World Multiple Sclerosis Day: Penyakit Apakah Multiple Sclerosis?
RAU - Sunday, 31 May 2026 | 09:55 AM


Setiap tanggal 30 Mei
dunia memperingati World Multiple Sclerosis Day
untuk meningkatkan pemahaman tentang penyakit Multiple Sclerosis atau MS
Sebuah penyakit yang termasuk gangguan autoimun yang menyerang sistem saraf pusat, yaitu otak dan sumsum tulang belakang.
Apa itu Multiple Sclerosis?
Multiple Sclerosis terjadi ketika sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang Myelin
lapisan pelindung yang menyelimuti serabut saraf.
Kerusakan mielin mengganggu pengiriman sinyal antara otak dan bagian tubuh lainnya.
Akibatnya, penderita dapat mengalami berbagai gejala neurologis yang berbeda-beda.
Apa saja gejalanya?
Gejala Multiple Sclerosis sangat beragam tergantung
lokasi saraf yang terdampak.
Beberapa gejala yang umum antara lain:
•penglihatan kabur atau ganda
•mati rasa pada tangan atau kaki
•kesemutan
•gangguan keseimbangan
•kelelahan berat
•kelemahan otot
•kesulitan berjalan
Pada sebagian penderita, gejala dapat datang dan pergi.
Pada kasus lain, gejala bisa berkembang secara bertahap.
Mengapa penyakit ini sulit dikenali?
Salah satu tantangan terbesar Multiple Sclerosis adalah gejalanya sering menyerupai penyakit lain.
Karena itu, diagnosis biasanya memerlukan:
•pemeriksaan neurologi
•pencitraan otak menggunakan MRI
•evaluasi riwayat kesehatan secara menyeluruh
Siapa yang berisiko terkena?
Multiple Sclerosis paling sering didiagnosis pada usia 20–40 tahun.
Penyakit ini juga lebih sering ditemukan pada perempuan dibanding laki-laki.
Hingga kini para ilmuwan masih meneliti penyebab pastinya, namun faktor genetik,
lingkungan, infeksi tertentu, dan sistem kekebalan tubuh
diduga berperan.
Apakah Multiple Sclerosis bisa disembuhkan?
Sampai saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan Multiple Sclerosis sepenuhnya.
Namun berbagai terapi modern dapat membantu:
•memperlambat perkembangan penyakit
•mengurangi frekuensi kekambuhan
•meningkatkan kualitas hidup pasien
Kenapa Hari Multiple Sclerosis Sedunia penting?
Menurut organisasi Multiple Sclerosis International Federation,
jutaan orang di seluruh dunia hidup dengan Multiple Sclerosis.
Kampanye tahunan ini bertujuan:
•meningkatkan kesadaran publik
•mendukung penelitian
•mengurangi stigma terhadap penderita
Multiple Sclerosis adalah penyakit autoimun kronis yang menyerang sistem saraf pusat dan dapat memengaruhi berbagai fungsi tubuh. Meski belum dapat disembuhkan, diagnosis dini dan penanganan yang tepat dapat membantu penderita menjalani kehidupan yang lebih baik.
Next News

Adat dan Generasi Muda: Bagaimana Menjaga Warisan Leluhur?
in 6 hours

Kenapa Nasi Menjadi Makanan Pokok bagi Banyak Masyarakat Indonesia?
in 6 hours

5 Danau Paling Estetik di Dunia, dari Lake Louise hingga Danau Toba yang Bikin Mata Segar
21 hours ago

Bukan Cuma Buat Foto-Foto, Kenali Perbedaan Danau Vulkanik dan Tektonik Sebelum Traveling
a day ago

Mengapa Kopi Indonesia Terkenal di Dunia? Ini Keunikan yang Membuatnya Istimewa
a day ago

Bahaya Mencampur Obat Sembarangan, Kenali Risiko dan Cara Aman Mengonsumsinya
a day ago

Asam Jawa Bukan Sekadar Bumbu: Mengenal Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan
a day ago

Jangan Tertipu Tampilan! Ini Cara Membedakan Kayu Solid dan Kayu Olahan Sebelum Membeli Furnitur
a day ago

Bukan Sekadar Peneduh, Ini Fakta Unik Pohon yang Jarang Diketahui
a day ago

Pasar Tradisional vs Supermarket: Mana yang Lebih Nyaman dan Menguntungkan untuk Belanja?
a day ago





