem Imun
an hour ago

Tak Harus Olahraga, 5 Aktivitas di Rumah Ini Ternyata Bisa Bakar Kalori
an hour ago

5 Makanan yang Bisa Mendukung Kualitas Sel Telur dan Kesuburan Wanita
an hour ago

11 Makanan dan Minuman yang Bisa Memicu Asam Lambung Naik, Ada Kopi hingga Sambal
an hour ago

Gigit Kuku Jadi Kebiasaan Anak? Orang Tua Perlu Perhatikan Hal Ini
an hour ago

Benarkah Kucing Indonesia Rata-rata Hanya Hidup 6 Tahun? Ini Penyebabnya
13 hours ago





