Pemkab Tapteng Raih UHC 100 Persen, Seluruh Warga Dijamin Akses Layanan Kesehatan
Tata - Wednesday, 28 January 2026 | 12:55 PM


JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) kembali menorehkan prestasi di sektor pelayanan publik setelah berhasil mencapai Universal Health Coverage (UHC) sebesar 100 persen, dengan tingkat keaktifan peserta BPJS Kesehatan mencapai 87,01 persen.
Capaian tersebut diterima langsung oleh Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, yang didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Tapteng, Lisnawati Panjaitan, pada ajang UHC Award 2026 yang digelar di JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).
Penghargaan UHC Award 2026 diserahkan oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhaimin Iskandar serta Direktur Utama BPJS Kesehatan Prof. dr. Ali Ghufron Mukti. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah pusat atas keberhasilan daerah dalam menjamin layanan kesehatan bagi seluruh warganya.
Bupati Masinton Pasaribu menyampaikan bahwa pencapaian UHC 100 persen menunjukkan seluruh masyarakat Tapanuli Tengah, khususnya peserta Bukan Penerima Upah (PBPU), telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan dan memiliki kepastian pembiayaan layanan kesehatan.
"UHC kita telah mencapai 100 persen. Artinya, setiap warga Tapteng memiliki jaminan pelayanan kesehatan. Tidak boleh lagi ada masyarakat yang ragu atau takut berobat karena alasan biaya," ujar Masinton.
Ia menegaskan, Pemkab Tapteng akan terus hadir menjawab kebutuhan masyarakat, terutama di bidang kesehatan yang merupakan hak dasar warga negara dan wajib dijamin hingga ke pelosok daerah.
Masinton juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Dinas Kesehatan Tapteng serta seluruh tenaga kesehatan yang tetap memberikan pelayanan optimal, termasuk dalam kondisi pascabencana.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Tapteng, Lisnawati Panjaitan, menjelaskan bahwa dari total 57.558 jiwa peserta BPJS Kesehatan yang ditanggung Pemkab Tapteng, sebanyak 87,01 persen tercatat aktif. Sisanya sekitar 13 persen atau 7.412 jiwa berstatus nonaktif, namun dapat langsung diaktifkan saat membutuhkan layanan kesehatan.
"Apabila warga sakit, kepesertaan BPJS dapat langsung diaktifkan dengan menunjukkan KTP dan Kartu Keluarga di fasilitas kesehatan," jelas Lisnawati.
Ia menambahkan, dari total jumlah penduduk Tapanuli Tengah sebanyak 370.528 jiwa hingga Januari 2026, sebanyak 57.558 jiwa ditanggung melalui BPJS Kesehatan oleh Pemkab Tapteng. Pemerintah daerah menargetkan tingkat keaktifan peserta mencapai minimal 95 persen pada 2026 untuk meraih kategori UHC Utama.
Next News

Maulid Nabi di Tapsel: Bupati Gus Irawan Ajak Teladani Rasulullah untuk Pulih Lebih Cepat dan Bangkit Lebih Kuat
in 6 hours

Sebaran Asap Terpantau Meluas di Sejumlah Wilayah Sumatera Utara
9 hours ago

Wagub Sumut Surya Hadiri Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Bawa Pesan Khusus Bobby Nasution
a day ago

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Senin 14 September 2026: Hampir Semua Wilayah Diguyur Hujan Ringan
17 hours ago

1.583 Warga Sumut Jadi Korban TPPO, Wagub Surya Sebut Masih Membutuhkan Penanganan yang Serius
2 days ago

1.653 Sekolah Dicoret dari Penerima MBG, BGN Alihkan Layanan ke Wilayah 3T
2 days ago

Dari Medan Hingga Langkat, BULOG Cabang Medan Salurkan Bantuan Pangan Bagi Masyarakat
2 days ago

Bupati Tapteng Masinton Pasaribu Lantik 23 Pejabat, Tekankan Percepatan Pemulihan Pascabencana
3 days ago

Mayoritas Hujan Ringan, Cek Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Sabtu 12 September 2026
3 days ago

Mulai Oktober 2026, Pemko Medan Siapkan Beasiswa untuk 100 Mahasiswa Berprestasi dan Prasejahtera
3 days ago





