Panen Raya Inpari 32 di Panyabungan Timur, Bupati Madina Pastikan Stok Beras Aman hingga Idulfitri
Nanda - Thursday, 29 January 2026 | 09:02 AM


Bupati Mandailing Natal (Madina), Saipullah Nasution, menyatakan optimisme terhadap ketersediaan beras di wilayahnya yang dinilai tetap aman hingga Ramadan dan Idulfitri 2026, meskipun sekitar 8.000 hektare lahan persawahan terdampak banjir.
Pernyataan tersebut disampaikan Saipullah saat menghadiri panen raya padi varietas Inpari 32 di Kelurahan Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, Rabu (27/1/2026).
Ia mengatakan, panen raya ini merupakan bagian dari program bantuan benih unggul Inpari 32 yang telah disalurkan pemerintah daerah kepada kelompok tani sejak tahun sebelumnya. Program tersebut juga disertai penyaluran pupuk langsung kepada petani.
"Panen serentak hari ini menjadi bukti bahwa program ini berjalan baik. Kualitas padinya unggul dan diharapkan mampu meningkatkan indeks pertanaman serta produktivitas pertanian," ujar Saipullah.
Menurutnya, kebijakan distribusi benih dan pupuk secara langsung kepada kelompok tani dilakukan untuk memotong rantai distribusi yang selama ini terlalu panjang dan menyulitkan petani.
"Dengan jalur distribusi yang lebih pendek, produktivitas meningkat dan jadwal tanam serta panen dapat berjalan sesuai perencanaan," jelasnya.
Meski sebagian lahan pertanian terdampak banjir, Saipullah menegaskan bahwa secara statistik Mandailing Natal masih berada dalam kondisi surplus beras.
"Kami berharap surplus ini dapat menutup kebutuhan masyarakat, khususnya menjelang Ramadan dan Idulfitri," tuturnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Madina, Taufik Zulhandra Ritonga, menjelaskan bahwa varietas Inpari 32 juga cocok ditanam di lahan kering atau padi gogo.
Ia menyebutkan, pemerintah sebelumnya menyalurkan bantuan benih untuk 143 hektare lahan di enam desa dengan total 3,7 ton benih, termasuk 48 hektare di Kelurahan Gunung Baringin.
Taufik menambahkan, dalam beberapa bulan ke depan, sejumlah wilayah di Madina akan memasuki masa panen secara bertahap.
"Dalam tiga bulan ke depan, Kecamatan Panyabungan Timur, Kecamatan Siabu, dan wilayah Mandailing Julu akan mulai panen secara berurutan," jelasnya.
Tokoh masyarakat setempat, Darwin, mengapresiasi kedekatan Bupati Madina dengan warga serta berharap program bantuan pertanian dan perkebunan terus berlanjut.
Ia juga menyampaikan apresiasi dari Kelompok Tani Sapadan atas pembangunan bendungan dan saluran irigasi yang memungkinkan lahan yang sebelumnya berupa kebun kembali difungsikan sebagai sawah.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Saipullah bersama warga Gunung Baringin juga mengikuti tradisi makan bersama menggunakan daun pisang atau dikenal dengan istilah marpinggan bulung, sebagai simbol kebersamaan dan gotong royong masyarakat Mandailing di musim panen.
Next News

Pelni Medan tambah satu kapal hadapi arus mudik pada Lebaran 2026
18 hours ago

Pemkab Madina Segera Normalisasi Sungai dan Perkuat Tanggul di Simangambat
a day ago

408 Korban Banjir dan Longsor di Padangsidimpuan Terima Bantuan Jadup Rp550,8 Juta dari Kemensos
a day ago

Bupati Madina Tinjau TPA Banggua, Targetkan Tumpukan Sampah di Akses Jalan Tuntas Pekan Depan
19 hours ago

Bupati Padang Lawas Buka Palas Ramadhan Fair 1, Libatkan 62 UMKM dan Gratiskan Stand
2 days ago

Pemerintah Sediakan 10.176 Tiket Kereta Diskon 30 Persen di Sumut untuk Mudik Lebaran 2026
2 days ago

BMKG prakirakan sebagian besar wilayah RI diguyur hujan pada Sabtu
2 days ago

Perum BULOG Kantor Wilayah Sumatera Utara menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada masyarakat selama Ramadan 2026
2 days ago

Bupati Padanglawas Pantau Harga Sembako di Pasar Sibuhuan Jelang Ramadhan
3 days ago

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Siapkan Tanggul dan Sabo Dam untuk Kendalikan Banjir di DAS Tukka
3 days ago





