Selasa, 27 Oktober 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Hadiri Apel Operasi Patuh Toba 2026, Bupati Gus Irawan Ajak Masyarakat Wujudkan Lalu Lintas yang Tertib dan Berkeselamatan

Laila - Tuesday, 27 October 2026 | 02:35 PM

Background
Hadiri Apel Operasi Patuh Toba 2026, Bupati Gus Irawan Ajak Masyarakat Wujudkan Lalu Lintas yang Tertib dan Berkeselamatan

SIPIROK – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H. Gus Irawan Pasaribu, S.E., Ak., M.M., C.A., menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan "Patuh Toba 2026" di Lapangan Apel Mapolres Tapanuli Selatan, Sipirok, Senin (26/10/2026). Operasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas, menekan angka kecelakaan, serta mewujudkan keamanan, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas di wilayah hukum Polres Tapanuli Selatan.

Apel gelar pasukan tersebut dilaksanakan oleh Polres Tapanuli Selatan dengan mengusung tema "Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan." Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kesiapan personel gabungan beserta sarana dan prasarana dalam mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026.

Turut hadir Ketua DPRD Tapanuli Selatan H. Rahmat Nasution, unsur Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan, Kasatpol PP, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Pelaksana BPBD Tapanuli Selatan, perwakilan TNI dan Brimob, pejabat utama Polres Tapanuli Selatan, serta personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan instansi terkait.

Dalam amanatnya, Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Anton Santoso, S.I.K., S.H., M.M. menegaskan bahwa Operasi Patuh Toba 2026 merupakan upaya untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.

Kapolres menyampaikan bahwa berdasarkan data lalu lintas yang dipaparkan dalam amanatnya, jumlah pelanggaran lalu lintas tercatat sekitar 38.400 pelanggaran, dengan penurunan sebesar 78 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Sementara itu, angka kecelakaan lalu lintas disebut mengalami peningkatan sekitar 20 persen, sehingga diperlukan langkah yang lebih serius dan terpadu untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan.



Operasi Patuh Toba 2026 direncanakan berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Pelaksanaannya diharapkan tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga mengedepankan edukasi, sosialisasi, pencegahan, dan pendekatan humanis kepada masyarakat.

Kapolres juga menekankan pentingnya profesionalisme seluruh personel yang terlibat. Setiap anggota diminta menjalankan tugas secara transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Menurutnya, keberhasilan operasi tidak semata-mata diukur dari jumlah pelanggaran yang ditindak, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas, menurunnya angka kecelakaan, dan tumbuhnya budaya berkendara yang aman.

Kehadiran Bupati Tapanuli Selatan dalam apel tersebut mencerminkan dukungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan terhadap upaya kepolisian dalam menciptakan keamanan dan keselamatan berlalu lintas. Sinergi antara pemerintah daerah, Polri, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan dinilai penting untuk membangun kesadaran kolektif bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama.

Melalui Operasi Patuh Toba 2026, diharapkan masyarakat Tapanuli Selatan semakin tertib dalam berlalu lintas, mematuhi rambu-rambu dan aturan berkendara, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.



Dengan kolaborasi antara aparat dan masyarakat, pelaksanaan operasi ini diharapkan mampu menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan lancar, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan kepolisian di Kabupaten Tapanuli Selatan.