Penyalahgunaan Nitrous Oxide, Ancaman bagi Saraf dan Kesehatan Mental
Tata - Wednesday, 11 February 2026 | 01:53 AM


Nitrous oxide, yang dikenal sebagai gas tertawa, merupakan zat yang secara medis digunakan sebagai anestesi ringan dan pereda nyeri, terutama dalam prosedur gigi dan tindakan medis tertentu. Dalam penggunaan yang tepat dan diawasi tenaga kesehatan, gas ini relatif aman. Namun, ketika disalahgunakan untuk tujuan rekreasional, nitrous oxide dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan.
Gas tertawa memberikan efek euforia singkat, rasa ringan, dan sensasi melayang. Efek inilah yang membuat sebagian orang tergoda untuk menggunakannya di luar kebutuhan medis. Biasanya, nitrous oxide dihirup melalui balon atau tabung kecil. Meski efeknya terasa cepat, dampaknya terhadap tubuh tidak bisa dianggap remeh.
Salah satu risiko utama penyalahgunaan nitrous oxide adalah kerusakan saraf. Paparan berulang dalam jumlah besar dapat mengganggu kerja vitamin B12 dalam tubuh. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan gangguan pada sistem saraf, seperti kesemutan pada tangan dan kaki, mati rasa, kelemahan otot, hingga gangguan koordinasi. Dalam kasus yang lebih berat, kerusakan saraf bisa bersifat permanen.
Selain gangguan saraf, penyalahgunaan nitrous oxide juga dapat memengaruhi kesehatan mental. Penggunaan berulang dapat memicu perubahan suasana hati, kecemasan, depresi, bahkan gangguan kognitif seperti sulit berkonsentrasi dan penurunan daya ingat. Efek euforia yang singkat sering kali membuat pengguna ingin mengulanginya, sehingga berisiko menimbulkan ketergantungan psikologis.
Bahaya lain yang mengintai adalah risiko kekurangan oksigen (hipoksia). Menghirup nitrous oxide secara berlebihan dapat mengurangi asupan oksigen ke otak. Kondisi ini dapat menyebabkan pusing berat, kehilangan kesadaran, bahkan dalam kasus ekstrem bisa berakibat fatal.
Remaja dan dewasa muda menjadi kelompok yang paling rentan terhadap penyalahgunaan zat ini karena rasa ingin tahu dan pengaruh lingkungan pergaulan. Kurangnya pemahaman mengenai dampak jangka panjang membuat gas tertawa sering dianggap aman, padahal penggunaannya tanpa pengawasan medis sangat berbahaya.
Pencegahan menjadi langkah penting untuk menekan risiko penyalahgunaan nitrous oxide. Edukasi mengenai dampak kesehatan, pengawasan terhadap distribusi, serta peran keluarga dan lingkungan dalam memberikan pemahaman yang benar sangat diperlukan.
Nitrous oxide bukanlah zat untuk hiburan. Efek sesaat yang ditimbulkan tidak sebanding dengan risiko jangka panjang yang dapat merusak saraf dan kesehatan mental. Kesadaran dan informasi yang tepat menjadi kunci untuk melindungi diri dari bahaya penyalahgunaan zat ini.
Next News

Viral Ajakan Setop Pakai ChatGPT, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
7 hours ago

Suka Singkong Rebus? Hindari 3 Makanan Ini Saat Mengonsumsinya
7 hours ago

Cara Sehat Atasi Keinginan Makan Manis dengan 11 Camilan Bergizi
7 hours ago

Fakta Mengejutkan, Ikan Asal RI Unggul Kandungan Omega-3 Dunia
7 hours ago

Resep Praktis Bubur Sumsum 100 Gram Tepung Beras, Tekstur Lembut dan Mulus
8 hours ago

Awal Puasa 2026 Diperkirakan Berbeda? Simak Versi Resminya
8 hours ago

Kabar Terbaru Negara yang Bebas Visa untuk Paspor Indonesia
8 hours ago

Anak Muda Rentan GERD? Terapkan Gaya Hidup Sehat untuk Menguranginya
8 hours ago

Mi Instan Favorit Banyak Orang, Tapi Apa Risikonya Jika Berlebihan?
8 hours ago

Sering Perih Saat Kencing? Bisa Jadi Gejala Infeksi Saluran Kemih
8 hours ago





