Pemkot Medan manfaatkan Sapa Warga serap aspirasi masyarakat
Laila - Monday, 10 August 2026 | 01:41 PM


Medan - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat melalui program Sapa Warga untuk mendengar langsung berbagai aspirasi, keluhan, serta persoalan yang dihadapi warga.
Dalam kegiatan Sapa Warga yang berlangsung di Kecamatan Medan Tembung, Ahad, Rico mengatakan pemerintah tidak hanya mendengarkan berbagai persoalan masyarakat, tetapi juga berupaya memberikan solusi serta menindaklanjuti setiap laporan yang disampaikan.
Menurutnya, kehadiran sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan Kota Medan. Melalui dialog secara langsung, warga dapat menyampaikan berbagai persoalan yang mereka alami dalam kehidupan sehari-hari.
Rico memastikan setiap aspirasi yang disampaikan akan diteruskan kepada OPD terkait untuk mendapatkan tindak lanjut sesuai kewenangannya.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah warga menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari infrastruktur, pelayanan kesehatan, keamanan, hingga upaya penanganan dan mitigasi banjir.
Mengenai persoalan banjir, Rico menyebut Pemerintah Kota Medan akan melakukan koordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait. Menurutnya, banjir yang masih kerap terjadi di sejumlah wilayah Medan antara lain dipengaruhi kondisi sungai yang sudah lama membutuhkan normalisasi serta perubahan fungsi lahan.
Selain itu, Pemkot Medan terus memperkuat upaya normalisasi drainase yang dilakukan di berbagai kecamatan sebagai salah satu langkah untuk mengurangi risiko genangan dan banjir.
Untuk persoalan infrastruktur serta fasilitas umum, Rico meminta dinas terkait turun langsung melakukan pengecekan dan segera menindaklanjuti laporan masyarakat.
Sementara dalam bidang kesehatan, ia menjelaskan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan KTP untuk memperoleh layanan kesehatan sesuai dengan ketentuan program yang berlaku.
Rico berharap program Sapa Warga dapat menjadi sarana komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat sehingga berbagai persoalan di lapangan dapat segera diketahui dan ditangani. Ia menilai komunikasi langsung dengan warga penting agar pelaksanaan pembangunan daerah dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Next News

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Senin 10 Agustus 2026: Mayoritas Hujan Ringan, 4 Wilayah Berawan
3 hours ago

Ijeck Juara APRC 2026 dan Nasional Rally 2026, Torehkan Prestasi Gemilang di Tobasari
a day ago

Pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia 2026 Dibuka, Cek Syaratnya
a day ago

Mensos Targetkan 150 Ribu Anak Masuk Sekolah Rakyat pada 2027
a day ago

Ratusan Peserta Ramaikan Fun Bike HUT ke-81 RI di Panyabungan, Bupati Madina Dorong Gaya Hidup Sehat
a day ago

Reli Asia Pasifik dilepas dari Kota Pematangsiantar, diikuti 45 peserta
2 days ago

Gubernur siapkan Rp2 miliar bangun rumah produksi kelapa di Nias Utara
2 days ago

Gelombang panas melanda sebagian besar Korea Selatan
2 days ago

BI Sumut kaji potensi wisata Danau d d Toba jadi ekonomi khusus
2 days ago

Disdik Tapsel turun tangan tindaklanjuti dugaan guru dan kasek jarang masuk di SD Tapus Nabolak
2 days ago





