Minggu, 17 Mei 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Mitos atau Fakta: Bolehkah Tidur Siang Singkat Tanpa Melepas Lensa Kontak?

Laila - Sunday, 17 May 2026 | 07:55 PM

Background
Mitos atau Fakta: Bolehkah Tidur Siang Singkat Tanpa Melepas Lensa Kontak?

Tidur siang singkat atau power nap kerap menjadi solusi untuk mengembalikan energi setelah beraktivitas. Namun bagi pengguna lensa kontak, muncul pertanyaan: apakah tidur sebentar tanpa melepas lensa kontak merupakan tindakan yang aman?

Secara medis, kebiasaan tersebut tidak dianjurkan, meskipun durasi tidur relatif singkat.

Kornea Membutuhkan Oksigen

Kornea merupakan bagian mata yang tidak memiliki pembuluh darah. Untuk memperoleh oksigen, kornea menyerapnya langsung dari udara melalui permukaan mata. Ketika seseorang menggunakan lensa kontak, terutama jenis lunak (softlens), pasokan oksigen ke kornea akan berkurang karena tertutup oleh lapisan lensa.

Meski teknologi lensa kontak modern, seperti bahan silicone hydrogel, dirancang lebih permeabel terhadap oksigen, tetap saja terjadi pembatasan aliran oksigen dibandingkan kondisi tanpa lensa.

Saat seseorang tidur, kelopak mata tertutup sehingga suplai oksigen semakin terbatas. Jika dalam kondisi ini masih mengenakan lensa kontak, kornea berisiko mengalami hipoksia atau kekurangan oksigen. Kondisi tersebut dapat memicu iritasi dan gangguan pada permukaan mata.



Risiko yang Dapat Terjadi

Tidur dengan lensa kontak, meskipun hanya sebentar, dapat meningkatkan sejumlah risiko, antara lain:

  1. Mata merah dan iritasi
  2. Produksi air mata menurun saat tidur, sehingga lensa dapat menjadi lebih kering dan menempel pada kornea.
  3. Tight Lens Syndrome
  4. Lensa terasa melekat kuat pada mata sehingga sulit dilepaskan dan menimbulkan rasa tidak nyaman.
  5. Keratitis (radang kornea)
  6. Kondisi ini dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, jamur, atau parasit seperti Acanthamoeba dan Pseudomonas. Infeksi kornea dapat berkembang cepat dan berisiko menurunkan kualitas penglihatan.
  7. Ulkus kornea
  8. Luka terbuka pada kornea yang dalam kondisi berat dapat menyebabkan gangguan penglihatan permanen.

Lingkungan lembap dan hangat di balik kelopak mata saat tidur menjadi tempat yang ideal bagi mikroorganisme untuk berkembang, terutama jika kornea berada dalam kondisi kekurangan oksigen.

Apakah Durasi Singkat Aman?

Anggapan bahwa tidur siang selama 15–20 menit aman dilakukan tanpa melepas lensa kontak merupakan mitos. Risiko tetap ada, karena tidak ada durasi aman yang dapat menjamin kornea tidak mengalami gangguan. Selain itu, tidur yang awalnya direncanakan singkat kerap berlangsung lebih lama dari perkiraan.

Dengan demikian, faktor durasi bukanlah jaminan keamanan.

Jika Terlanjur Tertidur dengan Lensa Kontak

Apabila seseorang terbangun dan masih mengenakan lensa kontak, hindari melepasnya secara paksa. Tindakan tersebut dapat melukai permukaan kornea.



Langkah yang disarankan:

  • Gunakan tetes mata khusus lensa kontak untuk melembapkan mata.
  • Tunggu hingga lensa terasa lebih longgar dan nyaman.
  • Lepaskan secara perlahan dan hati-hati.
  • Istirahatkan mata dari penggunaan lensa kontak selama sisa hari tersebut.

Jika muncul keluhan seperti nyeri hebat, sensitif terhadap cahaya, penglihatan buram yang menetap, atau mata sangat merah, segera konsultasikan ke dokter spesialis mata.

Kesimpulan

Tidur siang tanpa melepas lensa kontak, meskipun hanya sebentar, tidak disarankan secara medis. Kebiasaan ini dapat mengurangi pasokan oksigen ke kornea dan meningkatkan risiko iritasi hingga infeksi serius.

Melepas lensa kontak sebelum tidur merupakan langkah sederhana namun penting untuk menjaga kesehatan mata. Upaya pencegahan jauh lebih baik dibandingkan risiko gangguan penglihatan yang dapat terjadi akibat kelalaian.