Mitos atau Fakta: Makan Pedas Bisa Merusak Lambung?
Tata - Monday, 13 April 2026 | 05:21 PM


Makanan pedas sudah jadi bagian dari kebiasaan banyak orang, apalagi di Indonesia.
Sambal, cabai, hingga berbagai masakan khas hampir selalu punya rasa pedas yang kuat.
Tapi di sisi lain, ada anggapan yang cukup populer:
makan pedas bisa merusak lambung.
Benarkah begitu?
Itu MITOS (dengan catatan):
Makanan pedas tidak secara langsung merusak lambung yang sehat.
Namun, pada kondisi tertentu, makanan pedas memang bisa memperburuk gejala yang sudah ada.
Apa yang Membuat Makanan Terasa Pedas?
Rasa pedas berasal dari senyawa bernama capsaicin yang terdapat pada cabai.
Capsaicin tidak benar-benar "panas", tapi bekerja dengan merangsang saraf yang biasanya merespons panas.
Itulah kenapa kita merasa seperti "terbakar" saat makan pedas.
Apa Pengaruhnya ke Lambung?
Pada lambung yang sehat:
capsaicin tidak merusak lapisan lambung
bahkan dalam jumlah tertentu, bisa merangsang produksi lendir pelindung.
Menurut Harvard Medical School, tidak ada bukti kuat bahwa makanan pedas menyebabkan tukak lambung (luka pada lambung).
Lalu Kenapa Banyak Orang Merasa Sakit?
Ini bagian yang sering bikin salah paham.
Makanan pedas bisa memicu:
•rasa panas di perut
•mulas
•sensasi tidak nyaman
Tapi ini bukan berarti merusak, melainkan:
tubuh bereaksi terhadap rangsangan kuat.
Kapan Makanan Pedas Bisa Jadi Masalah?
Pada kondisi tertentu, makanan pedas memang bisa memperburuk gejala, misalnya:
1. Gastritis (Radang Lambung)
Lambung yang sudah meradang lebih sensitif terhadap rangsangan, termasuk capsaicin.
2. GERD
Makanan pedas bisa memicu naiknya asam lambung pada sebagian orang.
3. Tukak Lambung
Jika sudah ada luka di lambung, makanan pedas bisa memperparah rasa nyeri.
Jadi, Boleh atau Tidak?
Untuk orang dengan lambung sehat:
makan pedas boleh saja, selama tidak berlebihan
Untuk yang punya masalah lambung:
sebaiknya dibatasi atau disesuaikan dengan toleransi tubuh
Kenapa Ada Orang Kuat Pedas, Ada yang Tidak?
Ini dipengaruhi oleh:
•kebiasaan makan
•sensitivitas saraf
•kondisi lambung
Orang yang terbiasa makan pedas biasanya lebih toleran terhadap capsaicin.
Tips Aman Makan Pedas
1.jangan dalam kondisi perut kosong
2.perhatikan porsi
3.hindari jika sedang kambuh lambung
4.imbangi dengan makanan lain
5.kenali batas tubuh sendiri
Fakta Menarik
Dalam jumlah tertentu, capsaicin justru memiliki manfaat, seperti:
•membantu metabolisme
•memiliki efek antioksidan
•berpotensi mengurangi peradangan
Next News

Kenapa Cincin Pernikahan Dipakai di Jari Manis?
in 3 hours

World Multiple Sclerosis Day: Penyakit Apakah Multiple Sclerosis?
in 3 hours

Hari Dinosaurus Sedunia: Apakah Dinosaurus Benar-Benar Pernah Ada?
in 2 hours

Hari Tanpa Tembakau Sedunia 31 Mei 2026, Ajak Masyarakat Lindungi Kesehatan Paru-Paru
in 2 hours

10 Buah yang Bagus untuk Diet, Bantu Turunkan Berat Badan Secara Sehat
in 2 hours

Benarkah Makanan Pedas Bisa Meredakan Batuk? Ini Penjelasan dan Faktany
in 2 hours

Kolam Air Panas Sampuraga Madina: Wisata Alam Penuh Legenda Anak Durhaka di Mandailing Natal
in 2 hours

Apakah Kucing Boleh Makan Cokelat? Ini Bahaya, Gejala Keracunan, dan Cara Menanganinya
in 2 hours

Ke Mana Perginya Kunang-Kunang? Mengapa Serangga Bercahaya Ini Semakin Sulit Ditemukan
12 hours ago

Siapa Raja Minyak Sawit Dunia? Indonesia Masih Memimpin, Tapi Bukan Satu-satunya Pemain Besa
12 hours ago





