Selasa, 27 Oktober 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Pengukuhan Pengurus DPC PKB Tapsel, Gus Irawan Tekankan Kolaborasi Politik untuk Percepatan Pemulihan Pascabencana

Laila - Tuesday, 27 October 2026 | 02:39 PM

Background
Pengukuhan Pengurus DPC PKB Tapsel, Gus Irawan Tekankan Kolaborasi Politik untuk Percepatan Pemulihan Pascabencana

PADANGSIDIMPUAN – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H. Gus Irawan Pasaribu, S.E., Ak., M.M., C.A., menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara partai politik dan pemerintah dalam mempercepat pembangunan daerah, terutama di tengah tantangan pemulihan pascabencana dan keterbatasan fiskal daerah.

Pesan tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri pengukuhan pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kota Padangsidimpuan, yang dirangkai dengan kegiatan orientasi politik, di Gedung Balai STAITA, Kota Padangsidimpuan, Minggu (25/10/2026).

Menurut Gus Irawan, partai politik memiliki posisi strategis dalam pembangunan bangsa dan daerah. Karena itu, diperlukan kerja sama seluruh elemen, termasuk partai politik, untukmenjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks, baik akibat dinamika global maupun persoalan di tingkat nasional dan daerah.

"Partai politik merupakan mitra strategis pemerintah untuk membangun bangsa, negara, dan daerah. Karena itu, kita membutuhkan kolaborasi dan sinergi seluruh elemen, terlebih dalam situasi yang tidak mudah seperti sekarang ini," tegasnya.

Dalam arahannya, Gus Irawan memaparkan beratnya tantangan yang dihadapi Kabupaten Tapanuli Selatan setelah bencana banjir dan tanah longsor pada 25 November 2025. Upaya mengembalikan kondisi daerah seperti sebelum bencana, menurutnya, membutuhkan anggaran sekitar Rp2,64 triliun melalui program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.



Kebutuhan tersebut menjadi tantangan tersendiri di tengah kebijakan penyesuaian transfer ke daerah yang berdampak terhadap kapasitas fiskal pemerintah kabupaten. Ia menjelaskan bahwa alokasi pemulihan yang sebelumnya tersedia juga mengalami pengurangan, sehingga pemerintah daerah harus semakin cermat menentukan prioritas pembangunan dan pemulihan masyarakat.

"Untuk mengembalikan kondisi Tapanuli Selatan seperti sebelum bencana saja membutuhkan anggaran yang sangat besar. Padahal, pembangunan tidak boleh berhenti pada pemulihan, tetapi harus terus bergerak agar masyarakat dapat kembali bangkit dan daerah menjadi lebih maju," ujarnya.

Bupati menekankan bahwa penanganan pascabencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten. Dukungan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, DPRD, partai politik, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan agar proses pemulihan berjalan efektif dan kebutuhan masyarakat dapat ditangani secara bertahap.

Ia juga menyoroti pentingnya memperjuangkan program pembangunan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat dan provinsi agar dapat menjawab kebutuhan nyata masyarakat Tapanuli Selatan.

Selain pemulihan pascabencana, Gus Irawan turut menyoroti pembangunan infrastruktur jalan sebagai faktor penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah dan menggerakkan perekonomian masyarakat.



Ia mengapresiasi pembangunan jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta berharap keberlanjutan pembangunan tersebut dapat meningkatkan aksesibilitas wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, dan membuka peluang ekonomi baru.

Bupati menyebut sejumlah ruas penghubung di kawasan Sipirok dan sekitarnya masih membutuhkan penyelesaian agar konektivitas antarwilayah semakin optimal. Pembangunan infrastruktur yang terintegrasi, katanya, akan memberikan dampak positif terhadap distribusi hasil pertanian, akses pelayanan publik, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Konektivitas yang semakin baik tentu akan berdampak terhadap daerah-daerah yang terhubung. Aktivitas ekonomi masyarakat bisa bergerak, akses semakin terbuka, dan pembangunan dapat dirasakan lebih luas," ungkapnya.

Ia berharap seluruh pemangku kepentingan, termasuk para wakil rakyat di tingkat provinsi, dapat terus memperjuangkan program pembangunan yang dibutuhkan masyarakat Tapanuli Selatan.

Kepada pengurus DPC PKB Tapanuli Selatan yang baru dikukuhkan, Gus Irawan menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar amanah organisasi dijalankan dengan penuh tanggung jawab.



Ia menegaskan bahwa partai politik memiliki peran penting dalam memperkuat demokrasi, menyalurkan aspirasi masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Karena itu, penguatan struktur organisasi hingga tingkat kecamatan dan desa harus diikuti dengan kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Semua partai politik pada dasarnya memiliki fungsi yang sama dalam membangun daerah. Yang terpenting adalah bagaimana seluruh kekuatan politik dapat bekerja sama, berkolaborasi, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," pesannya.

Bupati juga berharap hubungan kemitraan antara pemerintah daerah dan partai politik dapat terus terjaga, tanpa mengesampingkan fungsi dan tanggung jawab masing-masing.

Menurutnya, perbedaan pandangan politik tidak seharusnya menjadi penghalang untuk bekerja bersama demi kepentingan masyarakat, terlebih ketika daerah sedang menghadapi tantangan besar dalam pemulihan pascabencana dan peningkatan kesejahteraan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPW PKB Sumatera Utara sekaligus anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Muniruddin Ritonga, S.H.I., M.Ag., mengingatkan pengurus yang baru dikukuhkan agar menjaga soliditas, mengesampingkan ego, dan memperkuat kolaborasi dalam menjalankan roda organisasi.



Ia menekankan bahwa pengukuhan pengurus tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi titik awal untuk meningkatkan kehadiran PKB di tengah masyarakat dan memperjuangkan kepentingan rakyat secara terukur.

Menurutnya, struktur partai yang kuat harus dibangun hingga ke tingkat paling bawah agar aspirasi masyarakat dapat dihimpun dan diperjuangkan melalui mekanisme politik serta lembaga perwakilan rakyat.

Ketua DPC PKB Tapanuli Selatan, Ihkwan Nasution, dalam sambutannya juga mengajak seluruh pengurus memperkuat konsolidasi organisasi dan meningkatkan kedekatan dengan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pengurus di setiap tingkatan harus bekerja aktif agar PKB semakin dikenal dan mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur perwakilan pemerintah daerah, jajaran pengurus PKB Sumatera Utara, pengurus DPC PKB Tapanuli Selatan dan Kota Padangsidimpuan, anggota DPRD, unsur TNI-Polri, kader partai politik, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta undangan lainnya.