Sabtu, 28 Maret 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Mengapa Phi Phi Island Jadi Destinasi Paling Hits di Thailand?

Tata - Thursday, 26 March 2026 | 02:55 PM

Background
Mengapa Phi Phi Island Jadi Destinasi Paling Hits di Thailand?

Phi Phi Island: Antara Ekspektasi Film Hollywood dan Realita Healing yang Hakiki

Siapa sih yang nggak pernah denger nama Phi Phi Island? Buat kalian yang hobi scroll feed Instagram atau hobi mantengin video cinematic para travel blogger, kepulauan di Thailand ini pasti udah masuk dalam daftar "bucket list" wajib kunjung. Kepopulerannya bahkan udah melampaui batas negara, bikin orang-orang dari belahan bumi mana pun rela terbang belasan jam cuma buat ngerasain pasir putihnya yang konon sehalus tepung terigu premium.

Tapi, sebelum kalian buru-buru pesen tiket pesawat ke Phuket atau Krabi, ada baiknya kita bedah tipis-tipis soal apa yang sebenarnya ada di balik pesona "Surga di Laut Andaman" ini. Biar nggak kaget-kaget amat pas sampai di sana, dan biar ekspektasi kalian nggak ketinggian kayak harga tiket konser artis K-Pop.

Gara-Gara Leonardo DiCaprio

Kalau kita mau jujur, Phi Phi Island—khususnya Maya Bay—nggak bakal sepopuler sekarang kalau bukan gara-gara film "The Beach" yang dibintangi Leonardo DiCaprio tahun 2000 silam. Gara-gara film itu, dunia seolah baru sadar kalau ada potongan surga yang tersembunyi di balik tebing-tebing karst raksasa. Efeknya luar biasa, tapi juga jadi pedang bermata dua. Di satu sisi pariwisata Thailand melejit, di sisi lain, Maya Bay sempat "pingsan" karena saking banyaknya turis yang datang setiap harinya.

Bayangin aja, ribuan orang tumpah ruah di satu pantai kecil setiap hari. Terumbu karangnya rusak, ekosistemnya hancur. Untungnya, pemerintah Thailand cukup tegas. Mereka sempat menutup Maya Bay selama beberapa tahun buat pemulihan lingkungan. Sekarang sih sudah buka lagi, tapi dengan aturan yang jauh lebih ketat. Nggak boleh berenang di pantainya (cuma boleh basah-basah tipis di pinggir), jumlah orang dibatasi, dan kapal-kapal nggak boleh lagi langsung nyender di pasir pantai. Ribet? Mungkin. Tapi demi kelestarian alam, ya emang harus begini jalannya, cuy.

Dilema Phi Phi Don dan Phi Phi Leh

Satu hal yang sering bikin salah paham adalah orang sering menganggap Phi Phi itu cuma satu pulau. Padahal, intinya ada dua pulau besar: Phi Phi Don dan Phi Phi Leh.



Phi Phi Don itu adalah "pusat peradaban". Di sini tempat kalian bakal nginep, nyari makan, beli suvenir, sampai party sampai pagi di pantai. Vibes-nya seru, ramai, dan jujur aja agak sedikit chaotic. Tapi justru itu seninya. Kalian bisa nemuin hostel murah sampai resort mewah di sini. Kalau malam, sepanjang pantai Loh Dalum bakal berubah jadi ajang pertunjukan api yang keren banget.

Nah, kalau Phi Phi Leh itu yang bener-bener "jualan" pemandangan alamnya. Maya Bay ada di sini. Di sini nggak ada penginapan, karena statusnya taman nasional. Jadi, kalau kalian mau ke sini, kalian harus sewa longtail boat atau ikut tur dari Phi Phi Don atau Phuket.

Nanjak Demi Viewpoint yang Bikin Lutut Gemetar

Main ke Phi Phi Island nggak bakal afdol kalau nggak naik ke Viewpoint-nya. Ini adalah aktivitas yang paling "nguras keringat" tapi paling memuaskan. Kalian harus jalan kaki nanjak ngelewatin ratusan anak tangga. Buat yang jarang olahraga, mending siapin mental dan napas yang panjang.

Tapi pas sampai di atas, beuh! Rasa capeknya langsung ilang (bohong deng, tetep capek, tapi terbayar). Kalian bisa ngelihat lengkungan pantai Phi Phi Don yang ikonik itu dari ketinggian. Waktu terbaik ke sini adalah pas menjelang matahari terbenam. Semburat warna oranye di langit ketemu sama biru air laut itu bener-bener definisi "healing" yang sesungguhnya. Jangan lupa bawa minum, karena harga air mineral di atas situ lumayan bikin dompet kaget dibanding harga di bawah.

Realita Budget: Mahal Nggak Sih?

Ini pertanyaan sejuta umat. Thailand emang terkenal murah buat turis Indonesia, tapi Phi Phi Island ini punya "harga pulau". Karena segalanya harus dikirim pakai kapal dari daratan utama, otomatis harga makanan dan minuman di sini lebih mahal dikit dibanding Bangkok atau Chiang Mai. Tapi tenang, kalau kalian pinter milih warung lokal di gang-gang sempit, kalian masih bisa nemu Pad Thai enak dengan harga yang masuk akal kok.



Sewa longtail boat juga gitu. Pinter-pinter nawar adalah kunci. Kalau kalian pergi bareng rombongan, jatuhnya bakal lebih murah. Jangan sungkan buat ajak kenalan sesama traveler di hostel buat patungan sewa kapal. Selain hemat, siapa tahu bisa dapet temen baru atau malah ketemu jodoh, kan?

Tips Biar Nggak Menyesal

Saran saya, hindari datang pas musim hujan (Mei - Oktober). Kenapa? Karena selain ombaknya bisa bikin perut mual di atas kapal feri, pemandangan air lautnya nggak bakal sejernih pas musim panas. Sayang banget kan udah jauh-jauh ke sana tapi langitnya mendung terus.

Terus, tolong banget, jangan jadi turis yang menyebalkan. Jangan injek terumbu karang pas snorkeling dan jangan buang sampah sembarangan. Masalah sampah ini krusial banget di pulau-pulau kecil kayak gini. Kita mau anak cucu kita masih bisa ngerasain indahnya Phi Phi, bukan cuma denger cerita mitosnya aja.

Kesimpulannya, Phi Phi Island emang udah jadi tempat yang sangat komersial. Kalau kalian nyari pantai yang bener-bener sepi tanpa ada orang lain, mungkin tempat ini bukan buat kalian. Tapi kalau kalian nyari perpaduan antara keindahan alam yang dramatis, fasilitas yang lengkap, dan suasana liburan yang hidup, Phi Phi tetap jadi juara yang sulit dikalahkan.

Jadi, kapan nih mau packing koper dan berangkat ke Thailand? Jangan lupa sunscreen-nya, karena matahari Andaman nggak kenal ampun!