Mengenal Saraf Terjepit, Gejala dan Bagaimana Mencegahnya
Liaa - Thursday, 02 April 2026 | 04:09 PM


Apa Itu Saraf Terjepit?
Saraf terjepit dalam istilah medis sering disebut pinched nerve atau pada tulang belakang dikenal sebagai hernia nukleus pulposus (HNP).
Kondisi ini terjadi ketika saraf mengalami tekanan berlebihan dari jaringan di sekitarnya, misalnya:
•tulang
•otot
•tendon
•bantalan tulang belakang (diskus)
Tekanan ini membuat saraf tidak dapat bekerja normal sehingga menimbulkan rasa nyeri, kesemutan, atau mati rasa.
Menurut Mayo Clinic, saraf yang tertekan dapat menyebabkan gangguan fungsi saraf karena aliran sinyal antara otak dan tubuh menjadi terganggu.
Di Bagian Tubuh Mana Saraf Terjepit Paling Sering Terjadi?
Saraf terjepit paling sering terjadi di beberapa area tubuh berikut:
•Leher (servikal)
Nyeri bisa menjalar ke bahu dan lengan.
•Punggung bawah (lumbar)
Ini yang paling umum terjadi dan sering disebut saraf kejepit pada pinggang.
•Pergelangan tangan
Kondisi ini dikenal sebagai carpal tunnel syndrome.
•Pinggul hingga kaki
Jika mengenai saraf sciatic, dapat menyebabkan sciatica, yaitu nyeri menjalar dari punggung hingga kaki.
Penyebab Saraf Terjepit
Beberapa faktor yang dapat menyebabkan saraf tertekan antara lain:
1. Bantalan Tulang Belakang Menonjol
Bantalan tulang belakang (diskus) dapat menonjol atau pecah sehingga menekan saraf di dekatnya.
2. Postur Tubuh yang Buruk
Duduk terlalu lama dengan posisi membungkuk dapat memberi tekanan besar pada tulang belakang.
3. Cedera atau Kecelakaan
Trauma akibat jatuh atau kecelakaan bisa menyebabkan pergeseran struktur tulang belakang.
4. Penuaan
Seiring bertambahnya usia, bantalan tulang belakang bisa menipis dan menjadi lebih rentan.
5. Aktivitas Berat Berulang
Misalnya mengangkat beban berat dengan posisi yang salah.
Menurut National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NINDS), kombinasi antara tekanan mekanis dan peradangan adalah penyebab utama saraf terjepit.
Gejala Saraf Terjepit
Gejala bisa berbeda tergantung lokasi saraf yang tertekan, tetapi yang paling umum adalah:
•nyeri tajam atau seperti tersengat listrik
•kesemutan
•mati rasa
•kelemahan otot
•nyeri menjalar ke bagian tubuh lain
Sebagai contoh, jika saraf terjepit di punggung bawah, nyeri dapat menjalar hingga ke paha, betis, bahkan kaki.
Pada beberapa kasus, rasa sakit bisa semakin parah saat:
•duduk lama
•membungkuk
•batuk atau bersin
Cara Mengatasi Saraf Terjepit
Pengobatan saraf terjepit tergantung tingkat keparahannya.
1. Istirahat
Mengurangi aktivitas berat memberi waktu saraf untuk pulih.
2. Fisioterapi
Latihan khusus dapat membantu memperkuat otot dan mengurangi tekanan pada saraf.
3. Obat Anti Nyeri
Dokter bisa memberikan obat antiinflamasi untuk mengurangi peradangan.
4. Terapi Panas atau Dingin
Kompres panas atau dingin dapat membantu meredakan nyeri.
5. Operasi
Pada kasus berat, operasi mungkin diperlukan untuk menghilangkan tekanan pada saraf.
Menurut American Academy of Orthopaedic Surgeons, sebagian besar kasus saraf terjepit dapat membaik tanpa operasi jika ditangani sejak awal.
Cara Mencegah Saraf Terjepit
Beberapa kebiasaan sederhana dapat membantu mencegah kondisi ini:
•menjaga postur tubuh saat duduk
•rutin berolahraga
•menghindari mengangkat beban berat secara sembarangan
•menjaga berat badan ideal
•melakukan peregangan jika duduk lama
Next News

Klasemen Akhir Liga Inggris 2025/2026: Arsenal Juara, Chelsea Gagal ke Eropa
in 7 hours

Hewan yang Bisa Membelah Diri: Fakta Unik dan Penjelasan Ilmiahnya
in 7 hours

5 Penyebab Stop Kontak Meleleh atau Terbakar yang Wajib Diwaspadai
in 6 hours

Berapa Kali Mata Berkedip dalam Sehari? Ini Fakta dan Penjelasannya
in 6 hours

Apa Itu Dejavu? Penjelasan Ilmiah, Penyebab, dan Fakta Menariknya
in 6 hours

7 Sayuran Kaya Nutrisi yang Baik untuk Mencegah Gagal Ginjal
6 hours ago

Perlukah Membalik Pakaian Sebelum Dicuci? Ini Penjelasannya
in 6 hours

Makan Telur Setiap Hari, Aman atau Berisiko? Ini Penjelasannya
in 6 hours

Benarkah Bawang Putih Bisa Hilangkan Panu? Ini Fakta Medisnya
in 6 hours

Jangan Asal Minum! Kelebihan Vitamin Ternyata Bisa Bahayakan Tubuh
in 6 hours





