Pemulihan sawah Madina terkendala irigasi Batang Gadis
RAU - Wednesday, 17 June 2026 | 11:12 AM


Madina
Pemulihan lahan persawahan pascabencana di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, masih menghadapi kendala serius akibat tersumbatnya saluran irigasi Batang Gadis.
Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution melakukan kunjungan kerja ke tiga kecamatan, yakni Kecamatan Siabu, Nagajuang, dan Hutabargot, Selasa (16/6) untuk memastikan progres rehabilitasi sawah berjalan sesuai rencana.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati meninjau Desa Tangga Bosi III di Kecamatan Siabu, Desa Sayur Matua di Kecamatan Nagajuang, serta Desa Sayur Maincat di Kecamatan Hutabargot.
"Untuk di Desa Tangga Bosi III, rehabilitasi sawah sudah selesai 100 persen. Normalisasi sungai sepanjang 1.150 meter juga telah rampung, dan petani sudah mulai pembibitan," ujar Saipullah.
Namun demikian, ia mengungkapkan permasalahan utama saat ini adalah belum mengalirnya air ke areal persawahan akibat saluran irigasi Batang Gadis yang tersumbat material.
"Masalahnya sawah sudah siap, tetapi air tidak ada. Saluran irigasi Batang Gadis tertimbun material cukup tinggi sehingga perlu dilakukan pengerukan," katanya.
Akibat kondisi tersebut, sekitar 500 hektare lahan sawah di Kecamatan Hutabargot, Nagajuang, dan Panyabungan Utara mengalami gagal tanam.
Pemerintah Kabupaten Madina, lanjut Saipullah, akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menangani persoalan tersebut.
"Kami akan segera bersurat agar material di saluran irigasi sekunder Batang Gadis dapat diangkat sehingga aliran air kembali normal," ujarnya.
Adapun luas lahan sawah yang telah direhabilitasi di tiga kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Siabu seluas 25 hektare dengan progres 100 persen, Kecamatan Nagajuang seluas 42 hektare dengan progres 95 persen, dan Kecamatan Hutabargot seluas 30 hektare dengan progres 75 persen.
Secara keseluruhan, total luas lahan yang direhabilitasi mencapai 97 hektare.
Bupati menegaskan percepatan penanganan irigasi menjadi prioritas agar petani dapat segera memasuki masa tanam dan tidak mengalami kerugian lebih lanjut.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati turut didampingi sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten I Sahnan Pasaribu, Asisten III Lis Muliadi Nasution, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Taufik Zulhandra Ritonga, serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Muhammad Syail Lubis.
Next News

Bupati Gus Irawan Dorong Pemuda Pancasila Perkuat Persatuan dan Sinergi untuk Tapsel Bangkit
in 7 hours

PCNU Tapsel Dikukuhkan, Bupati Gus Irawan Ajak NU Bersinergi Perangi Narkoba, Judol dan Kemiskinan
in 7 hours

11 OPD/UPTD Paluta raih apresiasi, Indeks Inovasi Daerah 2025 berpredikat "Inovatif"
in 7 hours

Pusdalops catat 357 KK terdampak akibat cuaca ekstrem di Kota Medan
in 3 hours

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Senin 24 Agustus 2026: Mayoritas Diguyur Hujan Ringan
in 19 minutes

Pemprov Sumut Siapkan BKK Rp 5–Rp 50 Miliar untuk Program Kampung Kreatif Sumut Berkah
a day ago

Bupati Tapsel Ajak BKMT Perkuat Peran Agama dan Perangi Narkoba, Rentenir, serta Kemiskinan
a day ago

KNPI Tapsel Periode 2026–2029 Dilantik, Bupati Gus Irawan Dorong Pemuda Jadi Motor Percepatan Pemulihan Pascabencana
a day ago

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat Besok 23 Agustus 2026, Ini Daftar Wilayahnya
a day ago

Pemerintah Benahi DTSEN, Mayoritas Desil 10 Masyarakat Kelas Menengah
2 days ago





